Health

Gejala Covid XBB , Varian Omicron yang Diklaim Menyebar Lebih Cepat

Gejala COVID XBB

Covid XBB merupakan varian Omicron baru yang disebut lebih cepat menyebar. Varian ini diketahui menyebar dengan cepat di Singapura, tetapi tidak lebih berbahaya dari varian Covid sebelumnya.

Covid XBB pertama kali terdeteksi di India pada Agustus 2022 dan saat ini sudah menyebar ke sejumlah negara, termasuk Australia, Jepang, Amerika Serikat, Denmark, Bangladesh dan Indonesia.

Kebal Terhadap Vaksin dan Antibodi

Varian Covid satu ini disebut lebih kebal terhadap vaksin dan antibodi. Penelitian di China menyatakan, varian baru Omicron, khususnya XBB merupakan varian yang paling kebal terhadap antibodi yang diuji, jauh lebih tahan dibanding BA.5 dan mendekati SARS-CoV-1.

SARS-CoV-1 sendiri adalah jenis virus Corona yang mengakibatkan SARS. Yakni virus pernapasan yang bisa memicu penyakit parah.

Artinya, orang yang sudah mendapatkan vaksinasi dan penyintas COVID-19 tetap dapat terpapar Covid XBB.

Studi tersebut juga mengungkapkan obat antibodi seperti Evoshield dan Bebelove Mab mungkin juga tak terlalu efektif menangkal XBB.

Meski disebut lebih menular, namun masyarakat tidak perlu panik. Varian Omicron XBB memang lebih tahan terhadap vaksin dan antibodi, namun vaksinasi tetap bisa melindungi kita dari gejala yang lebih parah.

Gejala Covid XBB

Sejauh ini, gejala Covid XBB mirip dengan gejala COVID-19. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), gejala Covid satu ini adalah:

  • Demam atau kedinginan
  • Batuk
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas
  • Kelelahan
  • Nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Hilangnya rasa atau bau
  • Sakit tenggorokan
  • Hidung tersumbat atau pilek
  • Mual atau muntah
  • Diare

Lihat Juga: 5 Panduan Pakai Masker untuk Mencegah Penularan Varian Omicron

Apakah Subvarian XBB Cepat Menular?

Seperti varian Omicron pada umumnya, jenis satu ini juga sangat menular. Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan saat ini Covid XBB mendominasi 54% kasus COVID-19 di negara tetangga Indonesia itu. Hal ini menunjukkan kenaikan 22% dari minggu sebelumnya.

Selain itu, subvarian SBB juga diklaim lebih cepat menular, tetapi belum ada kasus yang menunjukkan Covid varian XBB mengakibatkan penyakit parah atau kematian.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top