Life

Gila! Pria Ini Bisa Habiskan 2,5 Kilogram Cabai Sehari

Gila! Pria Ini Bisa Habiskan 2,5 Kilogram Cabai Sehari

Bagi sebagian orang Indonesia akan kurang rasanya jika menyantap makanan, terutama gorengan, tanpa didampingi cabai rawit. Rasa pedas sudah begitu akrab di lidah orang Indonesia.

Namun, bagaimana ceritanya jika seseorang bisa menghabiskan 2,5 kilogram cabai dalam sehari? Sesuatu yang luar biasa tentunya bagi kita yang tak biasa. Cerita nyata tersebut datang dari seorang pria asal Tiongkok, Li Yongzhi. Ia mendapat julukan “Chilli King” karena kebiasaanya tersebut.

Li Yongzhi bahkan telah menjadi pahlawan lokal karena bertani buah pedas tersebut. Dia mempunyai banyak cabai dengan delapan jenis berbeda di hamalaman belakang rumahnya sendiri di Zhengzhou, Tiongkok.

(Sumber Foto: Splash)

Kebiasaan anehnya lahir saat ia masih sangat muda. Li Yongzhi mengatakan bahwa ia bisa saja hidup tanpa daging atau telur, tapi tidak bisa tanpa kepedasan. Ketika banyak orang melarang makan yang pedas-pedas di pagi hari, Li Yongzhi berbeda. Ia berkata, “Di pagi hari, orang lain selalu menyikat gigi mereka, tetapi hal pertama yang saya lakukan adalah makan cabai dan membilas mulut saya dengan itu.”

Menurut Li Yongzhi, makanan yang ia makan tak punya rasa jika tanpa rasa pedas. Padahal kita tahu sendiri dimana rasa dasar itu terdiri dari manis, asam, pahit, dan asin. Tak ada pedas. “Jika makanan tidak memiliki kepedasan maka ia tidak memiliki rasa,” ungkap Li Yongzhi.

Baginya, memakan cabai seperti layaknya orang-orang lain memakan makanan ringan sehari-hari.

Kepada media Tiongkok, Shanghaiist, ia juga berbagi cerita bagaimana tak bisa lepasnya dirinya dengan cabai. Pada 10 tahun lalu, kata Li Yongzhi, ketika anaknya mengalami musibah kecelakaan, ia selalu menyempatkan dirinya pulang ke rumah untuk makan cabai dan pergi kembali untuk menjaga anaknya di rumah sakit. “Pada waktu itu, saya akan makan dua mangkuk cabai, minum air, dan kemudian langsung kembali ke rumah sakit,” tuturnya.

Kebiasaan makan yang aneh datang bukan karena ia mempunyai tujuan menjadi manusia dengan kebiasaan super. Ia bilang hanya ingin memakan cabai. “Saya hanya ingin makan mereka (cabai-cabai), jadi saya makan mereka,” katanya.

Memang, para ahli gizi mengatakan ada banyak manfaat yang terkandung dalam cabai misalnya menambah nafsu makan, sebagai sumber vitamin C, mengendalikan pencemaran mikroba, mencegah kanker dan sebagainya. Akan tetapi jika berlebihan akan mendatangkan efek buruk bagi kesehatan, seperti refluks asam lambung, hilang kepekaan lidah, atau mungkin diare.

Namun, Li Yongzhi mengaku tak pernah merasakan itu semua. Ia berkata, “Saya sudah cek ke rumah sakit untuk diperiksa dan mereka berkata bahwa saya tidak berbeda dari orang lain.”

Luar bisa, bukan?!

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top