Life

Fungsi Asuransi Yang Wajib Anda Ketahui

Fungsi Asuransi Yang Wajib Anda Ketahui

This post is also available in: English

Dikutip dari buku “The Principles & Practices of Insurance” Fungsi asuransi dapat digolongkan dalam 3 fungsi, yaitu primary function, subsidiary function dan other related function.

Baca Juga ; Pengertian Asuransi di Indonesia

# Primary function (fungsi primer)

Risk Transfer
Asuransi adalah mekanisme pengalihan risiko, di mana perorangan atau badan usaha dapat mengalihkan sesuatu yang tidak pasti kepada pihak lain, dengan sejumlah premi
yang relatif kecil dibandingkan dengan kemungkinan kerugian, ketidakpastian kerugian itu diahlihkan kepada asuransi.

Common Pool
Pada awal timbulnya marine insurance, para pedagang waktu itu bersepakat untuk memberikan kontribusi terhadap kerugian (karena risiko laut) yang dialami oleh seseorang di antara mereka. Praktek demikian tidak sepenuhnya mengalihkan risiko tetapi hanya mengurangi risiko.

Dalam perkembangannya kontribusi itu ditetapkan pada awal sebelum timbul kerugian, sehingga masing-masing sudah bisa mengetahui pasti beban kontribusi, yaitu membayar apa yang disebut premi. Premi tersebut diterima dan dikumpulkan dalam suatu fund atau pool serta dikembangkan untuk menanggulangi klaim yang terjadi

Equitable Premiums
Dengan asumsi bahwa pengalihan risiko telah dilakukan melalui common pool, fungsi utama yang ketiga adalah kontribusi yang harus dibayar oleh masing-masing peserta
harus fair.

Tingkat risiko yang dialami oleh setiap peserta bisa berbeda, misalnya untuk bangunan yang terbuat dari kayu memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi dibandingkan dengan bangunan dari batu. Pengemudi yang berumur 18 tahun lebih tinggi risikonya dibandingkan dengan pengemudi yang berumur 50 tahun.

Demikian juga nilai barang yang dipertanggungkan tidak selalu sama. Perbedaan mengenai tingkat hazard dan nilai itu akan membawa konsekuensi besarnya kontribusi (premi) yang dibebankan. Hal-hal semacam ini yang sekarang menjadi dasar para underwriter dalam menetapkan tingkat premi.

# Subsidiary function (fungsi subsider)

Stimulus to business enterprise
Fungsi Asuransi sebagai pendorong usaha tergambar dalam kegiatan asuransi melakukan investasi yang berasal dari dana asuransi. Selain itu dengan asuransi dapat
memberikan keberanian para investor untuk membangun usaha baru atau mengembangkan usahanya.

Loss prevention
Tenaga surveyor asuransi banyak memperoleh pelatihan dan pengalaman dalam melakukan identifikasi suatu risiko menjadikan dirinya memiliki kemampuan untuk
memberikan saran pencegahan kerugian.

Fungsi Asuransi sebagai loss prevention tergambar dalam saran yang direkomendir oleh surveyor asuransi untuk melakukan hal-hal yang dapat mencegah terjadinya kerugian.

Surveyor asuransi pencurian dapat memberikan saran adanya pemasangan alat detektor yang dapat mencegah atau menghambat pencuri. Surveyor asuransi liability (liaiblity insurance) dapat memberikan saran dalam pencegahan tuntutan publik akibat kondisi kerja atau produksi

Loss control
Rekomendasi dari surveyor asuransi bukan saja terbatas pada pencegahan kerugian tetapi juga memberikan rekomendasi cara untuk mengurangi kerugian. Saran memenuhi persyaratan konstruksi bangunan, pemasangan sprinkler, alarm, merupakan upaya untuk mengendalikan kerugian apabila risiko terjadi.

Surveyor tidak mungkin dapat mencegah pencuri masuk, tetapi surveyor dapat menyarankan sesuatu yang dapat membatasi, mempersulit, menghambat, atau memperlambat langkah pencuri.

Manfaat sosial (social benefits)
Klaim yang dibayarkan oleh asuransi memungkinkan pengusaha dapat membangun kembali pabrik/usahanya, sehingga dapat menghindari adanya pemutusan hubungan kerja akibat pabrik terbakar. Kegiatan asuransi itu sendiri menciptakan lapangan kerja.

Melalui asuransi, dapat disediakan dana untuk mengatasi masalah sosial, misalnya satuanan orang cacat, janda, yatim.

Tabungan (savings)
Dalam produk asuransi jiwa khususnya endowment insurance menjamin pembayaran baik meninggal atau hidup di akhir kontrak, pembayaran yang diterima tertanggung pada akhir kontrak pada dasarnya merupakan akumulasi premi ditambah dengan bunga.

