Life

Gelombang Panas Eropa, Ini Penyebab dan Dampaknya

Gelombang Panas Eropa

Gelombang panas Eropa melanda sejumlah negara. Gelombang panas ini pun menyebabkan cuaca ekstrem yang membuat suhu panas melewati batas normal.

Pengertian Gelombang Panas

Melansir laman Green UI, gelombang panar merupakan kondisi di mana belahan bumi bagian utara lebih miring ke arah matahari, yang membuat siang hari lebih lama dan menghangatkan belahan bumi tersebut. Pada kondisi ini, meteorologi bisa menaikkan angka-angka tersebut menjadi ekstrem.

Gelombang panas bermula dari sistem tekanan tinggi atau antisiklon, di mana tekanan atmosfer menumpuk di atas suatu kawasan. Hal itu mengakibatkan kolom udara yang tenggelam dan menjadi penutup atau kubah panas, terjebak oleh panas laten yang telah diserap daratan.

Lihat Juga: 6 Kota-Kota Cantik Saat Musim Dingin di Eropa

Sistem tekanan tinggi juga menyebabkan keluarnya arus udara dingin dan bergerak dengan cepat serta menjauhkan awan. Sehingga, daratan seperti pasir, tanah, aspal dan beton akan langsung tersengat sinar matahari.

Pada siang maupun malam hari saat musim panas, energi panas lebih cepat terakumulasi dan suhu meningkat dengan sangat cepat.

Gelombang Panas Eropa Landa Sejumlah Negara

Gelombang Panas Ekstrem di Inggris

Inggris merupakan salah satu negara yang mengalami gelombang panas. Pihak berwenang sampai mengumumkan “keadaan darurat panas ektrem” di sejumlah wilayah negara itu sejak Senin (18/7/2022). Diperkirakan Inggris akan diterjang suhu lebih dari 40 derajat Celcius. Keadaan darurat panas ini pun baru pertama kalinya diterapkan dalam sejarah Inggris.

Inggris adalah salah satu negara yang dilanda gelombang panas Eropa 2022. Pihak berwenang di Inggris mengumumkan “keadaan darurat panas ekstrem” di sebagian besar wilayah di Inggris sejak Senin (18/7/2022) dengan suhu diperkirakan lebih dari 40 derajat Celcius. Penerapan darurat panas ini terjadi pertama kalinya dalam sejarah Inggris.

Lihat Juga: Puncak Jaya Papua, Gletser Terakhir Di Asia Yang Makin Sekarat

Akibatnya, layanan transportasi di Inggris pun terganggu. Jaringan kereta api nasional juga menghimbau pelanggar agar tak menggunakan layanannya kecuali sangat mendesak. Hal ini dikarenakan rel kereta memuai dan bengkok akibat gelombang panas. Selain itu, terjadi juga gangguan pasokan listrik.

Selain kereta api, Bandara Luton dekat London juga menangguhkan keberangkatan dan kedatangan penerbangan. Penyebabnya karena suhu tinggi dapat menyebabkan cacat di permukaan landasan.

Sejumlah Negara Alami Kebakaran Hutan

Gelombang panas Eropa juga melanda wilayah barat daya, seperti Spanyol, Portugal, Jerman dan Spanyol. Kebakaran hutan juga terjadi keempat negara itu.

Layanan meteorologi Jerman menyebutkan, suhu terparah di negaranya yaitu 40 derajat Celcius. Sekitar 115 petugas pemadam kebakaran diterjunkan pada Senin (18/7/2022) untuk memadamkan api yang melanda kawasan hutan wisata di timur Jerman.

Sementara Prancis melakukan evakuasi terhadap lebih dari 16.000 penduduk dan turis karena kebakaran hutan di wilayah barat daya. Pihak berwenang setempat pun mendirikan tujuh lokasi penampungan darurat bagi pengungsi.

Spanyol berhasil menjinakkan api yang membakar sekitar 2.000 hektar hutan dan lahan di wilayah Andalusia. Lalu, kebakaran hutan di Portugal menyebabkan dua orang tewas dan sekitar 60 lainnya terluka. Sekitar 12.000-15.000 hektar lahan terbakar, saat negara tersebut mengalami suhu tertinggi 47 derajat Celcius.

Biro cuaca di Italia memprediksi suhu lebih dari 40 derajat Celcius di beberapa wilayah dalam beberapa hari ke depan.

Swiss juga tidak luput dari dampak gelombang panas Eropa ini. Operator pembangkit listrik nuklir di Beznau mengatakan, mereka harus menurunkan output supaya pembangkit tak terlalu panas. Sebab mengandalkan Sungai Aare sebagai air pendingin, sementara suhu air sungai juga semakin naik.

Gelombang Panas Portugal Memakan Korban Jiwa

Di Portugal, gelombang panas menyebabkan 1.000 kematian warga. Otoritas kesehatan nasional mengingatkan bahwa Portugal harus bersiap untuk mengatasi dampak perubahan iklim yang menyebabkan suhu terus meningkat.

Sebelumnya, otoritas kesehatan DGS melaporkan ada lebih dari 238 kematian karena gelombang panas selama 7-13 Juli 2022. Sedangkan, Freitas menyebut jumlah kematian telah meningkat jadi 1.063 hingga 18 Juli 2022.

Lihat Juga: Ngerinya Perubahan Iklim yang Ditampilkan Google Doodle untuk Peringati Hari Bumi 2022

Peneliti dari Fakultas Sains Universitas Lisbon, Carlos Antunes, dalam sebuah wawancara mengatakan, bahwa menurut data, orang tua adalah yang paling mungkin meninggal akibat gelombang panas.

Itulah informasi terkait gelombang panas Eropa yang melanda sejumlah negara hingga menyebabkan korban jiwa.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top