Life

20 Hidangan Khas Natal Dari Seluruh Dunia Termasuk Indonesia Yang Wajib Ada Saat Perayaan

hidangan khas natal

Semua orang pasti tahu bahwa Natal selalu identik dengan kegiatan menyenangkan mulai dari menghias rumah, pohon Natal, hingga tukar kado. Selain itu, ada hal lain yang selalu ditunggu saat perayaan ini loh. Hal yang dimaksud adalah hidangan khas Natal yang wajib ada saat perayaan.

Dari seluruh dunia termasuk Indonesia, saat perayaan pasti ada beberapa hidangan khas Natal yang wajib ada. Maka dari itu, yuk kenali berbagai macam hidangan khas Natal dari seluruh penjuru dunia termasuk Indonesia!

1. Kalkun Panggang (Eropa dan Amerika)

Kalkun panggang merupakan salah satu hidangan khas yang wajib ada saat  Natal di negara-negara Eropa dan Amerika. Selain menjadi hidangan thanksgiving, olahan daging kalkun yang dipanggang dengan beragam rempah ini kerapkali menjadi hidangan utama saat makan malam bersama dengan keluarga ketika perayaaan malam Natal.

2. Ciorba de perisoare (Romania)

Ciorba de perisoare merupakan hidangan khas Natal yang berasal dari Romania. Sekilas, hidangan ini mirip seperti Bakso, makanan Indonesia, namun yang membedakan adalah bahan baku yang digunakan. Ciorba de perisoare menggunakan bahan baku dari daging babi. Untuk kuahnya sendiri, juga menggunakan kuah dari kaldu babi yang menghasilkan rasa yang gurih. Lezatnya rasa dari hidangan khas Natal ini selalu menjadi pelengkap saat christmast dinner bersama dengan keluarga besar.

3. Risalamande (Denmark)

Hidangan khas Natal ini ada sejak abad ke-19. Risalamande termasuk salah satu hidangan penutup yang berasal dari Denmark yang kerapkali disajikan sebagai menu pelengkap hidangan Natal lainnya. Hidangan ini terbaru dari puding beras dengan campuran whipped cream, vanilla dan kacang almond yang dilumuri dengan saus ceri sehingga menghasilkan rasa yang segar sekaligus lezat.

4. Ayam Budu-Budu (Makassar, Indonesia)

Hidangan khas Natal selanjutnya yaitu Ayam Budu-Budu yang berasal dari Makassar, Indonesia. Hidangan ini selalu dihidangkan oleh masyarakat Makassar saat perayaan Natal tiba. Ayam Budu-Budu terbuat dari ayam yang dibumbui dengan beragam rempah-rempah, jeruh nipis dan asam jawa sehingga menghasilkan cita rasa yang gurih dan juga segar.

5. Klappertaart (Manado, Indonesia)

Hidangan khas Natal selanjutnya ini masih berasal dari Indonesia yaitu Klappertaart yang berasal dari Manado. Saat Natal, kue tradisional Manado yang banyak mendapatkan pengaruh dari kuliner Belanda ini menjadi salah satu makanan yang paling banyak diburu karena memiliki cita rasa yang manis dan khas. Dari situlah, Klappertaart menjadi hidangan yang harus ada saat perayaan hari besar di Manado termasuk perayaan Natal.

6. Gingerbread

Gingerbread, mungkin semua orang tahu hidangan yang satu ini. Hidangan khas Natal ini dikenal dengan kue jahe ini dibuat dari olahan dengan jahe, cengkih, kacang tanah, kayu manis, dan dipadu dengan pemanis dari madu, gula atau molase. Biasanya kue ini memiliki bentuk yang beragam seperti pernak pernik Natal meliputi kaos kaki, pohon Natal, salju, dan lainnya, namun yang paling umum Gingerbread berbentuk manusia salju.

Mengenai asal muasalnya sendiri, Gingerbread tidak memiliki catatan tentang dari mana asal kue ini, namun yang pasti setiap negara pastinya memiliki resep kue jahe tersendiri. Gingerbread biasanya sangat cocok dimakan saat musim dingin di hari Natal. Selain itu, kue ini seringkali dijadikan bingkisan untuk orang-orang terdekat keluarga sebagai oleh-oleh.

7. Yorkshire Pudding (Inggris)

Yorkshire Pudding merupakan hidangan khas Natal dari Inggris yang terbuat dari susu, telur, dan tepung. Biasanya Yorkshire Pudding sebagai dessert setelah memakan daging sapi.

8. Apple Pie (Inggris)

Inggris merupakan negara pertama yang menciptakan resep dari Apple Pie. Apple Pie merupakan salah satu hidangan Natal yang paling disukai oleh orang-orang. Pinggirannya yang renyah dipadukan dengan buah apel yang manis dibagian tengahnya menciptakan sebuah rasa yang pas. Biasanya setiap keluarga yang merayakan Natal pastinya memiliki resep Apple Pie turun temurun dari nenek moyangnya agar bisa merasakan rasa Apple Pie yang khas. Namun, resep Apple Pie tertua berasal dari Inggris.

9. Pierogi (Polandia)

Saat perayaan Natal di Polandia memiliki aturan tersendiri dimana makan daging babi saat Natal hukumnya haram. Oleh karena itu, masyarakat Polandia lebih menyukai hidangan Pierogi, semacam dumpling yang berisi kentang tumbuk, keju atau sauerkraut.

Biasanya Pierogi ini dimasak dengan cara direbus maupun digoreng dengan berbagai macam topping saat dihidangkan mulai dari lelehan keju, cream cheese, daun bawang, hingga bawang goreng atau juga disajikan dengan tambahan saos di wadah yang berbeda atau langsung disajikan diatas Pierogi.

