Life

9 Cara Agar Semangatmu Terjaga

Cara Agar Semangatmu Terjaga

Kejadian di sekitar tidak dapat diprediksi, mood-mu bahkan tidak selalu baik. Meski semangat sudah dikepal, namun perlakuan orang sekitar hingga masalah-masalah kecil yang terjadi tetap saja dapat langsung membuat semangatmu melorot. Down. Bila terus terjadi, aktifitasmu bisa terganggu. Lebih parah lagi, kamu bisa kehilangan sikap optimis. Kamu perlu mencoba 9 cara di bawah untuk menjaga semangatmu.

1. Hindari Langsung Membuka Media Sosial Ketika Bangun di Pagi Hari

Informasi bisa menyebar lebih cepat di masa sekarang, termasuk kabar buruk. Teman-temanmu di media sosial pun bisa menjadi salah satu penyebab emosimu mengalami kelabilan. Bahkan, ada beberapa orang yang meski tidak kamu sukai, keadaan mengharuskanmu untuk tetap berteman dengannya di media sosial ( Facebook, Twitter, Google Plus ). Hindari ini. Memulai hari dengan mengetahui kabar buruk akan membuat sepanjang harimu terasa buruk pula. Pagimu pun terlalu berharga untuk kamu nodai dengan perasaan tidak suka pada orang lain.

2. Persiapkan Diri

Persiapkan dirimu untuk mengingat apa yang sudah kamu kerjakan kemarin, dan apa targetmu hari ini. Kamu harus tahu betul, apa yang kamu inginkan kadang tidak sesuai rencana. Beri tahu dirimu, bahwa apa pun hasil yang kamu kerjakan kemarin mungkin saja sesuatu yang buruk dan kamu harus tetap melewatinya dengan baik. Persiapkan pula dirimu untuk mencapai target. Jangan sampai jalanan yang macet mengganggu jadwalmu, maka berangkatlah lebih awal. Antisipasi semua masalah yang mungkin akan terjadi.

3. Memilah Mana yang Penting untuk Dipikirkan

Bahkan hal-hal kecil dapat memicu timbulnya mood yang tidak baik. Belajar menyaring. Fokus pada hal utama yang memang mesti dipikirkan, abaikan apapun yang dapat membuat semangatmu hilang. Bertengkar dengan pacar, misalnya. Jangan sampai pekerjaanmu terkena imbasnya.

4. Cari Motivasi

Sebuah motivasi bisa datang dari dukungan yang positif. Carilah orang-orang yang bisa membuat kamu lebih semangat. Memuji saat berhasil, memberi tahu saat kita melakukan kesalahan. Kita seringkali perlu berada dalam lingkungan seperti itu.

5. Yakin Pada Kemampuan Diri Sendiri

Tulis lima kelebihan positif dirimu dalam secarik kertas, simpan dalam dompet atau apapun yang selalu kamu bawa saat beraktifitas. Bacalah kapan saja semangatmu mengendur. Yakini bahwa kamu adalah apa yang kamu tulis di sana dan kembalilah semangat.

6. Jangan Mudah Marah

Sudah melakukan yang terbaik, namun masalah tetap saja terjadi. Marah hanya memberi efek negatif pada dirimu sendiri dan orang lain, sedangkan masalah tetap harus dicari solusinya. Maka, lebih baik diam. Bukan diam yang menyimpan unek-unek, tapi lebih untuk mengontrol diri. Menyendiri dulu mungkin perlu agar selanjutnya kamu bisa memulai berpikir dengan tenang bagaimana cara memecahkan masalah tersebut.

7. Think Positive

Tak semua masalah harus dipandang secara negatif. Pastinya, ada sisi baik yang bisa kita ambil. Pikiran positif juga berlaku ketika ada orang lain memberikan kritik. Percayalah kritik yang diberikan adalah untuk mengembangkan diri, bukan untuk menjatuhkan kita.

8. Jangan Mudah Menyerah

Gagal bukan berarti tidak berhasil. Kadang diperlukan jatuh dulu, untuk tahu kelemahanmu. Cari di mana letak kesalahan yang menyebabkan kegagalanmu, lalu sabarlah untuk memperbaiki.

9. Tersenyum

Senyum dapat membawa energi positif terhadap yang memberi maupun yang menerimanya. Dengan tersenyum, berarti kamu sedang memberitahu dirimu bahwa kamu sedang dalam kondisi baik-baik saja. Pernah ada yang memberi tahu bahwa senyummu indah? Maka jangan ragu untuk sering-sering mengulasnya di bibirmu. Selamat bersemangat!!

