Health

Mengenal Lebih Dekat Anak dengan Sindrom ADHD

Mengenal Lebih Dekat Anak dengan Sindrom ADHD

Setiap orang tua pasti selalu mengharapkan yang terbaik untuk anak-anak mereka namun kadang kala tumbuh kembang anak terkendala oleh beberapa masalah kesehatan dan salah satunya adalah masalah gangguan mental. Apa yang Anda ketahui tentang ADHD atau yang juga dikenal dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder yaitu sebuah kondisi ganguan mental pada anak yang ditandai dengan tingkah laku hiperaktif dan bermasalah dengan konsentrasi. Jadi tidak heran anak-anak yang memiliki masalah ADHD selalu dicap sebagai anak nakal dengan nilai buruk di sekolah.

Mengenal Lebih Dekat Anak dengan Sindrom ADHD

Gejala ADHD Pada Anak

Pemahaman yang salah kaprah oleh kebanyakan orang Indonesia adalah ketika anak terlalu hiperaktif maka anak tersebut adalah anak nakal yang tidak dididik dengan baik oleh orang tuanya namun Anda harus tahu juga bahwa tidak semua anak hiperaktif mengalami gangguan ADHD. Untuk mengetahui lebih jauh tentang ADHD berikut adalah beberapa gejala yang sering ditemui di setiap anak dengan gejala ADHD.

  1. Gejala awal ADHD pada anak bisa dilihat dari ketidakmampuan anak memahami kondisi yang ada disekelilingnya baik itu perasaan orang lain atau mengikuti tata krama dasar seperti tidak menginterupsi ketika orang tua berbicara.
  2. Anak dengan ADHD tidak bisa sabar jadi mereka hampir tidak bisa disuruh mengantri. Kalaupun mereka berada disituasi yang mengharuskan mereka untuk duduk diam maka ada-ada saja hal yang dilakukannya ketika duduk. Intinya anak dengan sindrom ADHD tidak bisa duduk tenang.
  3. Seorang anak ADHD akan lebih sering mengalami temper tantrum atau frekuensinya akan lebih sering dibandingkan dengan anak normal.
  4. Ketika berhubungan dengan ketertarikan, anak dengan sindrom ADHD akan terlihat selalu bersemangat ketika mulai menemukan hal-hal baru tapi kemudian mereka akan melupakan hal tersebut begitu saja dan mulai beralih ke hal yang lain lagi. Jadi tidak heran jika sedang memainkan sesuatu mereka seringnya tidak menyelesaikannya bukan karena mereka tak lagi tertarik tapi karena fokus mereka sudah teralihkan ke hal yang lain lagi.
  5. Saat anak dengan sindrom ADHD sudah memasuki usia sekolah maka masalah baru akan muncul akibat ketidakmampuan mereka untuk duduk diam dan memperhatikan guru. Akibatnya nilai-nilai mereka akan hancur belum lagi catatan buruk tentang sikap mereka yang tidak bisa diam yang sering diasosiasikan sebagai ‘kenakalan’ padahal hal tersebut dikarenakan ketidakmampuan mereka untuk mengendalikan sikap.
  6. Sifat lainnya yang sering ditemui pada anak yang mengalami masalah ADHD adalah mereka selalu pelupa, tidak bisa rapi dan suka terlihat seperti linglung. Hal ini karena masalah pada otak mereka yang tidak bisa merekam memori jangka panjang. Walaupun Anda sedang berbicara di depannya bisa saja mereka tiba-tiba seperti blank dan tidak bisa lagi mengulangi apa yang barusan saja Anda katakan.
  7. Walaupun kebanyakan anak dengan ADHD selalu hiperaktif tapi ada juga yang sebaliknya yaitu mereka tidak hiperaktif dan impulsif namun memiliki masalah dalam hal fokus. Mereka mungkin terlihat diam dan tenang tapi ketika diminta untuk fokus mengerjakan sesuatu tetap saja fikiran mereka melayang kemana-mana.

Mengenal Lebih Dekat Anak dengan Sindrom ADHD

Jika Anda menemukan 7 gejala di atas mungkin membahas kondisi anak Anda dengan ahlinya adalah cara terbaik. Satu hal yang perlu setiap orang tua dan setiap guru di sekolah tahu bahwa anak dengan sindrom ADHD tidak dapat sembuh total, jadi jangan paksa mereka untuk mengikuti sistem tapi cobalah ciptakan sistem yang cocok dengan kondisi mereka. Sebagai contoh, mereka mungkin sulit untuk memahami perintah yang bertele-tele, jadi cobalah untuk membuat perintah sesimpel mungkin dan mudah bagi mereka pahami.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top