Life

Kematian Teraneh Dalam Sejarah

Kita semua akan menghadapi saat kematian kita, cepat atau lambat. Apa yang telah kita lakukan dan sikap kita semasa kita hidup, itulah yang akan dikenang oleh orang-orang terdekat maupun orang yang pernah mengenal kita. Namun ternyata, di dalam sejarah tercatat orang-orang yang lebih diingat lewat cara kematian mereka yang terbilang aneh dan ajaib, dan bukan dari sikap dan sifat mereka semasa mereka masih hidup. Siapa saja mereka dan momen apa saja yang mengantarkan kematian mereka? Simak 10 kematian teraneh dalam sejarah berikut ini

AESCHYLUS

Dikenal sebagai salah seorang yang paling bijak pada masa Yunani kuno, Aeschylus justru lebih dikenal melalui tragedi yang menyebabkan kematiannya, meskipun tragedi tersebut terkadang lebih terdengar seperti lelucon saja. Menurut seorang penulis Romawi yang hidup beberapa abad setelah kematian Aeschylus, orang bijak tersebut mati terbunuh oleh kura-kura yang jatuh dari langit !

Bisa saja diantara Anda ada yang berfikir kejadian tersebut adalah kebohongan belaka. Namun sebenarnya hal ini masuk akal jika kita mendengar keseluruhan cerita yang merupakan penjelasan paling masuk akal dari kematiannya. Elang membawa terbang seekor kura-kura untuk dimangsa dagingnya. Agar hal itu bisa dilakukannya maka ia bermaksud menghancurkan rumah kura-kura yang keras ke atas sebuah batu agar hancur. Si elang melihat kepala Aeschylus yang plontos seperti melihat sebuah batu dan melemparkan kura-kura buruannya ke atas kepala itu.

QIN SHI HUANG

Nama Qin Shi Huang menimbulkan rasa hormat pada masyarakat Tiongkok setiap kali namanya disebut. Itu dikarenakan ia adalah Kaisar pertama di Tiongkok dan merupakan salah satu penguasa yang sukses memimpin pada jamannya. Qin Shi Huang menyadari hal itu, menyebabkannya memiliki ambisi untuk dapat memimpin rakyat Tiongkok selamanya! Sayangnya, saat seseorang mengatakan bahwa ia akan memperoleh keabadian dengan meminum racun merkuri yang mematikan, ia percaya saja.

BÉLA I

Béla I adalah raja Hungaria yang berjasa memberantas paganisme disana, dan atas jasanya tersebut kemenangannya masih dirayakan hingga saat ini. Namun pertempurannya dengan kaum pagan bukanlah satu-satunya yang menarik dari Béla I. Kematiannya, meskipun tidak pernah diajarkan dalam pelajaran sejarah di sekolah Hungaria, menjadi pembicaraan. Sebab kematiannya terbilang cukup sepele. Tatkala kanopi tahta mewahnya runtuh ia terluka karenanya dan akhirnya wafat.

GEORGE PLANTAGENET

Yang masuk dalam daftar kematian teraneh berikutnya adalah kematian dari George Plantagenet dari York yang memilih sendiri takdir kematiannya. Setelah kalah dalam perang saudara The War Of The Roses atau Perang Mawar antara York dan Lancaster di Inggris, George diputuskan untuk dieksekusi atas perintah saudaranya, Edward IV. Sebagai tanda penghormatan dan kasih sayang, Edward IV memperbolehkan George untuk memilih sendiri jenis hukuman mati yang dijatuhkan padanya. George Plantagenet memilih hidupnya berakhir dengan ditenggelamkan ke dalam tong anggur kesukaannya, Malvasia.