10 faktor yang akan menghancurkan semangat juang:

1. Hidup dan kerja tanpa tujuan yang jelas

Banyak orang yang mengeluh tentang tidak termotivasi untuk melakukan sesuatu. Itu karena mereka tidak memiliki tujuan hidup yang jelas, yang akan menggairahkan mereka untuk melakukan apa pun. Tanpa tujuan hidup yang jelas, hidup kita seperti sayur tanpa garam, hambar, mudah patah semangat dan mudah kalah dalam menghadapi berbagai persoalan.

Cara mengatasinya: Pikirkan “goal setting” Anda, tuliskan di secarik kertas dan tempel di ruang pribadi Anda. Lembaran ini akan menjadi pemandu langkah-langkah Anda

2. Memakai prinsip hidup yang salah yaitu “Apa kata orang lain”

Sebagi contoh, ketika kita mau membangun komunikasi yang baik dengan atasan, lalu orang lain bilang “kamu menjilat ya…” Apa respon kita? Apakah kita berhenti untuk membangun hubungan baik dengan atasan, dan mendengar komentar orang sekitar? Atau sebaliknya?

Bila tindakan kita sering didasari oleh apa kata orang lain, maka komentar negatif dari orang-orang lain, akan membunuh semangat hidup kita.

Semakin kita merenungkan kata-kata negatif dari orang lain, semakin kita tidak punya daya juang dalam menghadapi kesulitan.

Cara mengatasinya:

Ganti prinsip hidup “Apa kata orang lain”, dengan prinsip hidup “Apa kata Tuhan tentang saya”.

3. Hanya fokus pada hal-hal negatif saja

Banyak karyawan dan kaum profesional berfokus pada kejelekan atasan, renungkan dan menggosipkan kelemahan-kelemahan atasan, mengeluh tentang berbagai kebijakan perusahaan yang tidak disukai, dsb. Jika kita terlalu fokus pada hal-hal buruk yang terjadi di tempat kerja, maka kita akan mudah sekali patah semangat.

Sehingga kita tidak bisa melihat lagi “sisi terang” dan berbagai peluang yang muncul. Kita harus ingat rumusan ini: “ketika kita fokus pada hal-hal negatif, maka semangat juang kita akan hilang, dan sebaliknya, bila kita fokus pada hal-hal positifnya saja, maka motivasi kerja kita akan bangkit”.

Cara mengatasinya:

Mulai berlatih melihat orang lain dan melihat berbagai situasi dari sisi positif. Dan selalu mengucap syukur mengenai apa saja yang kita miliki dan apa yang kita bisa. Jangan terjebak fokus pada kekurang diri sendiri.

4. No Action Planning Only

Bila kita hanya bermimpi saja, hanya bercita-cita saja, hanya merencanakan saja, tanpa tindakan konkrit, maka kaki kita akan tetap berpijak di tempat yang sama. Membosankan. Tidak ada kegairahan baru. Tidak terjadi perubahan apa-apa. Tidak ada tantangan baru. Dan pada akhirnya semangat hidup akan padam. Jadi, apabila kita sudah memiliki rencana dan tujuan yang jelas, mulailah dengan langkah pertama: bertindak!

Cara mengatasinya:

Salah satu cara terbaik supaya kita mau “loncat dari kursi” dan melangkah adalah melalui bantuan orang lain atau mentor. Minta mentor Anda untuk memberikan semangat untuk bertindak. Mentor Anda akan berfungsi sebagai pengingat sekaligus menjadi pendorong.

5. Takut salah dan takut gagal

Perasaan takut adalah hasil karya iblis yang terhebat yang ditebarkan kepada manusia. Ketika perasaan takut ini muncul, maka lidah kita akan kelu, kaki kita akan macet dan otak kita akan beku. Rasa takut salah dan gagal akan membunuh fighting spirit kita.

Cara mengatasinya:

Latihan afirmasi diri dan pengakuan iman dengan menggunakan berbagai kutipan ayat firman di Alkitab. Renungkan dan perkatakan ayat tersebut untuk menetralisir rasa takut yang muncul. Sebagai contoh, Anda bisa memakai ayat Yesaya 41:10 sebagai andalan untuk mengusir rasa takut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top