Life

7 Gaya Hidup Minimalis, Cocok untuk Hidup Hemat!

tips gaya hidup minimalis untuk hidup hemat

Pernahkah kamu merasakan pengeluaran bulan ini sangat banyak? Padahal sejak awal bulan kamu sudah menyusun rencana keuangan, tapi kok tetap membengkak ya? Akan tetapi ini bukan karena dana darurat, lebih kepada pengaruh gaya hidupmu bulan itu. Sudahkah anda hidup hemat?.

Nah benar sekali. Gaya hidup kamu sangat berpengaruh terhadap pengeluaran bulanan. Jika ditinjau secara rasional saja, untuk hidup mewah pasti membutuhkan biaya yang lebih besar. Sebaliknya, berkecukupan malah membawamu pada kehidupan sederhana dan minimalis. 

Karena hal tersebut, semestinya kamu menjalankan gaya hidup minimalis, sederhana setiap harinya. Namun hal ini tidak mudah karena tidak setiap orang mau belajar cara hidup hemat itu sendiri. Untuk itu, berikut kami sajikan tips hidup hemat dengan menerapkan gaya hidup minimalis. 

1. Satu Benda Banyak Fungsi 

Prinsip gaya hidup minimalis yang pertama dalam satu benda banyak fungsi. Maksudnya jika mampu menggabungkan dua hingga tiga fungsi dalam satu barang, kenapa tidak? Selain bisa menghemat tempat penyimpanan, budget yang kamu keluarkan pun bisa diminimalisasi. 

Jika dibandingkan dengan membeli semua barang sesuai fungsinya masing-masing, lebih baik jika bisa mengintegrasikan fungsi barang yang masih berkaitan. Saat ini banyak inovasi teknologi yang memudahkanmu mendapatkan barang multifungsi. 

2. Beli Secukupnya 

Siapa yang ketika berbelanja suka kebablasan? Awalnya sih hanya membeli satu sampai tiga barang saja. Namun ketika sudah sampai ke tempat perbelanjaan, segala barang yang ada di depan mata terlihat sangat menggiurkan. 

Padahal barang-barang tersebut sejatinya tidak kita butuhkan. Namun karena keinginan kita lebih besar, diri kita cenderung menuruti dan akhirnya memutuskan membeli barang di luar perencanaan. 

Nah hal ini jelas tidak sesuai dengan gaya hidup minimalis. Yang ada kamu malah menghambur-hamburkan uang untuk barang yang tidak kamu butuhkan. Boleh saja membeli, tetapi pastikan sesuai dengan rencana ya! 

Lebih baik membeli secukupnya dan menahan diri ketika di tempat perbelanjaan. Kalau kamu menahan diri, setelah pulang ke rumah tidak akan menyesal kok. Sebab yang terpenting kamu sudah mendapatkan barang yang kamu inginkan bukan? 

3. Beli Barang Berkualitas 

Kalau diminta memilih membeli banyak tetapi tidak berkualitas dengan membeli sedikit tetapi berkualitas, kamu pilih yang mana? Kalau dari segi kebutuhan mungkin kamu cenderung memilih yang banyak. 

Namun, jangka panjangnya hal ini bisa fatal lho. Barang yang kurang berkualitas tersebut menjadikannya cepat rusak. Alhasil kamu harus membeli berulang. Meskipun jumlahnya banyak tetapi cepat rusak, apa kamu suka? 

Alangkah lebih baik jika kamu membeli sedikit barang tetapi dengan kualitas tinggi. Selain menghemat uang, kamu juga berkontribusi dalam mengurangi limbah produksi lho! Sebab, pabrik barang berkualitas akan memproduksi barang lebih sedikit karena faktor sumber daya yang mahal. 

4. Rawat Barang yang Kamu Punya 

Ketika kamu memiliki banyak perabotan, kamu cenderung malas merawatnya bukan? Alhasil, hal tersebut membuat barang lebih singkat masa pakainya. Padahal jika dirawat dengan baik, perabot yang kamu punya pasti bertahan lebih lama, lebih awet. 

