Health

Waspadai Racun Tersembunyi Dalam Makanan Dan Minuman Yang Kita Sukai

Apakah Anda pernah mendengar istilah bahwa ‘manusia adalah pemakan segala’? Hal ini menimbulkan pemikiran bahwa kita manusia adalah makhluk yang sering mengabaikan naluri dasar untuk bertahan hidup, meskipun di sisi lain kita juga mampu berpikir dan mengakali segala hal yang mengandung unsur negatif dalam hal ini adalah makanan, menjadi sesuatu yang dapat kita konsumsi. Memang, kita dapat melakukan banyak hal luar biasa diatas makhluk-makhluk yang lain seperti misalnya dapat melakukan ultra marathon melintasi gurun, atau mencoba mengalahkan rekor dalam menyelam. Namun ada kalanya kita justru dikalahkan oleh diri kita sendiri, dimana kita mengkonsumsi bahan makanan dan minuman yang menyembunyikan racun. Sebaiknya waspadai atau jangan telalu banyak mengkonsumsi beberapa bahan makanan dan minuman berikut ini

Biji Buah-buahan

Tahukah Anda bahwa biji dari buah-buahan yang sering kita konsumsi seperti apel, pir, ceri dan lainnya mengandung hydrogen sianida? Bahan ini juga dikenal dengan sebutan asam prussic. Besaran jumlahnya berkorelasi dengan tipe dan tingkat kematangan buah. Bahan ini adalah senyawa kimia yang sangat berbahaya dan beracun, serta dapat merusak kesehatan kita. Senyawa ini bisa beracun bahkan dalam porsi kecil saja, sehingga disarankan untuk menghindari biji buah saat mengkonsumsi buah-buahan yang Anda sukai.

Daun Rhubarb

Rhubarb adalah tumbuhan semacam pohon keladi atau talas. Bagian batangnya mengandung vitamin C, B-Kompleks, vitamin K, kalium, kalsium, mangan dan banyak bahan lain yang menyehatkan selain ia mengandung antioksidan yang tinggi, serta rendah lemak dan kalori. Hal ini membuat batang rhubarb sering dikonsumsi dan dijadikan bahan untuk pembuatam kue, salad atau sup.

Namun jangan sekali-kali mengkonsumsi bagian daunnya. Daun rhubard mengandung unsur asam oksalat dalam jumlah yang besar, sehingga sangat beracun. Senyawa ini sering dimanfaatkan dalam usaha budidaya lebah madu dan industry tekstil untuk keperluan pemutihan bahan baju dari kulit.

Buah Pala

Salah satu bahan rempah-rempah ini cukup populer. Ia memiliki efek antibakteri dan memiliki khasiat dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Ia juga berguna untuk pengenduran otot yang kaku pada tubuh manusia. Namun para ahli menyarankan untuk mengkonsumsinya dalam jumlah kecil saja karena bahan rempah ini dapat menimbulkan efek halusinasi. Jika dikonsumsi sebanyak 5,9 gram maka akan menyebabkan keram, sementara itu 8,8 gram darinya akan menginduksi serangan epilepsi. Sering mengkonsumsinya dan dalam jumlah besar dapat menyebabkan kematian.

Kacang Mede

Mungkin banyak diantara kita yang gemar mengkonsumsi kacang mede dan hampir selalu ada pada saat perayaan hari besar agama seperti misalnya Idul Fitri. Namun perlu Anda ketahui bahwa pohon jambu monyet adalah satu family dengan poison ivy, Anacardiaceae. Getah jambu monyet beracun dan berbahaya bagi manusia. Biji jambu monyet terletak pada cangkang yang tebal, terletak pada buahnya. Cangkang tersebut adalah sumber racunnya. Biji ini dikelilingi cangkah ganda yang mengeluarkan getah tersebut. Di dalamnya mengandung Cashew Nut Shell Liquid (CNSL), yang berupa getah tadi. Getah ini dapat menimbulkan iritasi kulit, pembengkakan dan peradangan.

Namun, kendati jambu monyet memiliki getah yang beracun, menkonsumsi kacang mede cukup aman, kecuali bagi Anda yang memang alergi terhadap kacang mede. Dengan memperhatikan pengolahannya serta menghindari dan membersihkan getah yang menutupi bijinya, maka kacang mede aman dikonsumsi.

Kacang Almond Pahit

Kacang almond populernya memiliki dua jenis, yaitu yang manis yang telah diproses dan yang pahit adalah yang masih mentah. Almond manis yang biasanya dikonsumsi langsung sedangkan yang pahit biasanya digunakan untuk minyak almond.  Almond dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kita, namun juga ternyata menyimpan unsur negatif. Kacang almond pahit yang belum diproses mengandung unsur hidrogen sianida yang cukup tinggi. Ia memiliki kadar unsur tersebut 24 kali lebih banyak daripada yang manis atau yang telah melalui proses masak. Sebelum dikonsumsi, almond harus melalui proses pemanasan pada suhu tertentu untuk menghilangkan racun dan bakterinya

Madu Mentah

Agak mengejutkan namun ternyata benar adanya. Sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi madu mentah tanpa melewati proses pasteurisasi untuk menghilangkan dan membunuh racun. Madu yang belum melewati proses tersebut sering mengandung racun yang disebut grayanotoxin. Mengkonsumsi grayanotoxin dapat mengakibatkan pusing, kelelahan, keringan berlebih, mual dan muntah. Kondisi ini dapat berlangsung hingga 24 jam. Mengkonsumsi dalam jumlah besar sangat beresiko dan membahayakan.

Minuman Berkarbonasi

Minuman berkarbonasi atau minuman bersoda sudah kita kenal bukanlah minuman sehat. Dalam satu botol minuma bersoda mengandung lebih dari sepuluh sendok gula. Yang perlu juga Anda ketahui adalah jika kita memasukkan unsur gula berlebih ke dalam tubuh kita, maka akan menciptakan insulin berlebih. Jika terlalu sering mengkonsumsinya maka Anda beresiko menderita diabetes atau bahkan kanker, karena zat pewarna pada minuman berkarbonasi meningkatkan resiko kanker sebesar 58%.

Keripik Kentang Kemasan

Makanan ringan ini sering sekali kita konsumsi. Meskipun terbuat dari kentang namun bahan-bahan yang lain turut serta bergabung dalam proses pembuatannya. Bahan-bahan lain yang ikut serta dalam pembuatan kripik kentang kemasan biasanya adalah mengandung komponen rekayasa genetika. Dan elemen yang paling berbahaya yang digunakan biasanya adalah senyawa karsinogenik bernama akrilamida.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top