Life

Kenali Tanda-tanda Toxic Relationship dan Cara Mengatasinya

Tanda Toxic Relationship

Akhir-akhir ini kamu mungkin sering mendengar tentang toxic relationship. Yup, toxic relationship adalah hubungan yang ketika dijalankan justru menimbulkan ketidaknyamanan pada diri sendiri ataupun pasangan. Ketidaknyamanan ini disebabkan oleh beberapa hal, misalnya adanya perbedaan cara berpikir.

Sama seperti istilahnya-toxic atau beracun, jika hubungan semacam ini terus dijalani besar kemungkinan fisik hingga emosional orang tersebut menjadi ‘rusak’. Jenis hubungan semacam ini biasanya menampilkan hubungan yang terlihat baik-baik saja dari luar, tetapi didalamnya masing-masing pasangan merasa tidak nyaman.

Setiap orang yang terjebak dalam hubungan jenis ini mungkin tidak menyadarinya, tetapi fakta yang ada tidak bisa disangkal. Untuk itu, perlu diketahui tanda-tanda apakah suatu hubungan tergolong ke dalam hubungan jenis ini atau bukan. Berikut ini ciri-cirinya.

Tanda-tanda Toxic Relationship

1. Tidak bahagia

Hubungan yang sehat akan menimbulkan perasaan senang, nyaman, dan membahagiakan ketika dijalani. Tetapi pada hubungan ‘beracun’ yang terjadi justru sebaliknya. Jika saat bersama kamu merasa tidak senang, nyaman, dan bahagia, maka kamu harus mewaspadainya. Jangan-jangan hubungan yang selama ini dijalani tergolong ke dalam hubungan yang tidak baik.

Jika dalam hubunganmu terdapat tanda-tanda ini sebaiknya kamu mempertimbangkan apakah akan melanjutkannya atau tidak. Jangan membohongi perasaanmu tentang apa yang kamu rasakan ketika sedang bersamanya.

2. Komunikasi tidak terjalin

Salah satu ciri hubungan ‘beracun’ adalah tidak terjalinnya komunikasi antara kamu dan pasangan. Tidak dapat dipungkiri bahwa komunikasi adalah hal yang sangat penting dalam sebuah hubungan. Dengan berkomunikasi keinginan dari masing-masing pihak dapat tersampaikan dengan baik.

Tetapi pada hubungan beracun hal ini tidak terjadi. Komunikasi yang seharusnya bisa menjadi penghubung tak ubahnya hanya menjadi deretan obrolan yang tak ada juntrungnya. Keinginan dari satu pihak tidak dapat diterima pihak lainnya, bahkan timbul mispersepsi antara keduanya.

3. Terlalu banyak kebohongan

Terlalu banyak kebohongan dalam suatu hubungan juga termasuk ke dalam ciri toxic relationship. Ketika seseorang terlalu sering berbohong kemungkinan besar orang tersebut tengah menyembunyikan sesuatu darimu. Dalam sebuah hubungan tidak baik menyembunyikan banyak hal dari pasangan. Jika hal itu terjadi, ada indikasi bahwa pasanganmu memang tidak ingin kamu mengetahui rahasianya.

Salah satu kunci dalam sebuah hubungan adalah kepercayaan. Jika pasanganmu saja tidak memercayaimu untuk mengetahui rahasianya, itu menunjukkan bahwa ia tidak serius menjalani hubungannya bersamamu.

4. Lebih bahagia saat tidak bersama

Indikasi pertama kamu berada di dalam hubungan yang ‘beracun’ adalah tidak adanya kebahagiaan. Jika saat tidak bersama kamu merasa lebih bahagia, mungkin sudah saatnya kamu menyadari kemungkinan bahwa kamu berada dalam hubungan ‘beracun’. Kamu merasa lebih bebas dan bisa menjadi diri sendiri justru saat tidak bersama dengan pasanganmu.

