Life

Dongeng Sastra Elok Yang Mungkin Lepas Dari Pengamatan

Tentunya banyak diantara Anda yang gemar membaca dan tidak sedikit pula yang menyukai atau bahkan mencintai karya sastra dari dalam maupun luar negeri. Beberapa karya sastra telah begitu akrab di telinga kita. Dicetak beberapa kali, diterbitkan oleh beberapa penerbit, dan ada pula yang telah diterjemahkan ke dalam banyak bahasa. Namun duluar sana ternyata juga terdapat ratusan buku karya sastra dan novel cerita yang meskipun sedemikian bagus namun kurang mendapat perhatian sehingga seringkali buku-buku ini terlewat oleh kita atau bahkan belum pernah kita dengar sama sekali. Berikut ini adalah beberapa buku karya sastra dan novel cerita dunia yang tidak setenar dari beberapa karya lain yang kita tahu, namun dianggap elok dan memperoleh banyak pujian. Sebelum menentukan membeli buku baru apa untuk menambah koleksi buku Anda melalui daring atau datang langsung ke toko buku, mungkin dari daftar di bawah ini ada yang menarik perhatian Anda

NIGHTMARE ALLEY oleh William Lindsay Gresham

Willian Lindsay Gresham adalah penulis yang mengakhiri hidupnya sendiri pada tahun 1962 setelah mengalami penurunan kondisi fisik akibat kebutaan dan didiagnosa menderita kanker lidah. Ia paling tidak telah menelurkan enam buah buku dan Nightmare Alley adalah yang paling dikenal. Buku ini bercerita mengenai kisah seseorang pekerja karnaval bernama Stanton Carlisle. Stan adalah orang yang cerdas, tampan namun juga ambisius. Tertarik melihat sebuah pertunjukkan karnaval, ia pun mempelajari bagaimana caranya dapat menipu penonton dengan sebuah pertunjukan spiritualis. Nasib membawanya ke dalam petualangan suram dimana ia kemudian harus berhadapan dengan ketakutan tergelapnya sendiri. Gresham mengatakan bahwa ide cerita dari novel klasik noir ini berdasarkan sebuah percakapan dirinya dengan seorang mantan pekerja karnaval di saat mereka berdua menjadi relawan bagi pasukan Loyalis dalam perang sipil di Spanyol. Novel ini pernah dibuat dalam versi film di tahun 1947

COIN LOCKER BABIES oleh Ryu Murakami

Penulis Ryu Murakami sangat tersohor di negaranya, Jepang. Ia merupakan penulis novel, penulis essay dan filmmaker. Kebanyakan karyanya bercerita tentang manusia dengan tema disilusi, surealisme, narkoba, pembunuhan dan peperangan dengan latar belakang gelap negeri Jepang. Coin Locker Babies pun tidak jauh dari itu. Mengandung elemen surealisme, komedi gelap, filsafat, noir dan horror dengan setting cyberpunk. Ini adalah kisah surreal dari dua bersaudara Hashi dan Kiku yang ditelantarkan oleh sang ibu dan ditinggalkan dalam sebuah loker koin, dan segala petualangan mereka terkait besarnya tekanan dan resiko menjadi pop star, soal racun yang merubah manusia menjadi pembunuh haus darah, dan hal gelap lain yang membayangi.

GOOD MORNING, MIDNIGHT oleh Jean Rhys

Buku ini bercerita soal wanita yang penuh depresi, kesepian dan kerentanan dalam kehidupannya antara perang dunia I dan II. Narasi dari buku ini cukup berat dan pembaca diseret pada pusaran kegelapan dan meninggalkan kemuraman dan kemurungan atas si tokoh wanita.

THE YOUNG VISITERS oleh Daisy Ashford

Ashford sempat menulis cerita ini pada saat usianya masih 9 tahun, karena ia memang bercita-cita menjadi penulis sejak masih kecil. Buku ini merupakan hasil tulisan latihannya. Tiap bab dalam novel ini hanya berisi satu paragraph saja. Buku ini terlupakan hingga kemudia pada usia 36 tahun, ia menemukan kembali manuskrip yang ditulisnya ini. Manuskrip ini diturunkan ke banyak

tangan penulis sampai pada akhirnya menemukan penulis yang tepat untuk meneruskan tulisan amatirnya ini. J.M Barrie, penulis Peter Pan menulus kata pengantar di sini. Buku ini sangat sukses hingga dicetak sampai 18 kali hanya pada awal tahun perilisannya. Setelah dipublikasikan, tersebar rumor kalau buku ini memang ditulis oleh J.M.Barrie sendiri.

