Health

Wajib Tahu, Inilah Bahaya Menyimpan Ponsel Di saku

Wajib Tahu, Inilah Bahaya Menyimpan Ponsel Di saku

Menyimpan ponsel (telepon selular) di saku sepertinya sudah menjadi kebiasaan semua orang. Alasan yang paling simple biasanya karena ponsel hampir setiap saat dibutuhkan. Dan menyimpan di saku adalah ide yang tepat agar ponsel dapat digunakan dimana dan kapan saja, tanpa perlu mengacak-acak semua isi tas untuk menemukan ponsel kesayangan.

Tapi kini ada satu alasan mengapa kamu harus meninggalkan kebiasaan menyimpan ponsel di saku. Bukan hanya karena ponsel bisa rusak, tapi bahaya menyimpan ponsel di saku jelas lebih dari itu. Apa sih bahaya menyimpan ponsel di saku?

Menurut seorang ilmuwan Amerika, dokter Devra Davis, kebiasaan menyimpan ponsel di saku bisa berdampak buruk pada kesehatan. Selama bertahun-tahun Dr Davis mempelajari efek radiasi ponsel dan berkesimpulan bahwa ponsel kesayanganmu itu bisa lebih banyak membawamu ke zona berbahaya ketimbang zona kebaikan.

Menurut Dr Davis, radiasi ponsel selain dapat merusak DNA, ternyata juga dapat mempengaruhi kesuburan pria dan mengubah metabolisme otak. Para pria yang terbiasa menyimpan ponsel di saku dan menggunakannya secara terus menerus selama 5 hari, akan mengalami penurunan kesuburan sekitar 19 persen dari sebelumnya.

Sedangkan bagi wanita hamil, menyimpan ponsel di saku atau dekat perut akan berakibat tidak baik bagi janin dalam kandungan. Yaitu mempengaruhi daya ingat bayi, gangguan perkembangan otak, hiperaktivitas dan gangguan perilaku.

Radiasi ponsel juga bisa berdampak tidak baik bagi anak-anak. Terlebih jika anak-anak sudah dibiasakan menggunakan ponsel secara bebas tanpa mengenal waktu. Radiasi gelombang elektromagnetik ini dalam jangka panjang dapat mengganggu otak dan perilakunya.

Bahaya Menyimpan Ponsel Di saku

Dalam pembicaraan di National Institute of Environmental Health Sciences, North Carolina, Amerika Serikat, Dr Davis mengaku prihatin atas tren diantara wanita saat ini yang lebih suka menyimpan ponsel di dalam bra, bahkan muncul ikat kepala yang bisa juga untuk menyimpan ponsel. Padahal radiasi ponsel tersebut dapat berpengaruh pada organ tubuh dan fungsi otak.

Dr Davis juga menceritakan tentang kasus tumor payudara yang terjadi pada seorang wanita muda. Dimana letak tumor itu persis di area tempat ia biasa meletakkan ponsel di dalam bra. Yang lebih mengerikan lagi, tumor itu berbentuk seperti ponselnya!

Penelitian lebih lanjut juga menyatakan bahwa menyimpan ponsel di dalam saku dapat melemahkan daerah panggul serta mengurangi kepadatan tulang.

Meski berbagai perusahaan besar di dunia yang memproduksi ponsel sudah melakukan serangkaian tes untuk mengukur tingkat radiasi pada setiap ponsel yang dihasilkannya, namun kita harus tetap waspada akan bahaya radiasinya bagi kesehatan. Karena tidak menutup kemungkinan sebuah handphone masih memiliki efek radiasi yang berdampak buruk dalam jangka panjang.

Nah, buat kamu yang masih hobi menyimpan ponsel di saku atau bahkan di bra, mungkin sudah waktunya untuk meninggalkan kebiasaanmu itu mulai sekarang. Setidaknya simpanlah di dalam tas yang lebih aman dari paparan radiasi ke tubuh.

Sebuah saran dari para ahli, usahakan pula saat menelepon telinga tidak sejajar dengan organ jantung. Karena organ jantung di sebelah kiri, usahakan menelepon di telinga kanan. Ini akan memperkecil resiko gangguan jantung karena paparan gelombang elektromagnetik dari ponsel pintar.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top