Inspirasi

Tinggalkan Segera Orang yang Suka Berdebat

Tinggalkan Segera Orang yang Suka Berdebat

Ini adalah termasuk perkara yang paling penting, yaitu hendaknya seseorang berada di atas jalan Salaf yang salih pada semua bab-bab agama yaitu tauhid, ibadah, muamalah, dan selainnya.

Demikian juga hendaknya dia meninggalkan perdebatan dan berbantah-bantahan, kerana perdebatan dan berbantah-bantahan adalah pintu yang akan menutupi jalan kebenaran.

Jadi perdebatan dan berbantah-bantahan akan menyeret seseorang untuk berbicara hanya kerana ingin membela dirinya saja. Bahkan walaupun kebenaran telah jelas baginya, engkau akan menjumpai orang yang suka berdebat akan tetap mengingkarinya, atau dia akan menta’wil atau menyimpangkan maknanya dengan cara-cara yang dibenci demi membela dirinya dan untuk memaksa orang yang tidak sependapat dengannya agar menerima ucapannya.

Jadi jika engkau menemui pada saudaramu mendebat dan membantah secara membabi buta ketika kebenaran telah jelas, maka hendaknya engkau lari darinya sebagaimana engkau lari dari singa.

Maksudnya kebenaran telah jelas, tetapi dia enggan mengikutinya. Maka ketika itu hendaknya engkau lari darinya sebagaimana engkau lari dari singa, dan katakan kepadanya: “Cukup sampai di sini!” Dan tinggalkan dia!

JANGAN BERDEBAT DENGAN ORANG BODOH

Perdebatan sering terjadi diantara manusia, apakah di antara sesama teman sekolah, teman kerja, diantara tetangga, sesama teman organisasi, bahkan diantara sesama anggota keluarga. Perdebatan bukan saja terjadi di dunia nyata tapi juga di dunia maya.

Walaupun perdebatan di benarkan dalam Agama, ada juga perdebatan yang tidak di benarkan. Diantaranya adalah berdebat dengan orang-orang bodoh. Sehingga para Ahli Agama memperingatkan untuk tidak berdebat dengan mereka.

Berdebat dengan orang-orang bodoh tidak akan mendatangkan manfa’at, karena orang bodoh tujuan berdebat bukan untuk mencari kebenaran. Tapi untuk pembenaran untuk menang-menangan. Sehingga tidak heran kalau melihat orang bodoh menunjukkan prilaku buruk dalam berdebat.

Berdebat dengan orang-orang bodoh hanya akan menjadi debat kusir kesana kemari yang tidak akan ada ujungnya.

debat kusir
Debat Kusir

Berdebat dengan orang-orang bodoh hanya akan menjadikan waktu terbuang sia-sia. Berdebat dengan orang bodoh juga bisa kewalahan dengan pertanya’an-pertanya’an dan bantahan-bantahan bodohnya. Karena orang-orang bodoh memang tidak mengerti permasalahan yang sebenarnya.

“Apabila orang bodoh mengajak berdebat denganmu, maka sikap yang terbaik adalah diam, tidak menanggapi”


“Apabila kamu melayani, maka kamu akan susah sendiri. Dan bila kamu berteman dengannya, maka ia akan selalu menyakiti hati”.


“Apabila ada orang bertanya kepadaku, jika ditantang oleh musuh, apakah engkau diam ?, Jawabku kepadanya : Sesungguhnya untuk menangkal pintu-pintu kejahatan itu ada kuncinya”

“Sikap diam terhadap orang bodoh adalah suatu kemulia’an. Begitu pula diam untuk menjaga kehormatan adalah suatu kebaikan”.

Apakah kamu tidak melihat bahwa seekor singa itu ditakuti lantaran ia pendiam ? Sedangkan seekor anjing dibuat permainan karena ia suka menggonggong ?

Imam Syafi’i

Menghindari perdebatan dengan orang-orang bodoh adalah sikap yang benar dan merupakan sikap hidup dari orang-orang bijaksana.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top