Health

Dijalani Ari Lasso, Ini Efek Kemoterapi, Salah Satunya Rambut Rontok

Dijalani Ari Lasso, Ini Efek Kemoterapi, Salah Satunya Rambut Rontok

Penyanyi Ari Lasso membagikan kondisi terbaru terkait kesehatannya. Ia saat ini sedang menjalani kemoterami sebagai bentuk pengobatan dari penyakit langka yang dideritanya. Lewat akun Instagram pribadinya, Ari mengungkapkan dirinya kini botak setelah menjalani kemoterapi ketiga.

“Memberanikan diri posting. Sudang kemo ketiga, sudah separuh jalan, bisa melakukannya pasti karena penyertaan TUHAN dan doa serta dukungan kalian semua,” tulisnya.

“Saya sudah gundul seperti @ahmaddhaniofficial @mastercorbuzier @duniamanji, tetapi saya percaya masih bisa tumbuh dan gondrong lagi. Terima kasih doanya teman-teman love you full!! Tuhan membalas,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ari Lasso mengungkapkan bahwa dirinya tengah mengidap kanker stadium 2 yang menyerang bagian limpa, sehingga harus diangkat. Dokter menyebut kanker limfoma yang diidap Ari langka, yaitu Diffuse large B-cell lymphoma (DLBCL). Walau begitu, Ari menuturkan kanker yang diidapnya tersebut masih mungkin disembuhkan, salah satunya melalui kemoterapi.

Kemoterapi sendiri adalah salah satu cara pengobatan untuk membantu membunuh sel kanker. Tetapi, pengobatan ini dapat menimbulkan efek samping yang mempengaruhi kekebalan tubuh serta menimbulkan efek samping lainnya. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin muncul saat menjalani kemoterapi.

Memicu Kerontokan Rambut

Salah satu efek samping yang paling sering dialami adalah kerontokan rambut. Hal ini dikarenakan kemoterapi dapat merusak folikel rambut yang membuat rambut jadi lebih rapuh serta mudah rontok.

Lihat Juga: Vaksin Covid-19 Untuk Penderita Kanker, Bolehkah?

Infeksi dan Melemahnya Kekebalan Tubuh

Kemoterapi juga dapat membunuh sel-sel tubuh lainnya, sehingga seseorang akan lebih rentan terkena infeksi. Biasanya infeksi ini akan bertahan lebih lama dari biasanya.

Mudah Memar dan Berdarah

Metode pengobatan yang tengah dijalani Ari Lasso ini juga menimbulkan efek samping yang membuat tubuh lebih mudah memar dan berdarah. Apabila pendarahan yang terjadi lebih banyak dari sebelumnya, tentunya sangat berbahaya.

Nyeri Saraf atau Neuropati

Menurut ulasan tahun 2014, nyeri saraf ini kerapkali lebih buruk terhadap orang yang sedang mengonsumsi obat-obatan kemoterapi tertentu. Neuropati kerap terjadi pada bagian kaki atau tangan yang mengakibatkan kesemutan, mati rasa hingga sensasi terbakar.

Sembelit dan Diare

Kemoterapi juga menimbulkan masalah pada sistem pencernaan. Karena hal tersebut dapat merusak sel-sel baik dalam sistem pencernaan.

Lihat Juga: Leukemia: Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Luka Pada Bagian Mulut

Beberapa orang yang menjalani pengobatan ini mengaku mengalami luka pada bagian mulut. Hal ini dapat terjadi 1-2 minggu setelah melakukan kemoterapi. Rasa sakit dan tingkat keparahannya pun beragam, bahkan yang terparah dapat menyebabkan luka berdarah hingga infeksi.

Gangguan Pernapasan

Terkadang, pengobatan yang dijalani Ari Lasso ini juga dapat merusak paru-paru dan menyulitkan pengambilan oksigen. Masalah ini juga dapat berkaitan dengan jenis-jenis kanker tertentu yang tengah diidap.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top