Karena kebiasaan enggan merawat, barang tersebut menjadi cepat rusak. Hal itu juga mengindikasikan kamu termasuk orang yang boros. Sebab, masa guna barang yang seharusnya lebih lama menjadi singkat sehingga kamu membelinya kembali. 

Untuk itu, rawatlah barang-barang yang kamu punya dengan baik. Dengan begitu, kamu pun tidak terlalu sering membeli barang yang sama, atau barang penggantinya. 

5. Tidak Perlu Membeli Makan Berlebihan 

Ketika pergi berlibur, apa kamu termasuk tipe orang yang senang menghabiskan uang jajan untuk membeli makanan? Atau justru kamu lebih terdorong membeli barang-barang baru? Hang out ke luar rumah memang seperti itu tantangannya. Namun untuk belajar gaya hidup minimalis, tidak seharusnya kamu mengikuti gaya yang demikian. 

Cukup dengan membeli makan dan barang secukupnya saja. Jika perlu lebih baik membawa bekal dari rumah. Cara itu jelas menghemat pengeluaran. Selain itu, kamu dan keluarga pun lebih sehat karena makanan lebih terjamin gizinya. 

Jangan sampai ketika liburan kamu malah menghabiskan uang untuk membeli makanan. Sesekali memang boleh mencoba makanan yang baru kamu temui. Malah yang seperti itu tidak boleh kamu lewatkan karena bisa jadi hanya sekali. 

Akan tetapi jangan lupa ingat anggaran liburanmu ya. Banyak liburan yang menghabiskan banyak uang salah satunya karena ini. Lagi-lagi, sesuaikan dengan kebutuhan dan kecukupan kamu untuk hidup sederhana. 

6. Ketika Liburan, Fokuslah Menambah Pengalaman 

Lebih baik jika kegiatan liburan digunakan untuk menambah pengalaman, bukan mencari barang baru sebagai sasaran pembelian berikutnya. Untuk bisa melakukan hal ini, persiapan kamu harus minimalis. 

Maksudnya bawalah barang secukupnya. Kalau bisa malah hanya perlu membawa tas punggung saja. Dengan begitu hal tersebut akan menghindarkan kamu dari membawa souvenir yang tidak dibutuhkan. 

Fokuslah pada liburanmu. Kenanglah tempat yang kamu kunjungi dan buat ingatan yang selalu melekat tentang tempat tersebut. Liburanmu niscaya lebih nikmat. 

7. Disiplin dalam Menabung 

Ingin bebas menikmati apa yang kamu inginkan? Salah satu caranya adalah dengan disiplin menabung. Gaya hidup minimalis tidak berarti melarangmu untuk berfoya-foya. Gaya hidup sederhana ini hanya membantumu agar hidup secukupnya, tidak berlebihan. 

Namun dengan gaya hidup seperti ini jangka panjang kamu mendapatkan manfaatnya. Caranya yakni dengan menabung. Ketika rutin menabung, jumlah tabungan semakin banyak. Alhasil, suatu waktu kamu pasti bisa membeli barang yang kamu inginkan tanpa perlu mengeluarkan uang bulanan. 

Baca Juga : Apa Alasan Dibalik Gaya Hidup Minimalis Para Orang Sukses?

Keuanganmu aman dan kamu pun senang. Untuk itu, rutinlah menabung, sisihkan sebagian uang untuk dijadikan investasi di kemudian hari. 

Dari sederetan gaya hidup minimalis tersebut, mana yang sudah kamu praktikkan? Untuk mendapatkan hasil yang optimal, kamu harus memiliki komitmen untuk menerapkannya. Hidup hemat bukan berarti seadanya, tetapi mampu mengatur secukup yang dibutuhkan. 

To Top