Life

Alasan Mengapa Sebaiknya Percintaanmu Tidak Diumbar

Alasan Mengapa Sebaiknya Percintaanmu Tidak Diumbar

Bukan jarang terjadi, media sosial dijadikan ajang pamer. Namun, pamer perasaanmu? Sebaiknya tidak. Cinta adalah rasa yang manis. Sesuatu yang terbentuk dalam hatimu melalui proses istimewa. Pun akan membuat hidupmu memiliki gembira yang berbeda. Sejenis harta yang terlalu berharga untuk kamu umbar-umbar. Berikut ini, sekumpulan alasan mengapa sebaiknya percintaanmu tidak diumbar di media sosial. Lets read more..

1. Mengganggu

Saking mencintainya, kamu ingin seisi dunia tahu. Setiap waktu memasang foto berdua di media sosial, berharap kamu diakui bahwa kamu pantas untuknya. Sikapmu ini justru akan mengganggu pengguna media sosial lainnya. Miliki sebuah empati. Ketahuilah, meski merasa terganggu, mereka kadang tidak dapat me-remove pertemanan denganmu karena takut merasa tidak enak padamu.

2. Tidak Ada yang Peduli

Jika kamu bukan seorang publik figur, jika hubunganmu dengan dia bukanlah sesuatu yang juga dicintai masyarakat, maka sebanyak apapun kamu mencoba menunjukkan pada dunia, tidak akan ada yang peduli. Yang sedang jatuh cinta adalah kamu dan dia. Dia mengatakan hal yang manis menurutmu, belum tentu mereka pun mengganggap itu adalah sebuah hal yang manis.

3. Sekalipun Ada yang Peduli, Dia adalah Orang Ketiga

Orang lain yang berada di luar hubunganmu, yang memiliki perasaan pada pasanganmu, juga ingin mengetahui segalanya tentang pasanganmu. Bukan tidak mungkin dia pun ‘mengikuti’ tentang perkembangan hubunganmu. Bila kamu dan pasanganmu sedang bertengkar, tebak siapa yang merasa memiliki kesempatan?

4. Si Dia Akan Risih

Komunikasi yang seharusnya privat pun tidak lagi kamu indahkan. Menanyakan akan makan malam di mana pun kamu tanyakan lewat sebuah status. Ini berlebihan. Jika pengguna lainnya saja merasa gerah, bayangkan bagaimana dia lebih tidak betah.

5. Tidak Ada Gregetnya

Semua perasaanmu tercurah dinding Facebook. Semua yang kamu suka dan tidak kamu suka, ada di setiap statusmu. Ketika sedang berkomunikasi berdua saja, dia bisa kehabisan kata. Ingin tahu apa lagi? Ingin menanyakan apa? Semua sudah kamu umumkan, kok!

6. Tidak Ada yang Tahu Persis Bagaimana Seseorang Sebenarnya

Tidak Ada yang Tahu Persis Bagaimana Seseorang SebenarnyaCinta buta adalah benar. Mustahil hatimu memutuskan untuk jatuh pada sesuatu yang buruk. Maka yang pertama akan kamu sukai adalah segala baik yang ada di dirinya. Lantas kamu membanggakannya. Seiring berjalannya waktu bisa saja ternyata dia tidak sebaik itu. Sifat buruk mulai bermunculan. Lalu kamu kecewa. Semua status baik-baik yang menggambarkan betapa sempurnanya dia, rasanya ingin kamu hapus saja. Malu.

7. Nama Baik Dia Terancam Tercemar

Karena sudah terbiasa menceritakan apapun tentang hubunganmu, maka mengumumkan masalah yang sedang terjadi di hubunganmu pun menjadi hal yang wajar untukmu. Bila kamu yang merasa bersalah, setiap statusmu akan berisi penyesalan dan permintaan maaf. Bila dia yang kamu anggap bersalah, kamu akan menghakiminya di depan publik, bahkan menulis sifat buruknya dan kesalahannya untuk dibaca semua orang pun kamu tidak canggung lagi. No!

8. Dapat Membuatmu Dijauhi Lawan Jenis

Siapa saja sudah tahu bagaimana caramu mencintai seseorang. Siapa saja tahu, kamu tidak cukup baik untuk melakukan itu. Bila mencemari nama baik pasanganmu sudah kamu lakukan, adakah orang berikutnya yang rela dijadikan korban?

Maka mencintailah dengan sedikit saja. Sewajarnya. Segala sesuatu yang keluar berlebihan , akan terasa hambar. Perasaanmu yang indah, baiknya dapat kamu kontrol, jaga sebaik-baiknya dalam sebuah tempat istimewa bernama jiwa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top