Inspirasi

Aku Ingin Berbicara Tentang Kesedihan

Aku Ingin Berbicara Tentang Kesedihan

Aku Ingin Berbicara Tentang Kesedihan – Setiap orang pernah mengalaminya-aku juga, tetapi setiap orang punya cara berbeda untuk menghayatinya. Dan penghayatan yang kulakukan sederhana saja, menahan sekuat mungkin agar air mataku tak menetes agar tak dilemahkan keadaan. Meski menyesak di dada, namun menguatkan diri sendiri kurasa pilihan bijaksana.

Kesedihan bisa jadi cara yang disediakan Tuhan agar bisa bersyukur dalam menjawab tantangan hidup sesulit apa pun. Bukankah kesulitan diberikan sesuai dengan kemampuan umat-Nya. Jadi, pendewasaan hidup salah satunya diukur dari seberapa besar persoalan-persoalan kehidupan yang mampu kita pecahkan dengan tenang, sabar dan percaya bahwa seburuk apa pun penderitaan yang saat ini dirasa akan berakhir suatu ketika nantinya.

Menangis itu baik sebenarnya, sebab air mata ialah doa peneduh cinta. Pada tiap tetesnya ada cerita yang tak mampu dibahasakan dengan kata-kata.

Namun membiarkan diri menderas tetes air mata kadangkala membuat jiwa lemah, seringkali menyerah dan memilih pasrah pada keadaan; pada kekalahan! Padahal setiap musibah hanyalah jalan untuk mencintai-Nya lebih tekun, sebab kadang Tuhan menyengaja memberi teguran dikarenakan kita kerap terlupa untuk bersetia dalam kebaikan takwa.

Penderitaan itu bahasa yang paling romantis, setiap menderita akan memunculkan sisi kelembutan yang cenderung sensitif dan begitu terlihat sentimentil bahkan menjurus pada feminisme.

sedih

Baca Juga : Lenyapkan Kesedihan dengan Hal Berikut

Tetapi di balik itu ada pengaruh besar dalam pembangunan karakter, sebab seseorang yang mampu bangkit dari penderitaan untuk berlari sekencang-kencangnya menuju kebahagiaan ialah seseorang yang sadar bahwa kebahagiaan itu hak setiap orang dan oleh karenanya patut diperjuangkan dengan sedemikian rupa.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top