Health

Khasiat Bawang Dayak untuk Menjaga Kesehatan

Khasiat bawang dayak untuk kesehatan

Khasiat bawang dayak untuk mengobati berbagai macam penyakit tentunya sudah bukan hal asing lagibagi orang-orang di Kalimantan. Dari mulai penyakit infeksi ringan, diabetes, kolesterol, tekanan darah tinggi, sembelit, batu ginjal, hingga stroke. 

Namun, apakah semua khasiat bawang Dayak tersebut benar-benar sudah terbukti dan teruji secara klinis ataukah cuma sebatas sugesti? Agar semakin memahami tanaman herbal dari Kalimantan ini, yuk simak ulasan berikut selengkapnya.

Bawang Dayak dan Asal-usulnya

Manfaat bawang dayak untuk menjaga kesehatan
Bawang Dayak atau Bawang Sabrang, disebut memiliki khasiat luar biasa

Nama yang disematkan pada tanaman herbal ini diambil dari nama suku asli yang mendiami Pulau Kalimantan yakni suku Dayak. Suku tersebut juga sudah sejak lama membudidayakan tanaman umbi herbal tersebut untuk digunakan menyembuhkan berbagai penyakit secara alami.

Bawang Dayak ini juga dikenal dengan sebutan lain, seperti bawang sabrang, bawang berlian, dan juga bawang tiwai. Umbi herbal dengan nama latin Eleutherine palmifolia (L.) Merr ini memiliki tampilan yang sedikit mirip dengan bawang merah pada umumnya.

Hanya saja, bawang dayak memiliki ukuran yang lebih kecil, dengan warna merah menyala, serta permukaan kulit yang lebih licin. Tanaman umbi ini bisa tumbuh hingga setinggi 30 hingga 40 cm.

Bawang Dayak juga memiliki daun berwarna hijau memanjang dengan permukaan halus namun runcing di bagian ujungnya. Satu lagi yang membedakan tanaman ini ialah kehadiran bunga berwarna putih dan kecil yang muncul di bagian batang. Bunga ini umumnya mekar saat malam hari. 

Tak hanya tumbuh di Kalimantan saja, ternyata bawang sabrang juga ditemukan tumbuh di sejumlah daerah di wilayah Meksiko bagian selatan, Brazil, hujan Amazon, juga di daerah perbatasan antara Peru, Ekuador, Bolivia, Guyana, Suriname, dan juga Prancis. 

Penduduk di Amerika Latin juga sudah sejak jaman dahulu telah membudidayakan tanaman herbal jenis ini. Hal tersebut didasari karena sifat obatnya yang sangat potensial.

Bawang Dayak ini dapat dikonsumsi dengan berbagai macam cara. Baik dimakan langsung dalam keadaan segar, diolah menjadi acar ataupun manisan, digunakan sebagai pelengkap atau bumbu masak.

Selain itu juga bosa dikeringkan kemudian dihaluskan hingga menjadi serbuk untuk dicampurkan dengan makanan atau bahkan diseduh untuk minuman.

Baca juga: Cara Mengobati Asam Urat Secara Alami

Khasiat Bawang Dayak yang Telah Teruji Secara Klinis 

Penelitian secara klinis yang dilakukan dengan spesifik menyebutkan jika manfaat bawang Dayak untuk pengobatan penyakit kronis sesungguhnya masih sangat sedikit. Tetapi sejauh ini tanaman herbal yang satu ini diyakini memiliki banyak potensi untuk berbagai macam kondisi. Beeikut diantaranya.

1. Mengurangi Masalah Infeksi

Khasiat bawang Dayak untuk mencegah infekai
Bawang dayak dan efeknya untuk mengurangi terjadinya infeksi

Sebuah studi diterbitkan pada tahun 2018, hasil kolaborasi dari tim peneliti dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur serta Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto melaporkan jika bawang Dayak mengandung sejumlah antioksidan. Misalnya saja seperti alkaloid, flavonoid, saponin, steroid, triterpenoid, dan juga tannin.

Sejumlah kandungan antioksidan tersebut bekerja cukup efektif untuk menghambat sekaligus mematikan perkembangan bakteri, virus, maupun jamur penyebab berbagai penyakit. Penelitian tersebut secara spesifik telah menemukan jika bawang dayak sangat efektif dalam melawan bakteri B. cereus, Staphylococcus aureus (MRSA), Shigella sp., dan juga P. aeruginosa.

Bakteri Staph, P. aeruginosa dan MRSA merupakan contoh dari beberapa bakteri yang resisten dengan antibiotik. Bakteri Staph dan juga MRSA bisa menyebabkan berbagai penyakit. Seperti masalah sepsis, infeksi kulit, pneumonia, sampai infeksi darah. 

Baca juga: Kekurangan Vitamin D, Kenali Gejala dan Tandanya!

