Health

Tips Berpuasa untuk Ibu Menyusui

Berpuasa saat hamil merupakan sebuah tantangan tapi ternyata berpuasa saat sedang menyusui merupakan tantangan yang lebih besar. Pasalnya, ketika menyusui seorang ibu tak hanya menahan haus dan lapar tapi pada siang hari juga hari memberi ASI sang buah hati sehingga nutrisi yang diserap tubuh dari makanan yang dimakan saat sahur tak hanya membantu ibu untuk bertahan tapi juga harus memastikan asupan ASI untuk sang buah hati cukup. Lalu haruskan seorang ibu menyerah saat berpuasa? Tentu saja tidak berikut adalah tips berpuasa untuk ibu menyusui yang bisa coba Anda terapkan, walaupun memang hal ini kembali bergantung kepada kondisi masing-masing ibu.

Apa Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Berpuasa

Sebelum masuk ke dalam tips berpuasa untuk ibu menyusui, beberapa hal dibawah ini perlu Anda ketahui terlebih dahulu agar Anda paham betapa pentingnya berbuka dan sahur dengan makanan bergizi.

  • Pada saat sahur, tubuh akan mendapatkan asupan nutrisi dari makanan yang Anda makan. Nutrisi tersebut harus lengkap, mulai dari vitamin, mineral, karbohidrat, serat dan air tentunya.
  • Tubuh memerlukan waktu sekitar delapan jam untuk memproses dan menyerap nutrisi dari makanan yang Anda makan saat sahur. Jadi, jika Anda sahur sekitar jam setengah 4 maka tubuh akan memasuki tahap berpuasa pada sekitar jam setengah dua belas siang.
  • Ketika tubuh tak lagi memiliki stok nutrisi untuk menghasilkan tenaga maka tubuh akan menggunakan stok lemak yang ada untuk menghasilkan energi. Kondisi ini akan bertahan sampai akhirnya waktu berbuka.

Jika sudah sampai waktu berbuka maka seperti yang sudah diperintahkan ‘segeralah berbuka’. Mengapa? Karena ditakutkan ketika Anda terlambat berbuka, stok lemak dalam tubuh juga habis dan pada tahap itu tubuh masuk tahap ‘kelaparan’ sehingga untuk bertahan tubuh akan menggunakan stok protein pada otot yang tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan.

Tips Berpuasa untuk Ibu Menyusui

Seperti yang sudah dijabarkan di atas, bayangkan ketika dalam kondisi normal saja sudah berat, bagaimana pada ibu menyusui yang nutrisi tubuhnya tak hanya habis untuk beraktifitas tapi juga untuk menyusui.

  1. Nutrisi Cukup

Makan banyak bukan solusi tapi makanlah makanan yang bernutrisi lengkap dengan rasio 50% karbohidrat, 30% lemak dan sisanya 20% protein. Jadi ibu menyusui tidak boleh malas makan sahur.

  1. Cukup Minum

Dehidrasi adalah masalah utama yang sering dihadapi oleh ibu menyusui. Jadi pastikan setelah berbuka, rutinlah mengkonsumsi air, sampai menjelang tidur dan kemudian minumlah banyak air saat sahur.

  1. Istirahat Cukup

Pada siang hari ketika harus beraktifitas dan menyusui, seorang ibu pasti cepat lelah maka kapanpun ibu merasa lelah harus segera beristirahat.

  1. Pompa ASI Pada Malam Hari

Jika merasa produksi ASI di siang hari berkurang pada saat puasa, sebaiknya pompa ASI pada malam hari untuk kebutuhan ASI bayi di siang hari. Sehingga, seorang ibu dapat meminimalisir waktu memberikan ASI langsung pada siang hari.

  1. Jangan Memaksakan Diri

Hal ini penting, jangan memaksakan diri karena hal ini hanya akan membahayakan kesehatan sang ibu. Lagi pula dalam Islam tidak ada pemaksaan dalam hal ini, seorang ibu menyusui bahkan diijinkan untuk tidak menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan cara menggantinya di lain waktu.

Perlu dicatat bahwa kondisi setiap ibu berbeda, sebaiknya sebelum mulai berpuasa, konsultasikan terlebih dahulu kondisi Anda ke dokter.

Intinya, berpuasa di bulan Ramadan oleh seorang ibu menyusui harus dimulai dari niat. Tanpa niat semuanyakan akan sia-sia. Jadi jika Anda sedang aktif menyusui dan ingin berpuasa, niatkan terlebih dahulu bahwa Anda akan melakukan sebaik-baiknya agar Anda dapat menyusui dengan nyaman dan berpuasapun tidak terkendala.

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Keutamaan Puasa Ramadhan 30 Hari - LoperOnline.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top