Health

Tahukah Kamu, Cara Memilih Es Batu yang Baik

Tahukah Kamu, Cara Memilih Es Batu yang Baik

Minuman dingin yang terdapat es batunya adalah penghilang dahaga yang sangat digemari. Dari anak kecil hingga orang dewasa bisa 2-3 kali mengkonsumsi es dalam sehari. Es yang dicampur dengan minuman atau sirup menjadi penolong saat dahaga. Namun, bagi yang tidak kebal, alias rawan demam memilih untuk tidak mengkonsumsinya. Membuat es batu memerlukan 2-3 hari untuk menjadi keras. So, para penjual es maupun minuman dingin biasanya lebih memilih es batu yang terbuat dari air mentah karena prosesnya lebih cepat.

Siang-siang memang enak minum minuman dingin. Ada pula yang sengaja menikmati es batu dengan menggigitnya tanpa ada rasa ngilu. Biasanya yang betah makan es batu memang tidak betah jika minum tanpa es. Mereka juga kebal mau menikmati es yang terbuat dengan air dingin maupun air mentah.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut, pembuatan es batu itu ada dua cara, es batu bisa dibuat dengan air mentah dan air matang. Keduanya memiliki perbedaan yang kentara. Pertama, memang lebih efektif menggunakan air mentah karena lebih cepat mengeras daripada air matang. Kedua, menggunakan air mentah juga mempersingkat waktu dan menghemat bahan bakar. Ketiga, jika menggunakan air matang pasti harus memasaknya terlebih dahulu, kemudian mendinginkannya baru bisa dibungkus lalu dimasukkan lemari es. Itu terlalu lama jika bagi produsen es batu.

Tanpa disadari es batu yang Anda konsumi memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Bahkan, es batu dapat pula mengganggu kesehatan Anda. Jangan terlalu cuek dengan hal ini, karena Anda bisa rugi sendiri. Untuk menghindari penyakit yang mengganggu kesehatan, yuk intip perbedaan es batu berikut;

Es Batu dengan Air Matang Berwarna Bening

Es Batu Air Matang

Jika es batu yang ada dalam minuman Anda berwarna bening, pasti itu terbuat dari air matang. Karena sifat air yang mengikat udara dalam molekul-molekulnya. Sehingga molekul udara yang terdapat dalam es batu tidak terlalu banyak dan menyebabkan warna es batu terlihat bening seperti Kristal. Mengkonsumsi es batu dengan air mentah tidak menganggu kesehatan. Hanya saja bagi yang tidak kebal atau biasa minum es, tetap saja demam.

Es Batu yang dibuat dengan Air Mentah

Es Batu Air Mentah

Es batu yang dibuat dengan air mentah biasanya berwarna putih susu. Karena, pembuatan es batu tidak melalui proses perebusan, maka molekul udara terperangkap dalam es sehingga membentuk gelembung keruh. Apakah Anda sudah mengetahui bahwa es batu dengan air mentah bisa menimbulkan bahaya? Menurut penelitian, es batu mentah mengandung bakteri e-coli yang berbahaya bagi pencernaan. Bakteri tersebutlah yang menimbulkan penyakit muntaber. Ketika diserang muntaber, tubuh menjadi lemah karena kurang cairan alias dehidrasi. Kemudian, jika penanganannya dehidrasi kurang cepat akan mengakibatkan penyakit lain yaitu keruskan ginjal.

Itulah perbedaan antara es batu matang yang baik dikonsumsi dengan es batu air mentah yang tidak sehat. Walaupun ada pabrrik es batu yang sengaja memakai air mentah, itu karena mereka memang mendistribusikan es batu untuk mengawetkan makanan atau sekedar mendinginkan minuman kemasan. Biasanya es balok yang didistribusikan pada nelayan-nelayan untuk menjadikan ikan tetap segar saat pengiriman. Hal tersebut memang tidak untuk dikonsumsi.

Sekarang, jangan cuek lagi dengan hal tersebut. Alangkah lebih baiknya jika Anda teliti ketika jajan es dipinggir jalan atau diwarung-warung. Menjaga kesehatan sangatlah pentih untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top