Life

Jatuh Cinta, Tapi Jangan

Jatuh Cinta, Tapi Jangan

Boleh saja merasakan jatuh cinta, itu hal yang manusiawi dan bakal dialami oleh setiap orang. Arti kata cinta itu juga sangat luas, bisa saja cinta kepada sang Pencipta, kepada keluarga, kepada teman dan sahabat, kepada hewan peliharaan serta kepada pasangan. Banyak orang bilang bahwa cinta itu datang tiba-tiba, dari mata turun ke hati. Bahkan, hanya karena kebiasaan pun dua lawan jenis bisa merasakan jatuh cinta. Akan tetapi cinta yang tulus dan hakiki ada kaidahnya tersendiri. Mungkin ada sebagian orang yang mencintai pasangannya karena suatu hal untuk mendapat keuntungan dan orang dicintai merasa dirugikan. Hal tersebut bukan cinta yang sebenarnya. Orang dustalah yang bisa melakukan kejahatan terhadap perasaan orang lain demi kepentingannya sendiri. Lalu, jatuh cinta juga ditakdirkan dalam waktu yang tepat serta orang yang tepat. Untuk menghindari terlukanya perasaan seseorang, maka kalian harus menghindari beberapa hal yang mencegah kalian untuk jatuh cinta.

Jangan hanya ketika merasa kesepian

Kesepian menjadi suatu kondisi yang menyedihkan, namun tidak bagi semua orang. Jika kalian termasuk orang yang merasa kesepian adalah hal buruk. Lantas, jangan sekali-kali untuk memutuskan jatuh cinta secara tiba-tiba kepada orang yang baru saja dikenal. Mungkin itu hanya sekedar dorongan sesaat dari dalam hatimu. Semisal kamu habis putus dan ingin segera mencari pasangan baru karana tidak terbiasa sendiri. Nah, perasaan yang instan efek dari kesepian tersebut dapat melukai hati orang lain dan menipu diri kamu sendiri. Pasca putus cinta sebaiknya memperbaiki kualitas diri.

Jangan karena usia sudah dewasa

Bagian kedua ini kerap kali terjadi di sekitar kalian. Mungkin karena usia sudah dewasa membuat diri kamu merasa pantas untuk jatuh cinta, bahkan mengartikan cinta tersebut sebagai ikatan untuk jenjang selanjutnya. Jika dilihat, banyak juga orang dewasa yang jatuh cinta secara instan dan memutuskan untuk cepat-cepat menikah, akhirnya pernikahan tidak awet lama. So, meskipun cukup umur tetap harus memilih pilihan yang tepat. Jangan malu karena usia sudah kepala tiga tapi belum punya pasangan. Kemudian, baru kenal sebentar langsung memutuskan untuk jatuh cinta bahkan menikah. Don’t worry, jodoh itu akan tiba tepat waktu.

Jangan cuma untuk pamer ke orang lain

Memutuskan jatuh cinta kepada seseorang dan ingin mempublikasikan pasangan juga bukan hal baik. Jika perasaan cinta atau hubungan kalian hanya berdasarkan penilaian orang lain, ingin dipuji awet lama, ingin dipuji cocok atau sebagainya dan kamu merasa laku, sejatinya itu hanya sementara. Bahkan, sebagian besar pasangan yang sering menunjukkan foto kebersamaan di media sosial terancam hubungannya putus. So, tetap cintai pasangan kalian tanpa rasa haus pujian dari orang lain.

Jangan cinta karena lebih berada (tampang, harta, kekuasaan)

Tampang, harta dan kekuasaan menjadi modal memikat hati orang lain. Setelah pasangan terpikat, kamu mempermainkan pasangan dengan sesuka hati dan melukai perasaan. Jatuh cinta hanya karena lebih berkuasa atas apapun berimbas membuat pasangan terluka. Yang merasa berkuasa akan berbuat semena-mena bahkan mengarah ke perbuatan mempermainkan perasaan hingga ganti-ganti pasangan (playboy/playgirls). Kemudian, juga kebalikan dari situasi tersebut yaitu hanya mencintai orang yang lebih berada atau disebut matre.

Jangan cinta tanpa restu orang tua

Nah, yang terakhir ini paling utama dan penting dari ulasan sebelumnya. Memutuskan untuk mencintai seseorang juga harus mendapatkan restu dari orang tua. Dengan mengantongi restu dari orang tua, perasaan cinta yang tulus dan do’a untuk kelancaran hubungan semakin bertambah. Sebaiknya jangan meremehkan restu orang tua.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top