Life

8 Tanda Utama Ketika Kondisi Keuangan Anda Dalam Bahaya

Pernah mendengar istilah “Must to Have or Nice to Have”? Jika iya tentunya Anda sudah paham bahwa tidak mudah memang untuk mengatur keuangan rumah tangga.  Sayangnya beberapa orang terlalu cuek dengan tabungan dan menganggap bahwa selama mereka masih dapat bekerja dan menghasilkan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Well, Anda tidak pernah akan tahu dan menyiapkan tabungan cadangan, tabungan pensiun dan tabungan pendidikan anak adalah hal prioritas dan jikalau terjadi hal-hal berikut ini itu artinya kondisi keuangan Anda kemungkinan besar sedang dalam bahaya.

  1. Anda tidak lagi mengetahui jumlah hutang kartu kredit Anda yang Anda hanya tahu bahwa selama Anda masih bisa menggunakannya berarti Anda masih mampu membayarnya.
  2. Sejarah kredit Anda sudah melewati batas sehingga tidak memungkinkan lagi bagi Anda untuk mengajukan kredit. Kondisi ini sangatlah berbahaya walaupun mungkin Anda masih merasa cukup.
  3. Semua barang yang Anda miliki masih memiliki hutang kredit. Rumah masih kredit, mobil masih kredit bahkan beberapa peralatan elektronik di rumah Anda masih kredit. Walaupun saat ini Anda merasa nyaman tapi hal ini justru sangat berbahaya untuk kondisi keuangan Anda di masa depan karena gaji saat ini habis hanya untuk membayar cicilan sehingga terlambat merencanakan tabungan masa depan.
  4. Memiliki tabungan darurat sangatlah penting karena Anda tidak pernah tahu apa yang bisa saja terjadi dengan keuangan Anda. Kebanyakan orang bergantung pada limit kartu kredit mereka tapi hal ini justru memberikan masalah baru dikemudian hari. Jika saat ini Anda tidak memiliki tabungan darurat maka kondisi keuangan Anda termasuk dalam kondisi bahaya.
  5. Jika setiap bulan Anda sudah mulai menerima telpon tagihan itu artinya ada yang salah dengan kemampuan Anda mengatur keuangan karena jika memang keuangan Anda dalam kondisi baik, tidak perlu ada panggilan telpon menagih kredit dan hutang-hutang Anda, harusnya Anda memprioritaskan pendapat Anda untuk melunasi kewajiban-kewajiban tersebut terlebih dahulu.
  6. Karena alasah ‘tidak cukup’ maka Anda mulai mengutak atik dana pensiun atau bahkan malah berhutang gaji. Well, jika demikian mulailah untuk belajar menentukan prioritas agar Anda dapat segera mengatasi situasi genting ini karena jika bicara cukup atau tidak, untuk memenuhi keinginan Anda memang tidak akan ada kata cukup, jadi belajarnya untuk mementingkan kebutuhan utama dari pada mengikuti keinginan.
  7. Seperti yang sedikit disinggung di poin nomer 3, kehidupan ‘nyaman’ Anda ternyata masih bergantung pada kredit. Hitungan secara kasarnya adalah kondisi keuangan Anda sudah berada di ambang bahaya jika lebih dari 30% gaji Anda perbulan dihabiskan hanya untuk membayar hutang-hutang kredit, baik itu kredit rumah, mobil atau yang lainnya. Sayangnya, kebanyakan orang lebih suka mengambil kredit maksimal yang ditawarkan oleh bank padahal belum tentu sesuai dengan kemampuan finansial Anda yang sebenarnya.
  8. Jika Anda adalah salah satu dari orang yang menggunakan kartu kredit sebagai gaya hidup maka Anda bukanlah orang yang cukup baik dalam mengelola keuangan. Kartu kredit memang memudahkan tapi jika tidak hati-hati bisa menjadi bom waktu di kemudian hari.

Walaupun saat ini sistem kredit yang ditawarkan terlihat menggiurkan dan bahkan terkesan meringankan, percayalah di kemudian hari Anda mungkin akan menyesalinya karena biar bagaimanapun menabung dan membiasakan diri untuk membeli barang secara tunai jauh lebih dianjurkan walaupun keinginan Anda akan membutuhkan waktu lama untuk terpenuhi namun itulah yang namanya hidup sesuai kemampuan dengan demikian Anda dapat menjamin kondisi keuangan Anda akan tetap stabil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top