HANS STEININGER

Hans Steininger adalah seorang burgomaster atau walikota pada sebuah wilayah di negara yang saat ini dikenal dengan Austria. Apa yang telah dilakukannya untuk kota yang dipimpinnya telah dilupakan orang, namun penyebab kematiannya sampai saat ini masih banyak diingat. Hans meninggal dunia karena lehernya patah akibat terjatuh. Penyebab ia jatuh, ironisnya adalah karena ia terpeleset oleh janggutnya sendiri yang panjangnya mencapai 4,5 kaki atau sekitar 1,4 meter.

WABAH MENARI DI AUSTRIA

Wabah ini dimulai pada Juli 1518 di Austria saat seorang bernama Mrs. Troffea mulai menari dengan serius pada sebuah jalan di Strasbourg dan berlangsung selama 4-6 hari non stop. Satu minggu kemudian 34 orang lainnya ikut bergabung hingga dalam kuran waktu 1 bulan terdapat sekitar 400 orang penari bergabung dan kebanyakan diantara mereka adalah kaum perempuan. Beberapa orang diantara mereka kemudian dikabarkan meninggal dunia diakibatkan serangan jantung, stroke, atau karena kelelahan. Terdapat satu laporan yang mengindikasikan, bahwa dalam satu periode wabah ini menewaskan sekitar 15 orang per hari.

CLEMENT VALLANDIGHAM

Clement adalah seorang pengacara di Amerika Serikat pada abad ke-19 yang sangat bersemangat membela kliennya untuk membuktikan bahwa kliennya tidak bersalah. Suatu kali, ia melangkah terlalu jauh saat menangani sebuah kasus yang ditetapkan sebagai kasus pembunuhan. Ia ingin membuktikan bahwa kliennya tidak membunuh dan bahwa korban yang wafat adalah mati karena bunuh diri. Cara ia membuktikannya adalah dengan mengambil pistol berpeluru dan menembakan senjata itu ke arah kepalanya sendiri! Setelah kejadian itu pihak juri menyatakan kliennya tidak bersalah.

BENCANA MOLASE BOSTON

Molase kita kenal sebagai produk sampingan dari industri pengolahan gula tebu atau gula bit yang masih mengandung gula dan asam organik atau biasa disebut tetes tebu. Bencana Molase Boston atau juga dikenal dengan Banjir Besar Molase/The Great Molasses Flood terjadi pada tanggal 15 Januari 1919 di kawasan North End, Boston, Amerika Serikat. Saat itu terjadi semburan dari tangki besar penyimpan molase dan pada akhirnya menimbulkan gelombang air molase yang mengalir dengan cepat dengan kecepatan sekitar 35 mil/jam atau 56 km/jam, menyebabkan banjir di wilayah tersebut, menewaskan 21 orang serta melukai kurang lebih 150 orang lainnya. Tragedi ini menjadi cerita rakyat, dan hingga beberapa dekade berikutnya warga mengakui bahwa pada saat musim panas, bau molase masih dapat tercium disana.

ROBERT WILLIAMS

The Ford Motor Company memang dikenal sebagai pelopor dalam industri mobil. Pada tanggal 25 January 1979, Ford kembali menciptakan sejarah karena kejadian kematian salah seorang karyawannya yang bernama Robert Williams. Masalahnya adalah Williams wafat dikarenakan terluka akibat terpukul bagian lengan robot seberat 1 ton. Robot ini difungsikan untuk memindahkan peralatan dan material dari tempat satu ke tempat lain di dalam pabrik milik Ford.

V.KAMARAJ

Menurut National Geographic, peluang kita untuk terbunuh oleh sebuah meteorit adalah 1 berbanding 1.600.000 atau 1:1.600.000, dan V.Kamaraj adalah salah satunya! Pada tahun 2016 supir bus asal India ini menjadi orang pertama yang terbunuh oleh mateorit. Ia tewas tatkala sebuah batu dari langit menghantam bus yang dikendarainya serta melukai 3 orang lainnya. Tentu saja. V. Kamaraj bukanlah satu-satunya korban tewas akibat meteorit, namun sejauh ini, kematiannya lah yang tercatat secara resmi.

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top