Health

Mengenal Aritmia Jantung, yang Disebut jadi Pemicu Haji Lulung Kritis Hingga Tutup Usia

Mengenal Aritmia Jantung, yang Disebut jadi Pemicu Haji Lulung Kritis Hingga Tutup Usia

Haji Lulung meninggal dunia setelah mendapat perawatan selama 20 hari di rumah sakit. Berdasarkan keterangan Direktur Pelayanan Medik Keperawatan dan Penunjang RS Harapan Kita, Dr Dicky Fahri, kondisi Haji Lulung tidak stabil dan ada masalah aritmia jantung.

“Kita atasi dengan berbagai macam obat yang kita miliki di RS ini dan yang tidak ada kita carikan, salah satunya soal alat. Dalam perkembangannya, ada kondisi naik turun. Naik itu artinya mencapai normal tidak, tapi ada kondisi sedikit membaik, tetapi ada juga kondisi menurun,” terang Dicky kepada wartawan, Selasa (14/12/2021).

Lihat Juga: Haji Lulung Meninggal Dunia, Almarhum Dimakamkan di TPU Karet Bivak

“Yang sangat mengganggu ialah irama jantungnya, kita coba atasi dengan obat yang kita berikan tetapi sangat sulit mengendalikannya. Sembuh bisa empat hari, tapi nanti muncul lagi jadi tim memutuskan sesuatu, dengan inform concern yang baik kepada keluarga untuk mencari sumber gangguan iramanya. Itu yang kita lakukan,” imbuhnya.

Lalu Apa Itu Aritmia Jantung?

Aritmia jantung ialah detak jantung yang tak teratur. Kondisi ini terjadi ketika sinyal yang mengkoordinasikan detak jantung tidak bekerja dengan semestinya.

Kesalahan pada sinyal dapat mengakibatkan jantung berdetak lebih cepat (takikardia), atau sebaliknya jadi terlalu lambat (bradikardia).

Aritmia jantung bisa saja terasa seperti jantung berdebar yang mungkin dianggap tidak berbahaya. Namun, sejumlah masalah aritmia jantung bisa mengakibatkan tanda dan gejala mengganggu hingga yang terparah dapat mengancam nyawa.

Lihat Juga: 6 Gejala Serangan Jantung Pada Wanita Yang Sering Terjadi

Detak jantung lebih cepat bisa dikatakan normal ketika seseorang sedang berolahraga atau hendak tidur.

Sebenarnya perawatan aritmia jantung dapat diatasi dengan obat-obatan, perangkat implant, prosedur kateter atau operasi untuk mengontrol detak jantung yang tidak teratur. Untuk mencegahnya, gaya hidup sehat tentu sangat membantu dalam pencegahan kerusakan jantung yang dapat memicu aritmia jantung tertentu.

Jenis Gangguan Irama Jantung

Secara umum, gangguan kesehatan jantung ini dikategorikan berdasarkan kecepatan detak jantung. Contohnya:

  • Takikardia, detak jantung lebih cepat dengan denyut jantung istirahat lebih dari 100x per menit.
  • Bradikardia, lambatnya detak jantung dengan denyut jantung istirahat kurang dari 60x per menit.

Gejala

Gangguan ritme jantung bisa jadi tidak menimbulkan gejala apa pun. Namun secara umum tanda atau gejala gangguan kesehatan jantung ini adalah:

  • Dada berdebar
  • Detak jantung lebih cepat
  • Detak jantung lebih lambat
  • Nyeri pada dada
  • Sesak napas

Lihat Juga: Resiko Mengkonsumsi Minuman Energi Bagi Jantung

Gejala lain yang mungkin terjadi:

  • Kelelahan
  • Sakit kepala ringan
  • Pingsan
  • Berkeringat
  • Kecemasan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top