Health

Fakta Varian Baru Corona dan Cara Menghindarinya

Fakta-fakta Varian Baru Corona dan Cara Menghindarinya

This post is also available in: English

Varian baru corona mulai bermunculan dengan gejala  yang membahayakan jiwa, bahkan sekilas tampak tak berhubungan dengan organ pernapasan.  Sejak pandemi virus corana timbul tidak sedikit  masyarakat  terdampak luar biasa.

Bahkan dari mereka mengalami gangguan kesehatan mental seperti stress dan kesedihan yang berkepanjangan. Kesemuanya itu terjadi akibat kebiasaan phycidal dhancing, berdiam dalam rumah selama masa  pandemi.

Belum usai pandemi virus corona 19. Kini, muncul varian baru corona yang lebih mematikan dari virus corona biasa. Mengapa demikian?

WHO menyebut varian baru corona pertama kali ada pada negara Inggris. Awal varian baru corona  itu muncul pada wilayah Kent pada bulan September menyebar pada area Inggris dan Irlandia Utara dan telah menyebar lebih dari 50 negara lain. Varian baru corona yang ada pada Inggris lebih mematikan. Berikut ini fakta-fakta  mengenai varian baru corona yang penting Anda ketahui.

Gejala Varian Baru Corona

Pertama, gejalanya tidak jauh beda dengan Covid-19 varian lama. Cara penyebarannya memang lebih cepat dari varian lama. Namun, gejalanya pun juga tidak jauh  dengan Covid 19 varian lama.Gejala varian baru corona tersebut antara lain: gangguan pernafasan, kebingungan, sering nyeri dada, mudah lelah dan bibir kebiruan

Anak-anak akan mudah terinfeksi varian baru corona yang sama rentannya seperti jenis virus corona yang menyerang orang dewasa.  

Ketiga, penyebaran yang lebih cepat. Faktanya, 70% lebih cepat menyebar apabila terkomparasikan dengan varian lama. 17 mutasi terkandung dalam varian yang dapat membentuk virus baru.

Cara mutasi hingga menghasilkan 17 mutasi menyebabkan virus lebih menyebar. Tidak hanya virus  mudah menyebar,  mutasi varian virus baru itu akan muncul masalah baru, yaitu jumlah pasien penderita virus  corona rawat inap makin bertambah.

Gejala Awal yang Belum Ada Pada Kasus Sebelumnya: Delirium

gejala awal corona delirium
Gejala Awal yang Belum Ada Pada Kasus Sebelumnya: Delirium

Kebingungan atau delirium yang biasa terjadi pada kelompok lanjut usia.  Delirium adalah salah satu gejala baru infeksi  varian virus corona.

Hilangnya Indra perasa dan penciuman yang diiringi sakit kepala gejala yang biasa terjadi pada penderita virus Corona.

Delirium, atau keadaan kebingungan yang terjadi pada orang. Orang menderita Delirium merasa tidak berhubungan dengan kenyataan. Orang yang seperti itu seolah-olah sedang bermimpi.

Delirium biasanya dialami orang usia lanjut pada usia 65 tahun. Pada usia tersebut hampir sepertiga mengalami Delirium saat mereka tiba di UGD.

Mengigau menjadi  gejala utama pasien usia lanjut yang diduga terdeteksi virus corona. Dari gejala Delirium inilah dianggap sebagai gejala awal penting virus corona.

Para dokter masih belum dapat memastikan penyebab dari gejala yang satu ini. Akan tetapi ada kemungkinan karena organ pernapasan terganggu maka suplay oksigen dalam darah juga mengalami penurunan.

Jika hal ini terjadi pada otak, maka gejala varian baru corona ini akan bisa muncul. Karena itulah, gejalanya lebih tampak pada orang lanjut usia atau orang-orang yang mengalami penyakit degeneratif bawaan sebelumnya.

Empat Varian Baru Corona

Empat Varian Baru Corona
Empat Varian Baru Corona

Pertama, Varian dengan mutasi D614G. Varian ini adalah pengganti varian lama, bahkan bisa memperparah penyakit dan menganggu efektivitas vaksin.

Kedua, Cluster 5, yang mulai ada Agustus dan September 2020 pada negara Denmark. Dampak dari cluster 5 mengakibatkan pengurangan netralisasi virus pada manusia.

Dampak lain dari cluster 5 berpotensi menurunkan tingkat perlindungan kekebalan setelah infeksi atau vaksinasi alami.

Ketiga, VOC 202012/01 atau variant of concern ditemukan tahun 2020 bulan Desember di Inggris. Varian jenis ini  kemudian menyebar luas dan telah ditemukan di sekitar 31 negara.

Keempat, 501Y.V2. Varian tersebut pertama kali ditemukan 18 Desember 2020 di Afrika Selatan. 501Y.V2 disebut mampu meningkatkan penularan virus. Meski begitu varian virus corona  ini belum ada bukti akan membuat penyakit lebih parah.

Keempat varian baru corona tersebut tentu cukup membuat panik jika Anda belum memahami bagaimana cara mencegah penularan atau meminimalisir resikonya. Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui apa saja yang dapat dilakukan agar dapat memaksimalkan perlindungan pada tubuh sendiri dan keluarga.

Tips Mencegah Penularan

cara Mencegah Penularan covid
Tips Mencegah Penularan

Varian baru corona yang mudah menyebar penting melakukan langkah-langkah cepat dan tepat membuat aman dari penularan. Berikut adalah hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi penularan dari virus berbahaya yang telah bermutasi tersebut.

Pertama: ikuti terus panduan dasar dengan mengikuti protokol kesehatan. Protokol kesehatan yang tersebut adalah mencuci tangan, memakai masker wajah, hindari kerumunan dan tetap dalam rumah saja. Sebaiknya, Anda mengerjakan semua hal dalam rumah. Akan lebih baik jika Anda melakukan work from home atau WFH.

Kedua, pikirkan kebutuhan harian. Keadaan seperti ini pada tengah pandemi kebutuhan pokok sehari-hari penting mendapat perhatian.  Jadi, Anda takkan bingung dan panik saat tiba-tiba ada PSBB atau lockdown dimanapun Anda berada.

Jaga jarak, cuci tangan  dan tetap memakai saat berbelanja kemudian persingkat waktu berbelanja menjadi cara bijak mengatasi penularan varian baru corona. Selalu bawalah hand sanitizer untuk memastikan kebersihan tangan.

Ketiga, meningkatkan perlindungan masker. Disiplin memakai masker akan membantu terhindar dari virus corona. Tidak sembarang pilih jenis masker, pilih masker kain berkualitas baik yang mempunyai lapisan filter.

Jenis ini mampu melindungi dari virus corona. Keempat: Mendapatkan vaksin. Vaksin yang diperoleh dari tenaga medis disebut paling efektif menghambat pandemi.

Vaksinasi, salah satu cara memperoleh vaksin sebagai cara terhindar dari penyebaran virus corona. Itulah fakta-fakta varian baru corona dan cara menghindarinya.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top