Life

Fungsi Minyak Eucalyptus Saat Pandemi dan Bencana

Manfaat Minyak Eucalyptus

Pandemi dan bencana yang menyambut di tahun 2021 agaknya membuat kita makin yakin untuk mencari manfaat minyak eucalyptus. Meskipun terlihat sederhana, tetapi minyak yang satu ini sangat banyak kegunaannya. Pada saat pandemi, demam bisa menjadi salah satu masalah yang kerap muncul. Apalagi, saat bencana dan banyak orang mengungsi, kesehatan menjadi hal utama yang dapat Anda maksimalkan dengan memakai minyak ini.

Pada salah satu media massa, suatu suku Australia bernama Suku Aborigin mengatakan bahwa mereka telah menggunakan daun dari eucalyptus sebagai minyak esensial yang dapat membantu untuk meredakan sesak nafas, demam, batuk serta pertumbuhan otot yang sakit. Minyak Esensial ini telah merupakan ekstrak dari pohon eucalyptus tidak begitu lama setelah orang eropa terdahulu pertama kali tiba di benua tersebut.

Setelah itu, sejak pertengahan tahun 1800an, minyak eucalyptus mulai mendapat pengolahan untuk produksi komersial. Seketika itu juga menjadi sangat populer sampai ke kancah internasional.

Pada Indonesia sendiri minyak jenis ini sering mendapat salah persepsi dan terasumsikan sama dengan minyak kayu putih. Akan tetapi kayu putih atau nama ilmiahnya melaleuca cajuput yang hanya satu famili dengan eucalyptus yaitu myrtaceae.

Sementara itu, ada sekitar tujuh ratus lebih spesies eucalyptus seluruh dunia. Kebanyakan dari mereka merupakan tanaman yang hanya tumbuh pada negara tropis seperti Indonesia.

Apa Sebenarnya Minyak Eucalyptus Itu?

Apa Sebenarnya Minyak Eucalyptus Itu?
Apa Sebenarnya Minyak Eucalyptus Itu?

Eucalyptus atau s eukaliptus merupakan salah satu pohon asli Australia. Terhitung lebih dari tujuh ratus lebih spesies dari eukaliptus. Akan tetapi kebanyakan dari mereka berasal dari Korea. Sedangkan sisanya dapat Anda temukan di beberapa tempat seperti Papua Nugini, Indonesia dan Filipina.

Pohon ini memiliki minyak yang dapat Anda temukan pada daun mereka. Minyak tersebut mengandung senyawa yang merupakan desinfektan alami yang bersifat kuat dan bisa juga malah menjadi racun jika dalam jumlah yang banyak.

Semenjak minyak ini mendapat pengolahan secara komersial, ia menjadi sangat populer kala itu karena sifatnya yang antiseptik dan juga antibakteri. Bahkan minyak Eucalyptus juga mengandung beberapa konstituen aktif dan yang paling penting adalah eucalyptol.

Eucalyptol ini memiliki fungsi sebagai antimikroba terhadap berbagai bakteri yang menyebabkan suatu penyakit, jamur ataupun virus. Untuk kondisi tertentu seperti penyakit pernafasan yang ada. Yaitu asma, sinusitis, bronkitis, pilek dan flu, minyak jenis ini justru yang paling banyak terpakai sebagai inhalasi.

Kadang kadang minyak ini sering terpakai sebagai krim atau sekedar salep yang nantinya digosokkan ke arah dada untuk memberikan kesan tarapeutik melalui kombinasi inhalasi serta penetrasi minyak lewat kulit.

Tak hanya itu, eucalyptus juga dapat Anda jadikan sebagai lozenges atau permen pelega tenggorokan. Ini bisa Anda temukan dalam bahan untuk obat batuk dalam jumlah kecil

Kandungan Eucalyptol Esensial

Kandungan Eucalyptol Esensial
Kandungan Eucalyptol Esensial

Eucalyptol adalah suatu monoterpen yang telah ditemukan secara alami yang ada di banyak tanaman jenis aromatik. Namanya terjelaskan dalam salah satu buku bernama chemical book. Nama dari eucalyptol ini ada dari keberadaan nya yang ada di dalam minyak esensial Eucalyptus globulus dan Melaleuca leucadendron L. Di tanaman seperti minyak kayu putih misalnya, eucalyptus merupakan komponen utama dimana delapan puluh lima persennya adalah senyawa tersebut.

