Health

Hipertensi atau Darah Tinggi, Ini Gejala dan Penyebabnya

Hipertensi atau biasa disebut juga dengan tekanan darah tinggi. Ya Hipertensi adalah suatu kondisi dimana tekanan darah meningkat tinggi dalam waktu yang lama. Peningkatan darah ini terjadi di arteri.

Tensi darah normal dan tensi darah tinggi :

Tekanan darah normal biasanya terjadi pada kisaran tensi 100-140 mmHg , sedangkan tekanan darah tinggi terjadi  pada kisaran tensi 140/90 mmHg secara terus menerus.

Dalam ilmu medis, hipertensi terbagi menjadi dua, yaitu hipertensi primer (esensi) dan hipertensi sekunder. Hipertensi adalah penyebab utama dari penderita stroke, gagal jantung, serangan jantung, dan aneurisma arterial.
Tekanan darah tinggi sudah menjadi penyakit umum bagi banyak orang, tidak mengenal kaya atau miskin, tua atau muda, baik yang tinggal di desa atau di kota, penyakit ini bisa menyerang siapa saja. Salah satu efek yang sangat buruk dari hipertensi yaitu kematian.

Hipertensi primer dan hipertensi sekunder

Penyebab hipertensi primer saat ini belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa penelitian menyebutkan penyebab hipertensi primer atau esensial disebabkan oleh interaksi gen dan faktor lingkungan.

Sedangkan hipertensi sekunder disebabkan karena adanya penyakit lain. 
Sekitar 5 – 10% pada penderita hipertensi diakibatkan oleh penyakit ginjal, selain itu 1 – 2 % penyebab hipertensi adanya kelainan hormonal atau akibat dari pemakaian obat tertenu.

Penyebab hipertensi lainnya yang jarang terungkap yaitu feokromositoma, yaitu tumor pada kelenjar adrenal yang menghasilkan hormon epinefrin (adrenalin) atau norepinefrin (nonadrenalin). 

Obesitas (kegemukan), pola hidup sehat yang tidak aktif (malas olahraga), stres, alkohol atau garam dalam makanan, dapat menimbulkan hipertensi.

Penyebab darah tinggi atau Hipertensi :

Hipertensi atau Darah Tinggi, Ini Penyebabnya
Hipertensi

Berikut ini lopers rangkum beberapa penyebab terjadinya hipertensi sekunder:

1. Penyakit ginjal

  • Stenosis arteri renalis
  • Pielonefritis
  • Tumor-tumor ginjal

2. Kelainan hormon

  • Hiperaldosteronisme
  • Sindroma Cushing
  • Feokromositoma

3. Obat – obatan

  • Pil KB
  • Kortikosteroid
  • Siklosporin
  • Kokain
  • Minuman beralkohol

4. Penyebab lainnya

  • Koartasio aorta
  • Keracunan timbal akut

Penyebab Umum Hipertensi

  1. Keturunan – Jika orang tua atau ada saudara yang memiliki tekenan darah tinggi, kemungkinan besar diturunkan kepada anak-anaknya. Statistik menunjukkan kemungkinan terbesar terjadinya darah tinggi terjadi pada keturunan anak kembar identik daripada kembar yang tidak identik. 
  2. Usia – Selain faktor keturunan, faktor penyebab hipertensi yang tidak bisa kendalikan yaitu umur. Pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya usia dapat meningkatkan tekanan darah tinggi. 
  3. Garam – Garam merupakan faktor selanjuntnya yang dapat meningkatkan tekanan darah tinggi pada beberapa orang, khususnya bagi penderita diabetes.
  4. Kolesterol – Makanan yang mengandung banyak kolesterol dapat memicu terjadinya tekanan darah tinggi. Kandungan lemak yang berlebih dalam darah yang menimbulkan kolesterol dapat membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah akan meningkat.
  5. Obesitas – Obisitas atau kegemukan adalah faktor selanjutnya yang dapat menyebabkan terjadinya hipertensi. Orang yang berat badannya lebih 30% dari berat badan idealnya, memiliki kemungkinan lebih besar menderita tekanan darah tinggi.
  6. Stres – Orang yang stres dan emosi yang tidak stabil sangat rentan menyebabkan terjadinya hipertensi.
  7. Rokok – Bagi yang masih suka merokok mungkin sudah banyak tahu dampaknya. Merokok dapat meningkatkan tekanan darah tinggi meningkat. Selain itu, kebiasaan merokok dapat meningkatkan resiko diabetes, serangan jantung dan Stroke.
  8. Kafein – Mendengar kata kafein mungkin bagi pecinta kopi sudah tidak asing lagi. Ya, kafein ternyata dapat memicu peningkataan tekanan darah.
  9. Alkohol – Sudah jelas jika alokohol dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan dampak yang sangat besar khususnya pada kesehatan. Dalam agamapun sudah jelas bahwa yang mengkonsumsi alkohol jika dikonsumsi secara berlebihan hukumnya haram. Kenapa? Karena banyak sekali dampak negatifnya daripada dampak positifnya. 
  10. Kurang olah raga – Orang malas, orang yang kurang olah raga atau kurang gerak, bisa meyebabkan tekanan darah tinggi. Sedangka orang yang aktif yang suka berolah raga, dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Gejala Hipertensi

Gejala Lalu bagaimanakah gejala-gejala yang timbul ketika Anda terserang hipertensi? Sebagian besar pada kasus penderita hipertensi tidak menimbulkan gejala, meskipun terkadang beberapa gejala terjadi secara bersamaan dan dipercaya ada hubungan dengan hipertensi, gejala tersebut seperti sakit kepala, pusing, wajah kemerahan dan kelelahan.

Pada penderita hipernsi berat terkadang memiliki gejala penurunan kesadaran dan bahkan bisa menimbulkan koma karena adanya pembengkakan otak. 

Baca Juga : 5 Cara “Cerdik” ini, Atasi Pembunuh No. 1 Di Dunia

Betapa pentingnya hidup sehat untuk kita. Oleh karena itu, yu kita sama-sama berubah pola pikir kita ke arah pola pikir hidup sehat. Sehat merupakan aset berharga diri kita sendiri, keluarga dan masyarakat (umumnya). 

Itulah info hidup sehat yang dikemas dari beberapa sumber, semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan ilmu tentang kesehatan, agar kita selalu senantiasa bersyukur atas nikmat-Nya. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top