Studi tersebut juga menguatkan temuan terdahulu yang dilakukan oleh Universitas Jenderal Achmad Yani atau UNJAYA yang juga melaporkan temuan serupa. Tim peneliti dari UNJAYA menemukan jika ekstrak bawang Dayak memiliki sifat antimikroba. 

Dan ketika dioleskan pada kulit yang luka mampu membuat pertumbuhan bakteri Trichophyton rubrum dan Staph terhambat. Kedua bakteri tersebut, kerap terlibat dalam munculnya pembentukan bisul maupun luka pada kuli.

2. Membuat Kepadatan Tulang Meningkat

Khasiat bawang dayak untuk kesehatan tulang
Khasiat bawang dayak juga sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang

Perempuan yang berada dalam usia menopause sangat berisiko mengalami masalah pengeroposan tulang atau osteoporosis. Menopause terjadi karena tubuh tak lagi mampu menghasilkan hormon estrogen dengan jumlah yang sama besar ketika masih berusia muda. 

Dilansir dari NHS UK, seorang wanita bisa mengalami pengeroposan tulang karena kepadatan tulang berkurang hingga 20% dalam 5 hingga 7 tahun setelah terjadi menopause. Tak hanya berfungsi untuk mengatur kesuburan saja, hormon estrogen dalam tubuh juga membantu melindungi dan menjaga kekuatan tulang. 

Itulah sebabnya, saat kadar estrogen dalam tubuh menurun drastis karena memasuki masa menopause ini mengakibatkan kepadatan tulang juga hilang seiring waktu. Sehingga hal ini, membuat seorang wanita lebih berisiko mengalami pengeroposan tulang.

Nah, dalam studi yang dilakukan Departemen Farmakologi & Terapeutik FKUI pada 2018 yang lalu menyebutkan jika ekstrak bawang Dayak mampu membuat kadar kalsium pada tulang, massa tulang hingga panjang tulang meningkat. Penelitian dilakukan dengan pemberian ekstrak bawang Dayak selama 21 hari secara berturut dengan dosis 18 mg/200 g. 

Peneliti berpendapat jika temuan tersebut bisa jadi dasar untuk mengembangkan peluang ekstrak bawang Dayak untuk jadi obat alternatif. Terutama untuk terapi hormon pada wanita menopause. Namun, hal tersebut masih perlu riset yang lebih mendalam lagi. 

3. Mengurangi Munculnya Risiko Kanker hingga Penyakit Kardiovaskular Setelah Menopause

Menurunkan resiko kanker rahim
Konsumsi bawang dayak secara rutin mampu mengurangi risiko hipertensi hingga kanker rahim

Penurunan kadar estrogen di dalam tubuh setelah menopause terjadi memang tidak bisa disangkal membuat kesehatan wanita cukup terpengaruh. Itulah mengapa sejumlah wanita lebih memilih untuk melakukan terapi hormon agar bisa mengatasi munculnya gejala menopause.

Namun sayangnya, obat yang diterima saat menjalani terapi hormon misalnya saja tamoxifen justru dilaporkan bisa berisiko memicu kanker rahim pada wanita yang mengalami menopause. Risiko tersebut muncul akibat dari adanya penambahan hormon estrogen yang membuat dinding rahim menebal sehingga bisa berkembang menjadi kanker.

Baca juga: Kare, Si Pahit Pembunuh Utama Sel Kanker

Di lain sisi, terapi tersebut juga bisa memicu peningkatan kadar lipid di dalam darah. Hal ini sangat erat kaitannya dengan munculnya risiko penyakit kardiovaskular pascamenopause.

Dalam sebuah penelitian lain yang dilakukan oleh Universitas Indonesia, dilaporkan jika bawang Dayak memgandung senyawa aktif yang cukup berlimpah. Senyawa tersebut ialah eleutherinol, senyawa ini berkaitan erat dengan ERα atau reseptor estrogen alfa. 

Peneliti tersebut mengemukakan, jika eleuterinol bisa membuat produksi hormon estrogen meningkat. Serupa dengan efek obat tamoxifen namun tak diikuti adanya risiko penebalan pada dinding rahim.

Baca juga: Tanda Rahim Bersih Setelah Kuret – Efek Samping dan Tips Perawatan Pasca Keguguran

Penelitian dilakukan dengan mengamati efek dari ekstrak bawang Dayak pada objek percobaan yakni tikus yang sengaja dibuat agar mengalami menopause. Hasilnya, didapat bahwa tikus-tikus tersebut ini tak mengalami penebalan pada dinding rahim.

 Justru yang terjadi kadar lipid di dalam darah menurun. Sehingga hal ini menyimpulkan jika bawang Dayak cukup berpotensi menggantikan terapi hormonal dengan lebih aman.

Nah itu tadi informasi menarik seputar khasiat bawang Dayak untuk kesehatan. Meskipun masih perlu di dalami lagi soal khasiatnya, namun suku Dayak sejak dulu telah membuktikan khasiatnya secara turun-temurun. Ini bisa jadi alternatif pengobatan alami yang bisa dicoba. Semoga bermanfaat.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top