Life

Belajar Kepribadian Anak Saat Momen Pandemi

Mengawali Tahun Dengan Parenting Sesuai Kepribadian Anak

Kepribadian anak dapat dibentuk orang tua dengan cara menghabiskan waktu bersama mereka terutama saat sebelum masuk usia remaja awal. Khususnya pada masa pandemi ini, terdapat lebih banyak waktu luang yang dapat orang tua manfaatkan. Seperti yang dikatakan oleh Rosdiana Setyaningrum, seorang Psikolog Anak, Remaja dan Keluarga.

Rosdiana menyampaikan, perkembangan kepribadian anak berhenti di umur 12 tahun. Oleh sebab itu, peran orang tua sangat penting dalam membentuk kepribadian mereka sebelum menginjak usia tersebut. Hal tersebut perlu dilakukan karena akan menjadi bekal buah hati untuk menjalani kehidupannya di masa mendatang. Berikut merupakan beberapa tugas secara mendasar yang harus diajarkan para orang tua pada buah hatinya yang diungkapkan Rosdiana.

Ajarkan Anak Anda Untuk Mandiri

Untuk dapat menjalani kehidupannya sendiri tanpa terus dibantu orang tua, salah satu kepribadian anak yang harus dimiliki adalah mandiri. Kemandirian juga memiliki hubungan yang erat dengan tingkat kepercayaan diri pada buah hati.

Ketika buah hati mampu melakukan apapun secara mandiri, dapat menimbulkan rasa percaya diri. Orang tua dapat mengajarkan kemandirian pada buah hati sejak dini dengan cara meminta mereka merapikan mainan sendiri. Selain itu juga bisa dengan meminta mereka merapikan buku serta piring bekas makanannya.

Tanamkan Tanggung Jawab Sebagai Bagian Dari Kepribadian Anak

Tanamkan Tanggung Jawab Sebagai Bagian Dari Kepribadian Anak
Tanamkan Tanggung Jawab Sebagai Bagian Dari Kepribadian Anak

Seiring bertambahnya usia buah hati, maka rasa tanggung jawab ini harus sudah tertanam dalam diri mereka. Misalnya, biarkan buah hati mengerjakan pekerjaan sekolahnya sendiri. Anda sebagai orang tua mereka tidak harus selalu memberikan bantuan. Berikanlah mereka waktu untuk menyelesaikan tugas kita. Ketegasan ini sangat perlu dilakukan oleh para orang tua. Baru, ketika buah hati merasa kesulitan, ia diperbolehkan bertanya dan Anda membantu memberikan solusi penyelesaian.

Salah satu cara yang dapat Anda lakukan agar buah hati menjadi pribadi yang baik adalah dengan menciptakan suasana belajar menyenangkan. Misalnya, Anda bisa mengajak buah hati membaca buku sambil bernyanyi. Anda juga bisa mengajak buah hati belajar memasak sembari mengenal warna dan berhitung.

Hal ini perlu dilakukan untuk menanamkan mindset belajar membaca dan berhitung adalah hal yang menyenangkan. Di samping itu, sebaiknya sebagai orang tua, kita tidak mengeluh tentang banyaknya tugas sekolah di hadapan buah hati. Perilaku tersebut dapat membuat buah hati menyerap informasi bahwa sekolah bukanlah tempat yang menyenangkan. Akibatnya, anak merasa tidak ingin menjadi pembelajar sepanjang hidupnya.

Berikan Pembelajaran Pada Anak Untuk Dapat Menerima Risiko

Berikan Pembelajaran Pada Anak Untuk Dapat Menerima Risiko
Berikan Pembelajaran Pada Anak Untuk Dapat Menerima Risiko

Sejak kecil, ajarkanlah pada buah hati untuk bisa menerima risiko dari perbuatan yang mereka lakukan. Hal ini sangat penting untuk mengembangkan kepribadian anak. Khususnya ketika buah hati telah melakukan kesalahan. Misalnya, Anda bisa memberikan pengertian pada buah hati jika mereka tidak mengerjakan tugas yang ada pada sekolah. Risikonya adalah mereka akan dapat hukuman dari guru. Dengan menanamkan hal tersebut, anak akan memiliki usaha lebih, bisa menerima risiko akibat perbuatannya, serta berusaha berbuat lebih baik lagi ke depannya.

Membentuk Kepribadian Anak Dengan Mengenali serta Mengatur Emosi

Mengenali emosi saja tidak cukup untuk bisa membentuk kepribadian anak  menjadi lebih baik. Anda perlu mengajarkan pada mereka bagaimana cara memanajemen emosi dengan baik. Hal ini nantinya akan membantu kehidupan mereka. Dengan belajar mengenali dan mengatur emosi dengan baik dapat membentuk buah hati memiliki pribadi yang baik dan dapat menjadi pemimpin yang baik pula.

Baca Juga : Perkembangan Kecerdasan Emosi Anak

Itu tadi beberapa tugas yang harus para orang tua lakukan untuk membentuk kepribadian anak. Hal tersebut sesuai dengan yang disampaikan oleh Rosdiana dalam acara Media Briefing dengan tema mencetak anak yang unggul melalui cara hidup baik dan bijaksana di era PSBB. Acara tersebut digelar secara virtual dan diikuti oleh para orang tua.

Cara Lain Untuk Membentuk Kepribadian Anak

Cara Lain Untuk Membentuk Kepribadian Anak

Selain hal-hal tersebut Anda juga dapat membentuk karakter buah hati Anda melalui beberapa cara. Pertama, Anda bisa memuji kekuatan mereka. Dengan memberikan pujian untuk buah hati Anda, hal tersebut dapat mendorong buah hati berperilaku baik. Anda juga dapat mencoba mencari peluang buah hati menerapkan sifat negatif yang Anak miliki dengan cara positif.

Kedua, Anda dapat membantu buah hati membangun sifat-sifat baru. Contohnya, ketika buah hati Anda menangis saat melihat anjing, Anda bisa meningkatkan ketahanan mereka. Caranya yakni dengan mendorong buah hati lebih mengenal anjing. Lakukan hal ini secara bertahap sampai rasa takut mereka berkurang.

Ketiga, Anda dapat menghargai individualitas buah hati Anda. Pastikan Anda selalu mengingat bahwa si kecil memiliki kepribadian anak yang istimewa. Mereka memiliki karakter unik mereka sendiri. Hal tersebutlah yang membentuk mereka. Tekanan berlebih yang bertujuan untuk mengembangkan karakter tertentu dapat membuat mereka merasa tidak aman serta tidak bahagia.

Contohnya, jika si kecil adalah anak yang pemalu dan sedikit sulit berhadapan dengan orang-orang baru, Anda tak perlu memaksanya untuk menyapa orang baru. Apabila Anda melakukan hal tersebut justru akan membuat si kecil merasa tertekan. Hargailah mereka sebagai individu. Solusi yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengambil pendekatan terukur. Melalui cara tersebut Anda bisa membentuk karakter mereka.

Demikian beberapa informasi bagi orang tua yang ingin mengembangkan karakter buah hati. Semoga informasi ini dapat membantu ya. Anda juga dapat membagikan pengalaman Anda atau sesama smart parents yang ingin berbagi masalah parenting menyenangkan sesuai kepribadian anak.

To Top