Life

8 Sinyal Stres yang Sering Diabaikan

Tanpa disadari, kita banyak melewati hal yang membosankan dan tidak menyenangkan. Seperti rutinitas, pekerjaan yang menumpuk, jalanan macet dan segudang masalah lainnya. Ada kalanya tubuh mampu menahan semua itu. Namun lama kelamaan, semua itu bisa menjadi beban yang menumpuk hingga berakhir pada rasa stres.

Jika Anda mengalami pusing atau tubuh terasa tidak enak, bisa saja itu bukan karena Anda sakit. Bisa saja, justru pikiran Anda yang sedang bermasalah. Stres memang sering kali tidak mudah disadari. Anda berpikir Anda baik-baik saja, namun ternyata tubuh dan pikiran Anda sedang mengalami stres.

Stres tentu berakibat buruk pada kesehatan mental maupun fisik. Sebelum terlambat, Anda perlu tahu tanda-tanda stres agar Anda dapat dengan cepat menanganinya. Berikut 8 sinyal stres yang sering diabaikan padahal membahayakan bagi Anda.

Hilang Minat

Dulunya senang membaca, sekarang tidak. Dulunya senang menonton film, sekarang keluar rumah saja malas. Jika Anda mengalami hal-hal itu, Anda kehilangan minat pada apa-apa yang Anda sukai, bisa jadi Anda sedang stres.

Kehilangan minat secara tiba-tiba dan tanpa alasan wajib Anda waspadai. Itu bisa jadi pertanda bahwa mood Anda sedang dalam kondisi buruk sehingga apa-apa yang dulu menyenangkan tiba-tiba terasa membosankan.

Tidak Memedulikan Penampilan

Jika Anda biasa keluar rumah dengan baju dan dandanan rapi namun sekarang tidak, bukan berarti Anda tiba-tiba menjadi pribadi yang malas dan jorok, melainkan karena Anda tidak peduli lagi pada penampilan Anda.

Padahal sebelumnya, berdandan ketika keluar rumah adalah hal yang menyenangkan bagi Anda. Namun entah mengapa tiba-tiba melakukan hal-hal kecil speerti itu saja terasa berat dan membebani. Waspada, Anda mungkin sedang mengalami stres.

Asam Lambung Naik

Terutama bagi penderita maag, naiknya kadar asam lambung dalam tubuh merupakan salah satu ciri tubuh anda mengalami stres. Jika Anda sakit maag tiba-tiba padahal menerapkan pola makan teratur dan tidak memakan makanan pedas, bersantan dan makanan tidak sehat lainnya, maka bisa jadi Anda sedang mengalami stres.

Beristirahatlah sejenak dari rutinitas atau apa-apa yang membuat Anda banyak pikiran. Minum obat maag Anda atau segera berkonsultasi dengan dokter jika sakit dirasa semakin parah.

Bertambahnya Timbunan Lemak di Perut

Dalam berbagai kasus, efek stres kepada tubuh seseorang berbeda-beda. Ada yang tidak nafsu makan saat sedang stres, ada juga yang sebaliknya, malah nafsu makannya bertambah dan bawaan ingin ngemil meningkat.

Pada kasus yang kedua, nafsu makan bertambah saat sedang stres bisa jadi dipicu karena hormon adrenalin dan kortisol dalam tubuh meningkat sehingga membuat penderitanya selalu kelaparan.

Nafsu makan yang meningkat secara tiba-tiba menimbulkan timbunan lemak di perut. Cobalah mengalihkan stres dan keinginan makan lebih banyak itu dengan berolahraga secara ringan namun teratur. Selain menyehatkan, olahraga juga bisa membantu Anda meluruhkan lemak di perut.

Munculnya Jerawat

Hormon stres dapat merangsang kelenjar minyak dalam kulit sehingga berakibat pada timbulnya minyak berlebih, lalu pori-pori tersumbat sehingga muncullah jerawat. Apalagi untuk orang-orang yang malas mencuci muka dan merawat kulit, jerawat akan mudah muncul ketika sedang stres. Sembuhkan jerawat dengan cara yang tepat karena jerawat yang timbul akibat stres biasanya akan sulit hilang atau malah membekas.

Nyeri Punggung dan Sakit Rahang

Jika Anda masih muda namun sering mendapat keluhan nyeri pinggang, coba perhatikan lagi, apa Anda sedang mengalami stres? Pikiran dan rasa tertekan yang memicu stres dapat menyebabkan tekanan darah tidak normal. Tekanan darah tersebut mampu membuat otot-otot tubuh menegang, terutama di bagian punggung. Hal itulah yang mengaitkan antara stres dan nyeri punggung.

Selain itu, salah satu gejala Anda mengalami stres adalah dengan munculnya nyeri rahang. Tekanan yang ada tanpa sadar membuat Anda tidur sambil menggerutukkan gigi sehingga ketika bangun, Anda mengalami sakit rahang.

Jam Tidur Berubah

Sebagian orang mengalami susah tidur ketika sedang banyak pikiran. Namun, beberapa orang bisa saja menjadi tidur lebih banyak. Banyak tidur ketika stres adalah cara tubuhmu mencari ketenangan meski sebenarnya tidak pulas benar, malah cenderung bermimpi buruk. Saat stres hormon adrenalin dalam tubuh meningkat, hal itulah yang membuat Anda ingin tidur lebih lama.

Merasa Kesepian

Saat stres, tubuh Anda mengalami dilema. Inginnya menyendiri dan menghindar dari berinteraksi dengan orang banyak, namun di satu sisi Anda merasa kesepian. Sepi yang Anda rasakan biasanya melebihi kesepian biasa. Saat bersamaan Anda juga merasa malas untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi kepada orang-orang di sekitar Anda. Jika Anda merasa kesepian dan ingin menyendiri sekaligus, bisa jadi Anda sedang mengalami stres.

Jika Anda mengalami beberapa tanda di atas, sebaiknya jangan memaksakan diri. Coba beristirahat sejenak dan carilah cara untuk menenangkan kembali pikiran Anda. Ingat, stres tidak hanya merusak kesehatan mental namun juga tubuh Anda. Demikian, semoga bermanfaat.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top