OUR SISTER KILLJOY : OR REFLECTION FROM A BLACK-EYED SQUINT oleh Ama Ata Aidoo

Setting cerita ini adalah pada masa paska-independen Ghana dimana tokoh protagonis dalam cerita ini yaitu Sissie seorang wanita muda Afrika pergi ke

Eropa dan dunia barat demi melanjutkan pendidikannya. Buku ini bercerita tentang kritis sosial terkait kehidupan kelas menengah dari warga kulit hitam dan putih.

THE LITTLE VIRTUES oleh Natalia Ginzburg

Penulis Italia yang juga menulis cerita pendek, essay dan juga dramawan selain juga penulis novel memang tidak telalu dikenal namanya di dunia barat. Mengenai bukunya yang satu ini, Ginzburg mengatakan bahwa anak-anak yang menjadi fokus utama cerita harus diajari untuk belajar mengenai kebajikan besar dalam hidup. Lalu, apakah kebajikan yang dimaksud?

THE DIARY OF A MAD OLD MAN oleh Junichiro Tanizaki

Jarang-jarang Anda membaca sebuah novel dengan peran utama seorang lelaki berusia 70 tahun. Utsugi adalah seorang lelaki tua yang kurang waras yang berniat meninggalkan semua nikmat dunia kecuali nafsu berahi nya. Untuk itu lelaki yang sedang sakit parah tersebut melampiaskan nafsu dan fantasi anehnya nya pada anak tiri perempuannya. Sebelum Anda merasa sangat prihatin pada kondisi si wanita, perlu Anda tahu bahwa si wanita menerima bayaran dari si laki-laki.

DIVINE DAYS oleh Leon Forrest

Jika Anda menyukai cerita War and Peace, Anda pasti juga akan menyukai novel ini. Buku ini merupakan salah satu karya yang paling signifikan dari fiksi Afrika-Amerika. Novel ini mengikuti sang tokoh utama yaitu Joubert

Jones seorang calon penulis drama dalam waktu 7 hari kehidupannya. Sang tokoh tengah berusaha melunasi berbagai tagihannya saat ia berjuang untuk hidup saat ia bekerja di sebuah bar. Dengan mengikuti kehidupan warga kulit hitam buku ini dipenuhi karakter mirip tokoh-tokoh Shakespeare yang memberikan pembacanya perspektif yang segar mengenai identitas dan kehidupan warga kulit hitam.

COSMO oleh Witold Gombrowicz

Apa yang kira-kira dapat dilakukan oleh seekor burung pipit mungil? Pertanyaan ini akan dijawab oleh penulis Polandia ini. Diceritakan, dua orang pemuda dari Warsawa menemukan tubuh seekor burung pipit yang mati dibunuh oleh

seseorang dan tubuh mungilnya digantung pada sebuah pohon. Apa yang akan dilakukan oleh dua orang pemuda ini dalam upaya menemukan si pembunuh?

THE BOX MAN oleh Kobo Abe

Seorang pria tak bernama memutuskan untuk selamanya tinggal di dalam sebuah kotak yang diberi lubang sehingga ia dapat mengamati dunia tanpa mempengaruhinya. Jika dunia surealis adalah yang Anda dambakan, maka novel ini adalah pilihan tepat.

THE REEF oleh Edith Wharton

Meskipun berlokasi di Paris, novel ini bercerita mengenai empat pasangan asal Amerika, dengan segala kisah dan hubungan diantara mereka

FISKADORO oleh Denis Johnson

Dengan sangat menyentuh, Johnson bercerita tentang seorang remaja dan seorang guru klarinet yang hidup pada masa post apocalyptic pada masa depan. Tiap hari bagi mereka penuh

dengan perjuangan dimana mereka berusaha menyelamatkan segala sejarah dan budaya yang rusak dan luluh lantak dengan sekuat tenaga demi melestarikan dunia yang pernah mereka kenal

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top