5. Adanya tindak kekerasan

Permasalahan-permasalahan seperti adanya perbedaan pendapat memang wajar terjadi dalam sebuah hubungan. Tetapi jika di dalam hubungan yang kamu jalani kamu sampai mendapat kekerasan itu menunjukkan kamu bukan berada dalam hubungan yang baik. Pada taraf ini kamu tidak bisa lagi menyangkal bahwa hubunganmu merupakan hubungan ‘beracun’.

Kekerasan bukan hanya soal fisik saja, tapi bisa berupa kekerasan psikis. Jika pasanganmu sering merendahkanmu sebagai perempuan, dapat dipastikan bahwa pasanganmu merupakan pelaku toxic relationship karena telah melakukan tindak kekerasan padamu.

4 cara agar terhindar dari toxic relationship

Tanda Toxic Relationship
Toxic Relationship

Apakah dalam hubunganmu semua ciri-ciri di atas ada? Jika ada kamu harus waspada kemungkinan kamu terjebak dalam hubungan yang ‘beracun’. Kamu memiliki pilihan untuk tetap pada hubungan tersebut atau mencari jalan keluarnya. Berikut ini hal-hal yang bisa kamu lakukan saat kamu sudah terjebak dalam hubungan semacam itu.

1. Mencoba memperbaiki

Suatu hubungan yang awalnya bahagia bisa berubah menjadi hubungan yang beracun karena beberapa faktor. Ketika kamu menyadari hubungan yang kamu jalani merupakan hubungan ‘beracun’, kamu masih punya pilihan untuk memperbaikinya. Cobalah komunikasikan dengan pasanganmu mengenai hubungan kalian, tentang salah paham yang terjadi dan penyebab toxic relationship itu sendiri.

Jika kamu dan pasanganmu sudah menemukan titik masalahnya dan bersedia memperbaiki, kamu bisa mengambil langkah untuk memulai kembali hubungan tersebut. Tetapi jika hal tersebut tidak terjadi, itu hanya berarti satu hal: kamu harus bersedia mengakhirinya!

2. Meminta saran orang lain

Terkadang orang yang terjebak dalam hubungan ‘beracun’ cenderung sulit objektif terhadap permasalahan yang tengah dihadapinya. Kalau kamu merasa ragu akan mengambil keputusan apa, kamu bisa meminta saran orang lain. Ceritakan masalah yang kamu alami dengan orang-orang terdekatmu seperti keluarga atau teman. Jika dirasa perlu kamu juga bisa mengonsultasikannya dengan ahli.

3. Mencintai diri sendiri

Ketika kamu merasa berat untuk melepaskan sebuah hubungan yang sebenarnya tidak baik untukmu kamu harus mengingat bahwa kamu juga harus mencintai dirimu sendiri. Bahkan sebelum mencintai orang lain terlebih dahulu kamu harus mencintai diri sendiri. Jika sebuah hubungan justru mengekang dirimu lebih baik kamu melepaskan hubungan tersebut.

4. Melakukan kegiatan yang disukai

Saat seseorang terjebak dalam hubungan yang kurang baik biasanya ia menderita kerugian baik dari segi waktu, tenaga, pikiran, hingga emosional. Untuk menepi dari derita yang kamu alami sebelumnya kamu bisa melakukan kegiatan yang kamu sukai. Kamu bisa merencanakan untuk berlibur bersama keluarga atau sekadar hangout bersama teman.

Baca Juga : Ciri-Ciri Teman Toxic, Yang Tidak Baik Untuk Kesehatan Mental Kamu

Dengan tidak memaksakan diri berada dalam sebuah hubungan yang tidak baik menandakan bahwa kamu mencintai dirimu sendiri. Akui saja jika hubunganmu bukanlah hubungan yan baik. Perpisahan memang sulit, tetapi hidup dalam sebuah hubungan yang tidak baik jauh lebih menyulitkan. Setelah mengetahui ciri-ciri toxic relationship kamu harus segera mengambil keputusan.

Berita Terkini

To Top
We use cookies to offer you a better browsing experience. If you continue to use this site, you consent to our use of cookies.
We use cookies to offer you a better browsing experience. If you continue to use this site, you consent to our use of cookies.