Life

Benarkah Badai Matahari Bisa Picu Kiamat Internet? Kok Bisa?

Benarkah Badai Matahari Bisa Picu Kiamat Internet? Kok Bisa?

Sebuah penelitian yang diungkapkan pada konferensi komunikasi data SIGCOMM 2021 memaparkan adanya kemungkinan kiamat interten akibat badai matahari. Kiamat internet ini digambarkan saat sebagian besar koneksi internet di dunia terputus selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Hal ini membuat manusia tak dapat terhubung secara global padahal internet telah menjadi kebutuhan sehari-hari.

Dalam penelitian itu, diungkapkan adanya kemungkinan badai matahari ekstrem dan dapat memicu terputusnya koneksi internet. Hal ini dikarenakan badai matahari ekstrem dapat memicu badai geomagnetik. Hal inilah yang mempengaruhi kabel internet di bawah laut yang menjadi penghubung antar benua. Kabel itu mempunyai repeater yang dapat meningkatkan sinyal optic dan berjarak sekitar 30 sampai 90 mil.

Negara Yang Rentan Terdampak

Jika badai matahari ekstrem tersebut betul-betul memicu kiamat internet, maka koneksi internet di Bumi akan saling terputus. Namun, negara yang terletak di garis lintang paling tinggi, yaitu negara yang terletak di 66,50 – 900 LS/LU dan dekat dengan kawasan kutub, seperti Amerika dan Inggris dinilai lebih rentan.

Sehingga, apabila terjadi badai geomagnetic besar, maka negara-negara yang terletak di garis lintang itulah yang kemungkinan akan terdampak dan terputus jaringan internetnya lebih dahulu. Karena itu, ahli menyarankan agar operator jaringan meletakkan lebih banyak kabel di wilayah yang terletak di lintang rendah karena bisa menekan risiko terdampak badai matahari ekstrem. Selain itu, tes ketahanan yang berfokus pada kegagalan jaringan skala besar juga harus dikembangkan.

Lihat Juga: Berapa Jarak Matahari ke Bumi?

Saat kabel internet yang ditanaman di bawah laut terdampak gangguan geomagnetic akibat badai matahari ekstrem, sulit memprediksi berapa lama waktu untuk memperbaikinya.

Namun kabar baiknya, peluang badai matahari ekstrem cukup kecil, hanya sekitar 1,6 persen sampai 12 persen per decade. Dalam sejarah tercatat badai matahari yang berdampak pada bumi terjadi pada tahun 1859 dan 1921.

Pada kejadian sebelumnya yang bernama Peristiwa Carrington membuat gangguan geomagnetik cukup parah di bumi dan kabel-kabel telegraf terbakar. Pada Maret 1989 juga pernah terjadi badai matahari berskala kecil yang memicu gangguan internet. Kala itu internet di Quebec Kanada terputus selama 9 jam.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top