Eucalyptol adalah cairan yang tak berwarna namun memiliki bau yang khas. Plus rasa segar dan lumayan menyengat yang secara eksklusif akan Anda peroleh hanya dengan cara isolasi minyak esensial.

Manfaat Minyak Eucalyptus Saat Pandemi

Tanaman eucalyptus tergolong dalam famili jambu-jambuan atau Myrtaceae yang asalnya dari negara Australia, Tasmania dan sekitarnya. Tumbuhan ini diketahui tumbuh dengan sangat pesat. Selain itu terdapat banyak spesies yang diketahui mempunyai ketinggian yang luar biasa bahkan hingga puluhan meter.

Kayu dari minyak eucalyptus banyak digunakan sebagai pohon peneduh, bahan bakar, pagar hingga menjadi fondasi banggunan. Akan tetapi yang membuat tanaman ini menjadi sangat berharga secara ekonomi adalah khasiatnya yang luar biasa dalam dunia medis. Beberapa manfaat eucalyptus sebagai obat dari berbagai masalah kesehatan adalah

Dapat meredakan batuk, selama bertahun tahun lamanya minyak ini telah menjadi salah satu komposisi yang terus digunakan dalam obat batuk. Kandungan aktifnya yang berfungsi sebagai antibakteri, virus dan jamur bertindak sebagai ekspektoran yang berfungsi untuk mengencerkan lendir.

Dapat meringankan penyakit asma, menurut beberapa penelitian, eucalyptol dapat memecahkan lendir orang dengan penyakit seperti asma ataupun sesak nafas. Bahkan untuk sebagian orang yang telah memiliki penyakit ini lama, dapat mulai mengurangi dosis obatnya apabila mereka telah menjalani terapi dengan bantuan eucalyptol.

Akan tetapi sebelum anda menggunakannya, Anda perlu untuk berkonsultasi terlebih dahulu untuk mendapatkan rekomendasi dokter. Untuk Anda yang memiliki alergi juga tidak diperkenankan menggunakan minyak ini karena dapat memperburuk keadaan

Dapat mencegah gigitan serangga, di negara afrika minyak eucalyptus ini sudah menjadi bahan obat tradisional. Bahkan minyak ini juga mampu menjadi pencegah untuk penyakit malaria. Hal ini karena eucalyptus memiliki aroma yang cukup kuat. Aroma itu dapat mengganggu indera penciuman serangga. Jadi, baunya akan membuat mereka sulit untuk menemukan sumber makanan yang ada di kulit kita.

Bagi Para Pengungsi Bencana, Bisa Berfungsi Sebagai Anti Bakteri

Bagi Para Pengungsi Bencana, Bisa Berfungsi Sebagai Anti Bakteri
Bagi Para Pengungsi Bencana, Bisa Berfungsi Sebagai Anti Bakteri

Selain sebagai tumbuhan yang sangat berguna, minyak ini juga terkenal sebagai antibakteri. Bahkan eucalyptus seringkali terklasifikasi dalam produk-produk seperti obat kumur yang berguna untuk membantu membunuh bakteri bakteri penyebab plak, gingivitis dan juga bau mulut.

Minyak Eucalyptus juga bisa Anda tambahkan ke dalam tempat cucian yang nantinya berguna untuk membunuh tungau dan juga debu yang ada dalam sprei, mendisinfeksi pakaian serta bisa membantu agar cucian Anda berbau segar.

Sebuah penelitian memberi kesimpulan bahwa salep yang mengandung eucalyptus. Plus zat antimikroba sangat bermanfaat dalam mengobati infeksi yang akibat jamur pada kuku kaki. Jadi, bagi para pengungsi yang sedang tertimpa bencana, memakai minyak eucaliptus akan bisa meminimalisir infeksi saat berada pada tempat pengungsian.

Akan tetapi meskipun minyak ini memiliki banyak sekali manfaat. Minyak eucalyptus tidak terlalu cocok untuk bayi, anak-anak. Bahkan hingga wanita hamil dan menyusui. Minyak ini juga tidak terlalu cocok untuk orang yang alergi terhadap tanamannya. Sebaiknya untuk penggunaan minyak eucalyptus harus Anda gunakan secara hati hati karena bisa menyebabkan iritasi mata, selaput lendir serta kulit.

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top