10. Julbord (Swedia)

Hidangan khas Natal yang berasal dari Swedia. Julbord ini berisikan berbagai macam makanan dan kue-kue yang dihidangkan di meja makan untuk perayaan Natal. Ragam Julbord sendiri diantaranya Kottbula (bakso), Isterband (sosis bakar dari daging babi), Knackedbrod (roti kering), Janssons frestelse (kukusan kentang hangat).

11. Buche de Noel (Prancis)

Saat perayaan Natal, masyarakat Prancis memiliki hidangan penutup setelah memakan hidangan utama. Hidangan yang dimaksud yaitu Buche de Noel. Hidangan ini bisa dibilang dessert yang tampilannya seperti roti gulung dengan topping yang bermacam-macam. Ada Buche de Noel dengan topping lelehan atau cream coklat maupun topping cream vanilla maupun whipped cream.

Namun untuk merayakan Natal, biasanya Buche de Noel dihidangkan berbentuk seperti batang kayu besar dengan topping coklat di atasnya, kemudian ditambahkan taburan gula halus seperti salju dan hiasan yang khas Natal seperti miniatur pohon cemara dan jamur. Hidangan ini memiliki cita rasa manis.

12. Mince Pies (Inggris)

Saat malam Natal di Inggris, biasanya masyarakat Inggris sering menghidangkan kalkun panggang, kentang panggang, kubis Brussel dan saus cranberry. Nah, untuk hidangan penutupnya sendiri, Inggris memiliki hidangan yang khas yaitu Mince Pies yang sudah ada sejak abad ke 13. Hidangan ini sejenis kue pie yang biasanya berisikan campuran buah-buahan kering dan rempah-rempah seperti kayu manis, cengkeh, dan pala atau berisikan daging cincang yang disebut Mincemeat.  Di atasnya diberikan topping gula halus.

13. Sup Ayam Avgolemono (Yunani)

Saat Natal tiba, di beberapa negara sedang mengalami musim dingin termasuk Yunani. Saat musim dingin tiba, makanan yang paling pas untuk dihidangkan adalah sup ayam hangat. Di Yunani, masyarakat yang merayakan Natal biasanya mengidangkan sup ayam dengan campuran lemon dan telur kocok sehingga menghasilkan cita rasa yang asin dan segar. Hidangan tersebut disebut dengan Sup Ayam Avgolemono.

14. Feast of Seven Fishes (Italia)

Makanan Feast of Seven Fishes atau yang dikenal dengan the Eve biasa menjadi hidangan yang harus ada untuk perayaan Natal di keluarga-keluarga Italian-American. Feast of Seven Fishes merupakan hidangan khas Natal yang terdiri dari tujuh macam hidangan ikan dan seafood yang berbeda atau satu hingga dua jenis ikan yang disiapkan dengan tujuh cara yang berbeda.  Di antara tujuh hidangan dari Feast of Seven Fishes ini, salah satu yang wajib ada di meja makan adalah ikan kod dingin dan Kalamari.

15. Sachertorte (Austria)

Sachertorte adalah sejenis hidangan kue coklat yang pertama kali dibuat pada perayaan Natal tahun 1832. Kue ini sangat terkenal sebagai hidangan khas Natal yang wajib ada di Vienna, Austria. Meskipun terlihat seperti kue coklat pada umumnya, namun sebelum dilapisi dengan dark coklat, bagian atas kue dilapisi dengan olahan selai aprikot kemudian ditutupi dengan lelehan dark coklat. Biasanya, kue ini disajikan dengan whipped cream.

16. Black Rum Cake (Jamaika)

Perayaan Natal di Jamaika akan terasa lebih lengkap dengan adanya hidangan Black Rum Cake. Kue khas Jamaika ini terbuat dari buah-buahan yang telah direndam dalam alkohol selama berminggu-minggu. Warna gelap dari kue ini berasal dar campuran gula merah atau gula dan coklat. Biasanya hidangan ini sangat cocok jika disajikan dengan segelas kopi pahit atau teh.

17. Bibingka (Filipina)

Saat perayaan Natal di Filipina, makanan yang kerap dihidangkan di meja makan adalah Bibingka, sejenis kue beras tradisional yang terbuat dari campuran tepung beras, air, dan air kelapa yang dibungkus dengan daun pisang. Bibingka ini dimasak dengan cara dikukus di dalam panci. Untuk tekstur Bibingka sendiri mirip seperti kue spons. Masyarakat Filipina menikmati Bibingka bersama dengan makanan lainnya yang disebut Puto Bumbong.

18. Fruity Stollen Cake ( Jerman)

Fruity Stollen Cake sejenis kue tradisional yang berasal dari Jerman yang terbuat dari campuran kacang almond, buah kering, kulit jeruk, kismis, kacang-kacangan, dan berbagai rempah seperti kapulaga dan kayu manis. Di bagian atas Fruity Stollen Cake ini dilapisi dengan gula halus sehingga memberikan tampilan suasana Natal yang kerap kali terjadi saat musim salju.

20. Spiced Beef (Irlandia)

Spiced Beef merupakan olahan daging sapi tradisional yang harus ada saat perayaan Natal di Irlandia. Bisa dibilang jika Spiced Beef termasuk bagian penting dari hidangan Natal di Irlandia. Spiced Beef disajikan dalam irisan tipis di kondisi baik panas maupun dingin. Seringkali Spiced Beef dinikmati bersama dengan hidangan penutup yang khas di Irlandia seperti roti cokelat, aprikot, dan chutney almond.

Baca Juga : Ide Habiskan Liburan Natal dan Tahun Baru di Rumah

Nah dari beberapa hidangan khas Natal di atas, kira-kira manakah yang ingin kalian coba di malam perayaan Natal?

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top