Life

5 Tentang Partai Komunis China yang Anggotanya Dirahasiakan

5 Fakta Partai Komunis China

Partai Komunis China (PKC) baru saja menggelar kongres pada Minggu (16/10/2022) kemarin. Partai ini telah berusia lebih dari satu abad, namun masih menyisakan banyak misteri.

Sejumlah pihak bahkan menyebutnya sebagai salah satu organisasi tertutup di dunia. Berikut ini beberapa fakta yang tidak banyak diketahui terkait Partai Komunis China.

1. Tidak Pernah Mengungkap Anggotanya

PKC mengklaim mempunyai 95,1 juta anggota. Namun, daftar lengkap pengikutnya itu tidak pernah dirilis ke publik. Lebih rinci, 41 juta anggota PKC merupakan profesional, pengusaha hingga selebritas. Sementara 19 juta lainnya adalah pension kader.

Organisasi di China ini bahkan menjadi partai terbesar nomor dua setelah Partai Bharatiya Janata (BJP), yang dipimpin oleh Perdana Menteri India Narendra Modi, dengan pengikut sekitar 25,8 juta.

2. Sumber Pendanaan Partai

Anggaran PKC secara resmi juga tidak pernah diungkap ke publik. Kekayaan para pemimpin partai juga merupakan isu sensitif di Negeri Tirai Bambu.

Selain itu, gaji dan tunjangan para pemimpinnya juga tidak diketahui. Sejauh ini hanya diketahui bahwa anggota PKC menyumbangkan 2% dari total pendapatannya ke kas partai. Dalam laporan sebuah jurnal disebutkan bahwa kontribusi PKC pada tahun 2015 mencapai 7,08 miliar yuan atau sekira Rp15 triliun. Namun, angka ini disebut lebih sedikit dari total pendapatan Partai Komunis China.

Partai ini diklaim sebagai kepala kerajaan finansial yang mengendalikan hotel, perusahaan hingga pabrik.

3. Korban Ambisi PKC

Menurut ahli, sekitar 40-70 juta warga China tewas akibat kebijakan partai ini sejak menguasai negara tersebut pada 1949.

Salah satunya dikarenakan kebijakan ekonomi era Mao Zedong. Kebijakan tersebut dianggap gagal karena menyebabkan jutaan warga kelaparan hingga meninggal dunia.

Lihat Juga: Sejarah Konflik China dan Taiwan yang Kini Kembali Menghangat

Ambisi PKC lainnya yang menelan banyak korban jiwa yaitu dituding melegalkan praktik pengambilan organ tubuh para tahanan dan anggota kelompok Falun Gong secara paksa. Tetapi, Beijing selalu menolak tuduhan tersebut.

4. Cara Partai Komunis China Menyingkirkan Musuh

PKC mengontrol banyak aspek kehidupan di China, mulai dari pemerintahan hingga konten yang dapat diterima warganya.

Sikap tersebut seringkali memicu pertentangan dari masyarakat. Meski begitu, PKC menerapkan aturan keras agar mereka tetap berkuasa. Bahkan, ratusan ribu aktivitas, pengacara hingga pembela hak asasi manusia telah ditangkap dan ditahan oleh pihak berwenang China.

Selain itu, tidak sedikit pejabat internal partai yang dipaksa bungkam atau dihilangkan karena dianggap menjadi ancaman kepemimpinan partai.

Sejak dipimpin Presiden Xi Jinping, ruang gerak sepertinya semakin diperketat. Pada 2015 lalu, lebih dari satu juta orang pejabat mendapatkan hukuman akibat korupsi. Sejumlah pengamat menilai Xi melakukan tindakan tersebut sebagai upaya untuk melenyapkan musuhnya.

5. Pertemuan Selalu Digelar Tertutup

Sebagian besar pertemuan Partai Komunis China, termasuk kongres lima tahunan, digelar tertutup tanpa diliput media. Hasil rapat juga baru akan dirilis oleh media pemerintah setelah pertemuan selesai.

Setiap pertemuannya pun terlihat satu suara dan tidak ada perbedaan pendapat. Namun, beberapa ahli politik China mengatakan mungkin tetap ada perdebatan, namun tidak pernah diungkapkan ke publik.

“Menyembunyikan ketegangan internal memungkinkan PKC menampilkan citra baja kepada musuh-musuhnya dan masyarakat China,” kata pengamat politik China dari Universitas Baptistan Hong Kong, Jean-Pierre Cabestan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top