Life

Fakta ‘Susu Beruang’ Yang Banyak Diburu Selama Pandemi

Fakta Susu Beruang

Susu Bear Brand atau yang lebih dikenal dengan sebutan susu beruang mendadak diburu selama pandemi COVID-19. Kini susu kaleng ini pun menjadi langka di pasaran. Susu steril bergambar beruang pada kemasannya ini dipercaya memiliki nutrisi yang dapat menjaga kesehatan. Tidak heran jika susu kalengan ini makin jadi primadona selama pandemi.

Bahkan, bisa dikatakan masyarakat saat ini cenderung panic buying akan susu beruang. Di pasaran susu Bear Brand ini sudah sulit dijumpai. Sebenarnya, produk susu sapi steril ini sudah ada sejak 1906 dan dapat ditemui di berbagai negara lainnya seperti Swiss, Laos, Kamboja hingga Afrika. Dari berbagai sumber, berikut ini beberapa fakta tentang susu beruang.

Sejarah Susu Bear Brand

Merek susu ini mulai diperkenalkan di Swiss pada 1898 dengan nama Barenmarke, lalu mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1930-an. Kemudian, susu ini juga masuk ke Thailand pada 1980. Saat ini susu kaleng produksi Nestle ini tersedia di sebagian besar wilayah Afrika Timur, Asia Tenggera dan Swiss.

Sejak lama susu ini diklaim sebagai susu untuk penyembuhan. Masyarakat kala itu bisa mendapatkannya di toko kelontong China karena saat itu produksinya belum seperti sekarang ini. Seseorang dari agensi iklan lokal pernah menceritakan soal susu ini melalui akun Twitter @pipis. Ia bercerita soal fakta susu beruang yang disebut telah ada sejak 1906.

Lihat Juga: 10 Manfaat Susu Kedelai Bagi Tubuh Manusia

Susu Beruang Populer Sebagai Susu Obat

Masih dari akun Twitter @pipis, diceritakan orang-orang pada masa itu mencari susu ini di toko-toko obat China, karena hanya toko China saja yang menjual susu ini. Lalu secara turun temurun, susu ini diyakini sebagai obat untuk menetralisir racun dan mengembalikan stamina tubuh. Ditambah iklan susu Bear Brand yang banyak muncul membuatnya makin populer.

Pada tahun 2001, Netle merilis Bear Brand Jr. Produk tersebut ditujukan sebagai suplemen bayi. Bukan itu saja, susu ini sekarang juga hadir dalam aneka varian rasa seperti goji berry, white kidney beans, white malt dan coklat.

Inovasi produk inilah yang kemudian mendorongnya untuk merubah logo pada 2009. Logo anak beruang yang duduk dipangkuan beruang dewasa dihapus dan diganti dengan seekor beruang yang tengah memegang segelas susu.

Lihat Juga: Manfaat Susu Beruang Atau Bear Brand Yang Perlu Anda Ketahui

Manfaat Susu Beruang

Susu beruang memang berkhasiat bagi kesehatan. Mengandung antioksidan yang tinggi membuatnya jadi andalan untuk membersihkan aliran darah. Selain itu, susu ini juga mengandung vitamin C, A dan B yang baik untuk kesehatan kulit.

Kombinasi ketiga vitamin tersebut dapat mempercepat regenerasi sel kulit mati.  Tidak jarang susu beruang dijadikan sebagai masker wajah untuk menjaga kesehatan kulit. Karena beragam manfaat inilah, masyarakat banyak yang memburunya. Apalagi di tengah pandemi COVID-19 saat ini. Selain ketersediaan di minimarket maupun toko yang mulai langka, beberapa penjual bahkan kini mematoknya dengan harga lumayan tinggi untuk satu kaleng susu.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top