Health

Penyebab Tekanan Darah Rendah atau Hipotensi

Penyebab Tekanan Darah Rendah atau Hipotensi

Tekanan darah rendah atau Hipotensi merupakan salah satu kondisi yang juga berbahaya dan harus selalu dihindari. Mengetahui penyebab penyakit ini juga merupakan salah satu hal penting dalam rangka menghindarkan anda dari kondisi tekanan darah rendah.

Apa saja penyebab tekanan darah rendah? Di bawah ini, ada beberapa penyebab tekanan darah rendah yang wajib untuk anda ketahui.

Kehamilan. Karena sistem peredaran darah wanita berkembang dengan cepat selama kehamilan, tekanan darah cenderung menurun. Selama 24 minggu pertama kehamilan, tekanan sistolik umumnya turun sebesar lima sampai 10 mm Hg dan tekanan diastolik sebanyak 10 sampai 15 mm Hg. Ini adalah situasi yang normal, dan tekanan darah biasanya akan kembali ke tingkat pra-kehamilan Anda setelah melahirkan.

Masalah jantung. Beberapa kondisi jantung yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah adalah denyut jantung sangat rendah (bradycardia), masalah katup jantung, serangan jantung dan gagal jantung. Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan darah rendah karena mereka mencegah tubuh Anda untuk mengedarkan darah dengan kadar yang cukup.

Masalah Endokrin. Tiroid yang terlalu aktif (hipertiroidisme) dapat menyebabkan tekanan darah rendah. Selain itu, kondisi lain, seperti insufisiensi adrenal (penyakit Addison), gula darah rendah (hipoglikemia) dan, dalam beberapa kasus seperti diabetes juga dapat memicu tekanan darah rendah.

Penyebab Tekanan Darah Rendah atau Hipotensi
Tabel Tekanan Darah ; Rendah – Normal – Tinggi

Dehidrasi. Ketika Anda mengalami dehidrasi, tubuh Anda kehilangan lebih banyak air dari yang dibutuhkan. Dehidrasi ringan dapat menyebabkan hilagnya konsentrasi, pusing dan kelelahan. Demam, muntah, diare berat, terlalu sering menggunakan diuretik dan olahraga yang berlebihan juga mampu menyebabkan dehidrasi.

Kehilangan darah. Kehilangan banyak darah dari cedera besar atau pendarahan internal mengurangi jumlah darah dalam tubuh Anda, yang mengarah ke penurunan tekanan darah.

Infeksi Parah (septicemia). Septicaemia dapat terjadi bila infeksi dalam tubuh memasuki aliran darah. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan yang mengancam nyawa dengan kondisi yang disebut shock septik.

Reaksi alergi parah (anafilaksis). Anafilaksis adalah reaksi alergi yang parah dan berpotensi mengancam nyawa. Pemicu umum dari anafilaksis termasuk makanan, obat-obatan tertentu, obat serangga dan lateks. Anafilaksis dapat menyebabkan masalah pernapasan, gatal-gatal, gatal, tenggorokan bengkak dan penurunan tekanan darah.

Kurangnya nutrisi dalam makanan. Kurangnya vitamin B-12 dan folat dapat menyebabkan anemia, suatu kondisi di mana tubuh Anda tidak memproduksi cukup sel darah merah, sehingga menyebabkan tekanan darah rendah.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top