Life

Atom: Teori, Struktur, dan Gallium

ATOM

Atom adalah bagian terkecil dari suatu materi yang masih dapat diukur. Setiap atom mengandung bagian yang lebih kecil lagi yang kesemuanya disebut dengan partikel-partikel sub-atomik. Partikel-partikel tersebut termasuk proton, neutron dan elektron (bahkan juga dikenal partikel sub-atomik lain, yaitu quark, meson, lepton dan neutrinos). Partikel sub-atomik akan selalu berada pada atom dan tidak dapat dipindahkan kecuali atomnya dihancurkan.

Teori Atom

Teori atom adalah teori yang menjelaskan struktur atom dan sifat-sifatnya. Teori atom telah mengalami banyak perkembangan sejak ditemukannya atom pertama oleh John Dalton pada tahun 1803.

Teori atom yang sekarang ini disebut teori kuantum mekanik, yang menjelaskan struktur atom dan sifat-sifatnya dengan menggunakan prinsip-prinsip kuantum. Teori kuantum mekanik telah terbukti sangat sukses dalam menjelaskan sifat-sifat atom dan telah menjadi dasar bagi banyak penemuan dan aplikasi ilmiah yang penting.

Struktur Atom

Struktur Atom

Saat ini, struktur dari suatu atom telah diketahui dengan baik. Pada umumnya, struktur atom dapat dijelaskan pada poin berikut ini:

Atom memiliki inti yang disebut dengan nukleus. Pada inti Atom atau nukleus yang terdapat dua partikel penyusun inti Atom yaitu proton dan neutron. Kedua partikel itu memiliki massa dan salah satunya bahkan memiliki muatan. Proton membawa muatan positif, sementara neutron tidak bermuatan atau dengan kata lain netral. Nah, karena proton bermuatan positif dan neutron netral, maka muatan dari inti atom itu sendiri adalah positif.

Inti atom dikelilingi oleh awan elektron. Elektron adalah partikel sub atomik yang membawa muatan listrik negatif, namun tidak memiliki massa.

Suatu atom dapat berubah menjadi ion ketika mendapatkan atau kehilangan elektron. Nah, dengan kata lain ion adalah sekelompok atom yang memiliki muatan listrik. Ion positif (kation) adalah atom yang memiliki lebih banyak proton dibandingkan elektron, dan sebaliknya, ion negatif (anion) adalah atom yang memiliki lebih banyak electron dibandingkan proton. Di antara atom yang berbeda muatan dapat terjadi tarik-menarik sehingga terbentuklah suatu ikatan yang disebut ikatan ion.

Gallium

lambang atom nomor 31

Gallium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Ga dan nomor atom 31.

Gallium memiliki sifat fisik yang unik. Misalnya, logam ini memiliki titik lebur yang rendah (29,76 derajat Celsius) dan memiliki kemampuan untuk mengalami ekspansi termal yang besar saat mencair. Ini artinya, jika Anda mengisi sebuah cetakan dengan gallium padat, maka saat gallium tersebut mencair dan mengisi cetakan tersebut, cetakan tersebut akan terasa panas karena gallium tersebut mengalami ekspansi. Gallium juga dapat mengadopsi bentuk yang diberikan tanpa memecah atau retak, yang membuatnya cocok untuk digunakan dalam aplikasi dimana kekuatan dan kekerasan tidak terlalu penting.

Gallium juga merupakan logam yang bersifat superkonduktor pada suhu tertentu. Superkonduktor adalah bahan yang tidak memiliki resistansi listrik sama sekali, sehingga dapat mengalirkan arus listrik dengan sangat baik. Gallium menjadi superkonduktor pada suhu di bawah suhu Curie-Weiß (29,1 derajat Celsius), yang merupakan suhu di mana logam ini kehilangan sifat feromagnetiknya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top