Health

Kekurangan Vitamin D, Kenali Gejala dan Tandanya!

Kekurangan Vitamin D, Kenali Gejala dan Tandanya!

Kondisi kekurangan vitamin D ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Salah satu studi terakhir bahkan menyebut jika kekurangan vitamin D bisa memperburuk gejala Covid-19. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memahami apa saja gejala dari defisiensi vitamin D. Supaya, kita bisa melakukan tindakan pencegahan dan antisipasi sejak dini. 

Vitamin D merupakan vitamin yang sangat penting yang memiliki efek luar biasa pada sejumlah sistem di tubuh. Tak seperti vitamin yang lain, vitamin D berfungsi layaknya hormon, dan setiap sel dalam tubuh memiliki reseptor untuk itu.

Tubuh tak bisa memproduksi sendiri vitamin ini, melainkan harus mendapatkannya dari makanan dan juga sinar matahari. Meski wilayah Indonesia berada di kawasan tropis yang bisa mendapatkan sinar matahari dengan mudah hampir sepanjang tahun. Namun sejumlah studi melaporkan jika sekitar 20-80% penduduk Indonesia yang mengalami defisiensi vitamin D.

Gejala dan Tanda pada Tubuh Ketika Kekurangan Vitamin D

Kebanyakan orang tidak menyadari jika mereka kekurangan vigamin D, karena gejalanya umumnya tidak terlihat jelas. Bahkan, pada sebagian orang tidak memiliki gejala apa pun. Umumnya, untuk mengetahui kondisi kekurangan vitamib D harus dilakukan pemeriksaan darah di laboratorium untuk mengetahui dengan pasti. Namun, ada beberapa tanda yang bisa dikenali dan umum terjadi pada orang yang kekurangan vitamin D. Berikut diantaranya.

1. Kerap Mengalami Infeksi Pernapasan

Vitamin D memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Supaya tubuh tetap kuat dan mampu melawan virus dan bakteri penyebab penyakit. Vitamin D memilki interaksi secara langsung dengan sel-sel yang bertanggung jawab untuk memerangi infeksi. 

Salah satu gejala yang paling umum terjadi ialah tubuh yang lebih rentan terserang infeksi penyakit. Jika Anda kerap terserang penyakit, misalnya pilek atau flu, ini bisa menjadi tanda bahwa kadar vitamin D dalam tubuh cukup rendah.

Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan erat antara defisiensi vitamin D dengan infeksi saluran pernapasan seperti pilek, bronkitis, dan pneumonia. Bahkan sejumlah study juga menyebut, jika tubuh yang kekurangan vitamin D bisa memperburuk kondisi paska terinfeksi virus Covid-19.

2. Mudah Lelah dan Letih

Lelah bisa terjadi karena banyak hal dan salah satu penyebabnya bisa jadi karena kekurangan vitamin D. Sayangnya, gejala ini kerap diabaikan begitu saja. Sebuah study menyebutkan jika rendahnya kadar vitamin D dalam darah bisa menyebabkan kelelahan yang berefek buruk pada kualitas hidup seseorang.

Konsumsi suplemen atau makanan yang mengandung vitamin D sesuai kebutuhan sangat dianjurkan untuk mengurangi masalah defisiensi vitamin D.

3. Nyeri Tulang dan Punggung

Vitamin D juga membantu menjaga kesehatan tulang agar lebih optimal. Yakni dengan jalan memaksimalkan penyerapan kalsium dalam tubuh. Jika Anda kerap mengalami nyeri tulang atau nyeri di bagian punggung bawah, hal ini merupakan tanda jika tubuh kekurangan kadar vitamin D.

Banyak studi menemukan hubungan antara defisiensi vitamin D dan nyeri punggung bawah kronis. Jadi jika Anda kerap mengeluhkan nyeri pada punggung atau tulang belakang, bisa jadi ini karena asupan vitamin D yang kurang memadai.

4. Mudah Depresi

Saat suasana hati mulai mengalami perubahan drastis hingga depresi, ini bisa jadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami defisiensi vitamin D. Sebuah study terpercaya menyebut jika keurangan vitamin D bisa memicu munculnya depresi, terutama pada orang dewasa.

Suasana hati yang berubah-ubah bisa membuat tubuh rentan terserang penyakit. Karenanya, menjaga asupan makanan kaya vitamin D bisa meningkatkan kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Tetapi juga membuat suasana hati tetap terjaga. Namun, depresi juga bisa terjadi karena banyak faktor, kenali penyebabnya agar bisa melakukan antisipasi dengan tepat. 

5. Penyembuhan Luka Lebih Lama

Apakah Anda pernah mengalami luka dan penyembuhannya sangat lama? Hal ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami defisiensi vitamin D. Menurut sebuah penelitian, vitamin D sangat penting dalam meningkatkan produksi senyawa penting dalam proses pembentukan kulit baru sebagai bagian dari proses penyembuhan luka.

Selain itu, vitamin D juga berperan penting dalam mengurangi infeksi dan peradangan yang mendukung proses penyembuhan. Jadi jika tubuh kerap mengalami luka dan sulit sembuh, ini bisa jadi tanda tubuh membutuhkan asupan vitamin D yang lebih dari biasanya.

6. Pengeroposan Tulang

Vitamin D berperan penting dalam penyerapan kalsium dan metabolisme tulang. Banyak orang tua yang didiagnosis menderita pengeroposan tulanercaya jika mereka perlu mengonsumsi lebih banyak kalsium. Namun, bisa jadi tubuh mereka mungkin juga mengalami kekurangan vitamin D.

Kepadatan mineral tulang yang rendah bisa menjadi indikasi bahwa tulang Anda telah kehilangan kalsium dan mineral lainnya. Ini membuat seseorang yang berusia lanjut terutama wanita, memiliki risiko masalah tulang yang lebih tinggi.

Asupan vitamin D yang cukup dalam tubuh, bisa menjadi strategi jitu untuk melindungi massa tulang dan mengurangi risiko msalah tulang lainnya.

Penting Sekali Untuk Mencukupi Kebutuhan Vitamin D dalam Tubuh

Sumber Vitamin D
Sumber Vitamin D

Vitamin D memiliki peran penting dalam mengoptimalkan metabolisme tubuh. Terutama kalsium, kesehatan gigi dan tulang, hingga meningkatkan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, penting sekali untuk selalu memperhatikan kecukupan asupan vitamin D dalam tubuh.

Anda bisa memperoleh vitamin D dengan efektif dan cukup mudah, hanya dari paparan sinar matahari. Sebuah penelitian, menyebutkan jika berjemur di bawah sinar matahari pagi sekitar jam 9 selama kurang lebih 25 menit bisa mencukupi suplai vitamin D harian.

Selain itu, Anda juga bisa memperoleh asupan vitamin D dari makanan. Misalnya saja susu, yoghurt, keju dan bahan makanan yang telah mengalami fortifikasi vitamin D, juga minyak ikan.

Supaya kesehatan tubuh tetap terjaga dan tidak mengalami kekurangan vitamin D, maka pastikan tubuh mendapatkan sinar matahari yang cukup dan asupan gizi yang seimbang. Semoga bermanfaat.

Berita Terkini

To Top
We use cookies to offer you a better browsing experience. If you continue to use this site, you consent to our use of cookies.
We use cookies to offer you a better browsing experience. If you continue to use this site, you consent to our use of cookies.