# Other related function

Dana investasi (investment of funds)
Himpunan dana asuransi (premi) yang disediakan untuk membayar klaim, merupakan sumber dana investasi yang menimbulkan kegiatan investasi dalam pasar uang dan pasar modal.

Pendapatan jasa (invisible earnings)
Transaksi asuransi dan reasuransi terjadi dalam jangkauan yang luas antar negara. Suatu negara yang banyak menerima pendapatan premi dari negara lain merupakan penghasilan negara yang bersangkutan dari perdagangan jasa.

Di Indonesia yang terjadi adalah sebaliknya. Perusahaan asuransi di Indonesia banyak yang menempatkan reasuransi di luar negeri, sehingga neraca perdagangan kita defisit karena pembayaran premi merupakan penerimaan bagi luar negeri dan pengeluaran bagi Indonesia.

Sebabnya antara lain:

  • lack of technology dan knowledge
  • tidak adanya integritas pengusaha asuransi
  • Perusahaan asuransi di Indonesia membayar klaim dari hasil reasuransi di luar negeri sehingga fungsi perusahaan asuransi hanya sebagai agen/broker saja.
  • konsumen masih luar negeri minded (lack of nationalism), sehingga memilih perusahaan asuransi luar negeri.

Nah, itulah Fungsi Asuransi yang wajib anda ketahui agar dapat memaksimalkan Apa yang anda akan asuransikan.  Nah segeralah ber-asuransi untuk dapat meminimalkan resiko kerugian, eits… tapi tidak semua object/Resiko dapat diasuransikan loh

‘Insurable Interest

Baiklah, langsung saja loper bahas apa saja Resiko yang dapat anda asuransikan atau disebut dengan ‘Insurable Interest”. Resiko yang dapat diasuransikan harus memenuhi kriteria sbb :

  • Nilainya dapat diukur secara finansial (financial measurement)
  • Pure risk
  • Particular & fundamental risk
  • Fortuitous
  • Homogenous exposure
  • Reasonable premium
  • Not against public policy
  • Insurable interest

Itulah kriteria Insurable Interest / Resiko yang dapat anda Asuransikan, Bagaimana kalau tidak ada kriteria diatas? Jika Kriteria Insurable Interest tidak ada maka Anda tidak dapat mengasuransikannya.

Bagaimana menentukan Insurable Interest? Untuk menentukan insurable interest, dalam kontrak kerja asuransi, yang diasuransikan bukannya kapal, bangunan,      mesin   atau   tanggung   jawab   hukum   pada   pihak   ketiga,   melainkan kepentingan  keuangan  tertanggung  “pecuniary  interest  of  the  insured” atas  kapal, rumah,   mesin, atau atas kepentingan keuangan tertanggung terhadap orang yang diasuransikan.

Nah, Di negara Indonesia sendiri Pembentukan Insurable Interest yang didasarkan pada undang-undang adalah sebagai berikut;

Marine Insurance Act 1745.
Tidak dibenarkan menutup asuransi marine kepada siapapun juga tanpa ada insurable interest, apabila di kemudian hari ditemukan hal tersebut maka perjanjian asuransi dinyatakan batal dan dianggap tidak pernah ada perjanjian

Life Assurance Act 1774
Isinya:

  1. Kontrak asuransi jiwa tanpa insurable interest maka dinyatakan batal sejak awal
  2. Nama tertanggung harus dituliskan dalam polis
  3. Ganti rugi setinggi-tingginya sama dengan yang tertulis dalam polis
  4. Tidak memperluas/mengatur mengenai asuransi cargo, kapal dan barang dagangan

Untuk point ‘2’ Insurance Company Amandement Act 1973 diperbolehkan nama orang yang tidak disebut mendapat benefit asalkan masih dalam atau keterangan tetap ditulis dalam polis, e.q. child deffered assurance.
Marine Insurance Act 1788

  • Tindakan  melawan  hukum  (illegal)  apabila  mengasuransikan  kapal,  muatan,  dan barang dagangannya tanpa mempunyai insurable interest
  • Nama tertanggung harus ditulis dalam polis
  • Pertanggungan tanpa insurable interest dikatakan judi (criminal offence)
  • Marine Insurance Act 1906
  • Merupakan revisi dan penyempurnaan dari 1745 Act dan 1788 Act
  • Merupakan kodifikasi dari kumpulan-kumpulan case law
  • Pertanggungan marine tanpa insurable interest dinyatakan batal
  • Insurable interest harus ada pada waktu terjadinya kerugian

Marine Insurance Act 1909 (Gambling Policies)
Pertanggungan marine tanpa insurable interest dinyatakan ilegal dan merupakan judi yang melanggar hukum dengan pelanggaran kriminal.

So.. tunggu apalagi segeralah berasuransi.. untuk dapat meminimalkan resiko…

Baca Juga ; Pengertian Asuransi di Indonesia

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top