Life

Apakah Sahabatmu seorang Sahabat Sejati?

Apakah Sahabatmu seorang Sahabat Sejati?

Sahabat tidak berbeda dengan teman, akan tetapi kata sahabat memiliki makna hubungan pertemanan yang lebih dekat dari seorang teman, bisa dikatakan sebagai keluarga kedua. Sahabat flmerupakan orang yang memperlihatkan perilaku yang berbalaskan dan reflektif, serta menggambarkan suatu perilaku saling menolong, tukar menukar nasihat, saling memberikan penghargaan dan afeksi.

Sahabat sejati memiliki perilaku yang konsisten meliputi sikap simpati, empati, kejujuran, mengungkapkan kebenaran, saling mengungkapkan perasaan yang mendalam serta hubungan antar sahabat memiliki taraf keintiman yang berbeda-beda.

Namun tidak setiap teman yang kita miliki dalam waktu lama layak disebut sahabat. Karena sahabat bukan sekedar teman biasa yang ada disamping kita. Namun, ada beberapa sikap yang menunjukkan bahwa temanmu layak disebut sahabat sejati, sebagai berikut;

 

    • Mendengarkan curhatanmu dan tidak menyela sebelum kamu selesai membicarakan semua curahan hatimu. Sahabat sehati dengan hikmat mendengarkan detail-detail curahan hati untuk menyimpulkan sebuah masalah.
    • Bukan hanya mendengar keluhanmu, sahabat sejati juga akan memberikan beberapa pilihan solusi untuk masalah yang sedang kau hadapi. Dan bahkan mereka memberikan pilihan yang sesuai dengan keinginanmu.
    • Sahabat sejati akan selalu jujur dengan penampilanmu, sifatmu atau kekuranganmu. Mereka tidak tanggung-tanggung mengatakan, menegur atau mengritik secara langsung, hal bertujuan agar kamu menjadi diri sendiri yang lebih percaya diri dan mampu merubah hal-hal buruk yang kamu miliki.
    • Jika kamu sedang bersedih atau sedang ada masalah, sahabat orang kedua setelah keluarga yang akan membuatmu tersenyum. Mereka memiliki cara tersendiri untuk membuat kamu tersenyum.
    • Sahabat akan selalu berada di sisimu dalam keadaan apa pun. Sahabat akan menyisikan waktunya baik ketika kamu susah atau senang. Bahkan mereka bisa merasakan suatu perasaan sama sepertimu.
    • Tidak ada rasa sungkan untuk menangis dan tertawa bersama di hadapanmu. Seorang sahabat akan merasa nyaman di depanmu untuk tertawa lepas atau menangis tersedu. Bahkan hal memalukanpun dapat kamu lalukan di depan sahabatmu tanpa rasa canggung, semisal kentut, ngupil, dll.
    • Sahabat sejati mampu memahami perasaan sedih atau senang hanya dengan melihat raut muka dan sorot matamu. Mereka sudah hafal dengan tabiat yang kamu miliki.
    • Sahabat sejati berani mengambil resiko untuk membuatmu bahagia, dalam segi waktu, materi maupun perasaan.
    • Persahabatan tidak akan terlepas dari sebuah konflik, akan tetapi persahabatan sejati dapat dengan mudah atau dalam waktu singkat berbaikan kembali.
    • Sahabat sejati memahami perbedaan yang ada dan tanpa mempermasalhkannya sedikit pun. Pada sebuah persahabatan, perbedaan merupakan suatu pelengkap dan bukan alat untuk saling menjatuhkan satu sama lain.
    • Bukan hanya baik dan perhatian terhadap kita, sahabat sejati juga lebih jeli untuk dekat dengan keluargamu. Sahabat cenderung ingin mengenal lebih jauh seluk beluk tentang diri kamu dan bahkan menganggap kamu sebagai keluarga baru.

Read Another Article ; Menangani Teman yang Menurutmu Datang Saat ‘Ada Maunya’ Saja

Berapa lama kalian berteman dengannya? Pantaskah dia disebut seorang sahabat. Beberapa hal diatas merupakan cerminan sahabat sejati. Mungkin untuk menemukan sahabat sejati membutuhkan waktu yang tidak singkat. Akan tetapi melalui proses-proses kehidupan terlebih dalam menghadapi suatu masalah atau pun orang yang ikut bahagia mendengar kabar baik tentang kita, mereka layak untuk diperhatikan lebih lanjut. Seiring berjalannya waktu, kita akan mengetahui mana sahabat sejati, mana yang hanya teman biasa yang peduli ala kadarnya atau mungkin yang hanya mencari keuntungan dari sebuah hubungan pertemanan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top