Life

Wajib Tahu! Ini 5 Fakta Tentang Rapid Test Antigen

Wajib Tahu! Ini 5 Fakta Tentang Rapid Test Antigen

Pemerintah pusat mewajibkan setiap pengunjung atau wisatawan yang hendak ke Bali dengan menggunakan jalur darat menyerahkan hasil negatif Covid-19 melalui rapid test antigen. Sementara itu, bagi wisatawan yang menggunakan jalur udara diwajibkan menyerahkan hasil negatif Covid-19 melalui PCR test.

Baca Juga : Peraturan Baru, Wisatawan Ke Bali Wajib Test Swab

Tidak hanya Bali, setidaknya ada lima daerah yang juga menerapkan melampirkan hasil negatif rapid test antigen. Kelima daerah tersebut di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah dan Kota Malang.

Rapid test antigen tergolong jenis tes deteksi Covid-19 yang baru diterapkan di Indonesia. Sebelumnya, sebagai syarat perjalanan bagi pelancong yang hendak bepergian ke luar kota/daerah, kita menggunakan rapid test antibodi. Namun, rapid test antigen disebut-sebut lebih efektif dan akurat dalam mendeteksi virus corona dibandingkan rapid test antibodi.

Pertanyaannya, apa itu rapid test antigen? Untuk mengetahui jawabannya, berikut lima fakta tentang rapid test antigen:

1. Pengertian Rapid Test Antigen

Rapid test antigen adalah salah satu tes deteksi Covid-19 yang baru-baru ini diterapkan oleh pemerintah. Sebelumnya, kita mengetahui ada dua tes deteksi Covid-19 yang digunakan, yakni rapid test antibody dan PCR test. Lantas, apa itu rapid test antigen?

“Rapid tes antigen adalah salah satu pemeriksaan serologi yang diadakan di laboratorium rumah sakit dengan tujuan mendeteksi ada atau tidaknya Antigen Spesifik SARS-CoV2. Antigen sendiri adalah molekul yang dapat merangsang respons daya tahan tubuh,” demikian penjelasan Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Bekasi Timur, dr Muhammad Irhamsyah, Sp.PK, M.Kes.

2. Harga Rapid Test Antigen

Harga rapid test antigen di sejumlah rumah sakit dan klinik cukup bervariatif, yakni kisaran Rp 150 ribu hingga Rp 600 ribu. Namun, pada Jumat (18/12/2020) lalu, pemerintah telah menetapkan bahwa harga maksimal rapid test antigen adalah Rp 250 ribu untuk Pulau Jawa dan Rp 275 ribu untuk luar Jawa.

“Batasan tarif tertinggi untuk rapid test antigen sebesar Rp 250 ribu rupiah di Pulau Jawa, luar Pulau Jawa Rp 275 ribu,” terang Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kementrian Kesehatn RI, dr Azhar Jaya.

3. Hasil Keluar Dengan Cepat

Sebagaimana namanya, rapid test antigen adalah jenis tes deteksi Covid-19 yang hasilnya dapat diketahui dengan cepat. Pasien dapat mengetahui hasilnya 15 hingga 30 menit setelah melakukan tes.

4. Akurasi Rapid Test Antigen

Rapid test antigen memiliki akurasi yang tinggi dibandingkan dengan rapid test antibodi. Sebab, jenis tes corona ini melakukan pengidentifikasian antigen virus secra langsung melalui hidung dan tenggorokan.

Hal ini berbeda dengan rapid test antibodi yang menjadikan darah sebagai sampelnya. Sementara pada kebanyakan kasus Covid-19, keberadaan antibodi dalam darah pada pengidap Covid-19 umumnya muncul beberapa hari ke depan atau bahkan pekan kedua setelah terkena virus.

Oleh karena itu, tidak heran, jika pemerintah memberlakukan rapid test antigen menggantikan rapid test antibodi sebagai syarat melakukan perjalanan.

Kendati demikian, rapid test antigen hanya berperan sebagai screening awal. Pasien harus tetap melakukan PCR test untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, terlebih jika ia terkonfirmasi positif melalui rapid test antigen.

5. Efektif Sebagai Syarat Perjalanan

Rapid test antigen dapat dikatakan cukup efektif dijadikan syarat perjalanan bagi para pelancong yang ingin pergi ke luar kota atau daerah. Hal ini dapat dilihat dari tiga hal, yakni akurasi yang cukup tinggi, harga yang lebih ekonomis dan hasil dapat diketahui dengan cepat.

Itulah fakta rapid test antigen yang saat ini menjadi salah satu syarat perjalanan di beberapa daerah.

To Top