Health

Waspada!! 7 Tanda Bahaya di Masa Hamil

Tanda Bahaya di Masa Hamil

Di masa hamil ada beberapa gejala atau tanda yang patut diperhatikan oleh bumil maupun suami, jika hal itu terjadi kemungkinan besar itu tanda bahwa ibu hamil butuh pertolongan medis segera.

Jangan panik! Jika ditemui gejala atau tanda-tanda seperti berikut ini, disarankan untuk segera konsultasikan atau bawa ke dokter.

Tanda Bahaya di Masa Hamil
Tanda Bahaya di Masa Hamil

Tanda Bahaya di Masa Hamil

1. Perdarahan pada usia kehamilan berapapun; perdarahan hebat disertai kram juga bisa menjadi tanda keguguran pada trimester pertama atau awal trimester kedua. Bawa segera ke dokter.

2. Mual dan muntah parah hingga calon ibu tidak dapat memakan atau menahan makanan apa pun di dalam perut. Risikonya antara lain dehidrasi dan kekurangan gizi, yang bisa berakibat kelahiran cacat atau prematur. Segera konsultasikan ke dokter.

3. Penurunan gerakan janin. Sebagai panduan umum, jika terjadi kurang dari 10 gerakan dalam 2 jam pada kehamilan minggu ke-26 atau lebih, artinya kondisi janin tidak normal. Konsultasikan ke dokter.

4. Kontraksi dini, terutama pada trimester ketiga. Kontraksi bisa menjadi pertanda

kelahiran sebelum waktunya, biasanya terjadi dengan interval 10 menit atau kurang dan intensitasnya semakin meningkat. Bedakan dengan tanda kelahiran palsu (false labor), di mana frekeunsi konstraksi tidak bisa di prediksi, tidak ritmis atau teratur, intensitasnya tidak meningkat dan biasanya akan menghilang dalam waktu sekitar satu jam setelah calon ibu minum.

5. Air ketuban pecah. Apabila ditemui cairan bening mengalir dari jalan lahir, segera cek apakah cairan tersebut air ketuban atau air seni. Cara memastikannya mudah. Jika calon ibu dalam posisi buang air cairan tidak berhenti mengalir, maka bisa dipastikan ketuban telah pecah. Segera temui dokter.

6. Sakit kepala yang menetap selama beberapa jam, sakit perut hebat, gangguan penglihatan dan pembengkakan selama trimester ketiga. Semua gejala ini bisa menjadi tanda terjadinya preeklampsia. Pertanda lainnya adalah tingginya tekanan darah dan adanya protein di dalam air seni, yang biasanya terjadi setelah kehamilan minggu ke 20.

7. Gejala flu, termasuk demam, batuk–batuk, tenggorokan nyeri, hidung berlendir, bersin–bersin, mual, muntah dan diare. Jika ibu hamil mengalami demam dengan suhu diatas 38°C (101°F), kemungkinan besar terjadi infeksi. Segera ke rumah sakit.

Baca Juga : Mengenal 10 Tanda Awal Kehamilan

Itulah 7 tanda atau gejala yang patut diwaspadai, semoga artikel ini meningkatkan pengetahuan Anda mengenai peran suami saat kehamilan istri dan seputar kesehatan masa hamil. Selamat menjadi suami siaga!

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top