Inspirasi

Jangan Jadi Pecinta Dungu

Jangan Jadi Pecinta Dungu

Seorang pecinta yang dungu akan menjalankan perintah pacarnya dan menjauhi segala larangannya. Lama-lama hal yang demikian sangat menggelikan, sebab seolah-olah ujaran pacar derajatnya sama dengan perintah Allah Ta’ala. Bahkan sering terjadi, ujaran pacar lebih dipatuhi daripada perintah Sang Maha Kuasa. Misalnya saat pacar memerintahkan agar mencium diberikan, memerintahkan agar dandan yang seksi sebelum mojok di malam Minggu diberikan, bahkan tak jarang memerintahkan agarmemberi kepuasan seksual juga diangguk kepala dengan penuh kepatuhan.

Padahal Tuhan memerintahkan agar menjauhi segala macam zina. Jika demikian, maka buat yang pacaran jangan-jangan telah bersaksi bahwa tiada yang patut disembah melainkan pacar. Bukankah itu serupa menciptakan berhala, sesembahan selain Allah Ta’ala, sehingga iman kepada pacar dengan membabi buta menjadi salah satu bentuk penyimpangan beragama yang menyebabkannya mendustai kebenaran yang tertuang dalam Al-Qur’an dan hadits.

Beriman kepada pacar kerap membuat seorang pecinta hilang kewarasannya. Kesadarannya lumpuh karena pengaruh ajaran sesat yang memenuhi jiwa. Ibadahnya bukan lagi sholat, puasa, dan haji tetapi sudah menjadi ritual birahi, peluk-cium sana-sini, hingga bersenggama di luar nikah tanpa kendali Padahal ritual syahwat itu benar-benar ajaran sesat, tapi anehnya banyak umat yang merasa biasa-biasa saja menjalankannya tanpa merasa berdosa.

Bila kedudukan pacar sudah begitu berkuasa, maka ajaran agama menjadi nomor ke sekian. Alasannya dalam cinta perlu pengorbanan, tetapi kalau sudah menuhankan pacar itu jelas bukan pengorbanan melainkan bunuh diri secara terencana. Bila pacarmu punya otak, tentu tak akan merusakmu hingga menjadi golongan umat yang bejat. Harusnya sadar, jagoan cinta itu bukan yang cuma mahir mengajak pacaran tetapi yang siap bertanggungjawab untuk menyempurnakan separuh agama melalui pernikahan. Jadi, silakan merenungkan apakah kamu masih dalam golongan hamba-hamba yang bejat dan tersesat akibat ajaran syahwat?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkini

To Top
We use cookies to offer you a better browsing experience. If you continue to use this site, you consent to our use of cookies.
We use cookies to offer you a better browsing experience. If you continue to use this site, you consent to our use of cookies.