Health

Dislipidemia Kode ICD 10 : E78.5

Dislipidemia Kode ICD 10 : E78.5

Definisi dislipidemia adalah suatu perubahan kadar normal komponen lipid darah, dapat meningkat (misalnya kolesterol, trigliserid, LDL, dan lain lain) atau menurun (misalnya HDL).

Mereka yang cenderung menderita dislipidemia (risiko tinggi) adalah mereka yang mempunyai orang tua atau sanak saudara kandung yang menderita dislipidemia, tanda-tanda sklerosis pembuluh darah koroner sebelum usia 60 tahun, atau pernah memperoleh serangan jantung, penderita kencing manis (diabetes mellitus), kegemukan, darah tinggi. Termasuk juga mereka yang sering menggunakan berbagai obat dan merokok.

Sayangnya penyakit yang potensial berbahaya ini, gejala awalnya kurang bisa diketahui secara awam, sehingga sering pengidap dislipidemia ditemukan secara kebetulan waktu medical check up.

Sebagai informasi tambahan untuk lopers yang ingin mengetahui apakah menderita dislipidemia. Untuk pemeriksaan kolesterol darah di Laboratorium tidak perlu puasa, namun untuk trigliserid perlu puasa minimal 10 jam sebelum pemeriksaan.

Cara Penanganannya Dislipidemia

Bagi Anda yang bermasalah dengan kadar lemak Anda, sebelum menggunakan obat-obatan dokter (farmakologis) ada baiknya mencoba mengatur pola diet dan berolahraga (atau sesuai petunjuk dokter).

Siapa tahu, kadar lemak darah kita bisa menjadi normal hanya dengan melakukan hal tersebut. Kita bisa mencoba menjalankan hal ini, sekitar 3 sampai 6 bulan.

  • Usahakan mengurangi / menghindari konsumsi asam lemak jenuh (daging, susu murni, keju, kue, biskuit, margarine keras, cokelat, dan lain lain.), karena asam tersebut berpotensi meningkatkan kolesterol. Makan daging sebaiknya dibatasi maksimal 2 kali per minggu.
  • Diet dengan kalori yang cukup untuk mempertahankan berat badan ideal, dengan komposisi asam lemak < 30% total kalori, asam lemak jenuh < 10% dari total kalori, dan sisanya asam lemak tidak jenuh poli dan mono. Karbohidrat 50 – 60% kalori. Masukan kolesterol dibatasi < 300 mg per hari.
  • Jika ingin menyantap makanan yang digoreng dan punya kemampuan untuk memilih, sebaiknya gunakan minyak goreng yang mengandung asam lemak tak jenuh tinggi (minyak jagung, biji bunga matahari, kedelai, dan lain lain). Asam lemak tak jenuh dianggap bisa membantu menurunkan kolesterol darah.
  • Olahraga teratur minimal 30 menit, 3 kali perminggu. Usahakan mencapai 60 – 70 % detak jantung maksimum. Olahraga yang teratur tidak hanya memperbaiki kadar kolesterol darah, namun bisa meningkatkan sensivitas sel otot terhadap insulin. Dengan demikian diharapkan glukosa dan lipid darah akan turun. Olahraga juga penting bagi penderita yang gemuk.

Gambaran umum bidang kedokteran DISLIPIDEMIA KODE ICD X dapat dilihat dibawah ini :

Berita Terkini

To Top