Life

Kreasi Karbohidrat Untuk Bekal Anak

Kreasi Karbohidrat Untuk Bekal Anak

Jajan di luar kadang mengkhawatirkan. Selain kebersihan meragukan, kandungan gizi seperti karbohidrat yang mengenyangkan pun mesti diperhatikan. Bekal paling tidak harus yang membuat kenyang hingga anak pulang sekolah, agar kegiatan belajarnya tidak terganggu.

Buatlah sendiri bekal untuk anak yang mengandung karbohidrat seperti nasi atau roti. Bila mau repot sedikit, buatlah yang lebih menyenangkan seperti pancake dan kreasi olahan bahan lainnya yang mengandung karbohidrat. Berikut beberapa ide kreasi karbohidrat untuk bekal anak.

1. Sushi atau Arem-Arem

Jika Anda masih mengandalkan nasi sebagai karbohidrat utama, buatlah yang lebih menarik nafsu makan anak ketimbang nasi goreng. Sushi dan arem-arem adalah rekomendasi tepat. Anda tetap bisa memasukkan sayuran ke dalam sushi atau arem-arem.

Untuk sushi, pastikan menggunakan beras Jepang agar membentuk sempurna dan tidak mudah rusak. Pertimbangkan untuk menggunakan bungkus seperti daun untuk membungkus arem-arem. Agar anak tidak kerepotan, arem-arem bisa dilepas bungkusnya dulu baru ditaruh ke dalam wadah yang rapat.

2. Bihun Goreng atau Kwetiau Goreng

Anak mengeluh bosan dibawakan mi goreng? Cobalah sesekali membuat bihun goreng atau kwetiau goreng yang lezat. Pastikan tidak yang berkuah, karena resiko tumpah akan lebih besar. Bihun dan kwetiau goreng yang diracik sendiri bumbu-bumbunya bisa dimasak sekaligus untuk menu makan anggota keluarga lainnya. Tambahkan bakso, sosis, atau ayam suwir.

3. Sandwich atau Burger

Roti isi yang dijual di luaran pada umumnya adalah roti dengan isian manis seperti keju, stoberi dan coklat. Buatlah rasa yang berbeda dan lebih bergizi juga mengenyangkan. Repot sedikit untuk membuat sandwich dan burger. Bila anak tidak suka sayur, mengolah sayuran dan daging menjadi bahan isian sandwich atau burger adalah cara cerdas agar anak tidak mengeluh harus memakan sayur.

4. Pancake

Bila anak suka manis, pancake bisa dijadikan bekal. Buat pancake tanpa siraman sirup gula yang akan meluber kemana-mana bila dibawa, sebaiknya beri rasa ke dalam adonan pancake saja. Sertai dengan potongan buah yang disukai anak. Agar tidak repot, potong pancake menjadi kecil-kecil sehingga anak tinggal menusuk potongan pancake dan buah dengan garpu ketika memakannya.

5. Kentang Goreng, Skotel atau Kentang Panggang

Rasanya, nyaris semua anak menyukai kentang goreng. Pertimbangkan untuk menggunakan saus sachet yang mudah disobek sehingga anak tidak kerepotan saat membukanya atau taburi dengan bubuk perasa.

Bangun lebih pagi untuk membuat skotel dan kentang panggang juga bisa dicoba agar bekal anak tidak terasa membosankan. Buat sekaligus skotel atau kentang panggang dalam jumlah besar agar bisa dijadikan menu sarapan juga oleh anggota keluarga lainnya. Kreasi sayuran bisa diaplikasikan pada skotel atau kentang panggang.

Tips.

Jangan membuat anak kerepotan. Biasanya, jam istirahat berlangsung singkat karena itu jangan buat bekal yang malah membuat anak kerepotan. Contohnya, saat membuat burger, buatlah adonan daging sendiri yang bisa dicamput dengan sayuran.

Untuk rasa, haruslah sudah pas sehingga tidak perlu lagi membawakan saus. Jika anak memang suka pedas, tambahkan cabai bubuk atau saus sambal di dalam adonan daging.

Jangan membawakan makanan yang harus dipotong-potong dulu ketika ingin melahapnya. Makanan harus mudah disendok.

Tidak mudah tumpah dan rusak. Bekal yang berkuah tentu akan mudah tumpah apalagi jika tidak punya wadah anti tumpah. Kalaupun anak ingin bekal berkuah, pastikan bekal berada dalam bungkus atau wadah anti tumpah dan pilihlah jenis kuah yang tetap bisa dimakan dalam keadaan bekal sudah dingin.

Jangan membawakan makanan yang mudah rusak dan basi, karena tidak selalu anak memakan bekalnya di pagi hari, bisa saja dia baru membuka bekal saat istirahat siang hari.

Wadah yang memadai. Agar tidak mudah tumpah dan tercemar bakteri, wadah haruslah memiliki tutup yang rapat dan tidak gampang terbuka. Pisahkan wadah berisi bekal di tas khusus, jadi anak tidak perlu membawanya bersamaan dengan tas sekolah demi mencegah ketumpahan dan resiko lain.

Ukuran wadah harus pas, jangan gunakan wadah kekecilan yang bisa merusak isi bekal dan jangan juga terlalu besar agar isi bekal tidak terguncang-guncang. Pilih wadah yang menarik agar anak semangat membawa bekalnya ke sekolah.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top