Life

Kucing Himalaya, Ras Kucing Hasil Perkawinan Silang Antara Persia Dengan Siam

Kucing Himalaya

Ada beragam jenis kucing yang bisa dijadikan hewan peliharaan, salah satunya kucing himalaya dari ras persia. Kucing yang biasa dikenal dengan Himmies ini merupakan hasil perkawinan silang antara kucing persia dengan siam.

Kucing himalaya ini mudah dikenali dari corak warna dimana beberapa bagian tubuh ada yang berwarna hitam. Tidak hanya itu, kucing ini juga memiliki warna mata khas yaitu biru. Untuk lebih mengenal kucing himalaya, yuk simak ulasan di bawah ini!

Sejarah

Kucing himalaya merupakan salah satu ras kucing yang berasal dari hasil perkawinan silang antara persia dengan siam. Persilangan itu dilakukan untuk mendapatkan bentuk badan seperti kucing persia, tapi warnanya seperti kucing siam.

Kucing Siam
Kucing Siam

Sebenarnya, jenis kucing ini sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Namun, baru diperkenalkan di Eropa pada 1950-an dengan nama awal yaitu kucing persia warna poin.

Kemudian pada tahun 1957, kucing ini secara resmi diakui oleh Cat Fanciers Association (CFA) dan American Cat Fanciers Association dengan nama kucing himalaya. Beberapa tahun kemudian, kucing ini dimasukkan ke dalam ras kucing persia karena bentuk tubuh mereka serupa.

Kucing Siam

Kucing Siamese berasal dari negara yang bernama Siam. Anda tidak mengenal negara itu? Sekarang negara itu bernama Thailand. Maka dari itu kebanyakan orang indonesia diketahui menggunakan kucing siam untuk memanggil jenis kucing ini. Jadi kucing Siamese dan siam itu satu jenis kucing. Dan hanya dibedakan oleh sebuah nama saja. Apalah artinya sebuah nama bukan? Seperti kesalahan ucap pada kucing anggora. Memang banyak ya kucing terkenal dari asean contohlah juga kucing birman yang dari birma. Bahkan mungkin juga kucing abyssinian yang ada kemungkinan dari asean. Pertama kali kucing siam ada di eropa adalah saat kucing ini dijadikan hadiah untuk duta besar inggris. Kemudian seperti perkiraan kucing siam ini menjadi populer di inggris kemudian eropa.

Ciri kucing himalaya

Kucing Himalaya
3 Kucing Himalaya

Kucing himalaya berasal dari persia sehingga ciri yang dimiliki hampir mirip yaitu ukuran yang sedang hingga besar dengan bentuk tubuh yang gemuk dan gempal disertai dengan kaki yang pendek. Meski demikian, ada beberapa juga yang memiliki bentuk tubuh seperti kucing siam yaitu langsing, ramping, dan anggun.

Kucing dari ras persia ini identik dengan warna bola matanya yang khas yang berwarna biru. Kucing ini dibagi menjadi dua jenis berdasarkan bentuk wajahnya meliputi kucing himalaya dengan wajah berbentuk boneka dengan bentuk wajah terlihat pesek jika dilihat dari samping dan bentuk wajah datar yang terlihat sangat datar jika dilihat dari samping.

Untuk bulunya sendiri, kucing dari ras persia ini memiliki bulu dengan pola colorpoint dimana di bagian telinga, wajah, kaki, dan ekornya berwarna hitam, sedangkan warna bagian tubuh lainnya hadir dengan gabungan pola tabi, links, atau tirto dengan warna anjing laut, putih, krem hingga cokelat.

Sifat kucing himalaya

bayi kucing himalaya
Bayi kucing himalaya

Kucing dari ras persia ini memiliki sifat seperti kucing siam yaitu aktif, senang bermain, dan tidak malas. Kucing ini termasuk kucing yang cerdas, tenang, lembut, dan manis. Tidak hanya itu, kucing himalaya sangat lucu apalagi waktu masih bayi.

Meskipun ukurannya besar dan terlihat garang, kucing ini sangatlah setia dan bersahabat. Jenis kucing ini sangat menyukai perhatian dan kasih sayang dari pemiliknya.

Perawatan kucing himalaya

Perawatan kucing himalaya
Perawatan Bulu kucing

Sama seperti jenis persia lainnya, kucing himalaya juga memerlukan perawatan yang khusus terutama pada bulu-bulunya yang panjang dan lebat. Bulu kucing ini harus disisir setiap hari untuk menghindari kekusuan pada bulunya. Selain itu, bagian kukunya juga perlu diperhatikan. Apabila sudah panjang, maka harus segera dipotong.

Bagian tubuh lain seperti telinga juga harus dirawat. Kucing himalaya memiliki telinga runcing yang mana kotoran akan mudah masuk. Jika tidak dibersihkan secara rutin, maka akan menyebabkan infeksi mengingat kucing ini termasuk kucing yang sering bermasalah pada kesehatan. Hal ini dikarenakan jenis ini memiliki penyakit turunan dari ras persia.

Beberapa penyakit yang sering dialami kucing himalaya sebagai berikut:

  1. Penyakit ginjal polikistik
    Penyakit ini ditandai dengan munculnya beberapa kista pada ginjal kucing. Meski tidak sampai mengancam nyawa kucing, namun tetap harus ditangani sedini mungkin untuk mencegah perkembangan kista-kista baru.
  2. Masalah pernapasan
    Kucing dari ras persia ini memiliki bentuk wajah yang rata sehingga sangat rentan terhadap masalah pernapasan tertentu seperti kesulitan bernapas dan menelan hingga tidak mampu untuk beraktivitas.
  3. Kurap
    Seperti yang sudah dijelaskan jika kucing yang serupa dengan persia ini membutuhkan perawatan ekstra terutama pada bulunya. Bulunya yang panjang dan lebat membuat kulit kucing ini  sulit untuk dilihat. Jika bulu kucing ini tidak dirawat secara rutin, maka risiko penyakit kurap pada kulit bisa saja terjadi.

    Untuk itulah, usahakan untuk selalu memeriksa kulit kucing. Jika ditemukan bintik-bintik merah dan bersisik, segera bawa ke dokter hewan.

Nah itulah ulasan mengenai kucing himalaya dari ras persia yang disilangkan dengan jenis siam. Kucing ini cocok untuk dijadikan peliharaan karena berkepribadian manis, hangat, dan menyenangkan.

Selain itu, kucing ini sama seperti kucing persia yang sangat penurut dengan pemiliknya. Tertarik memeliharanya? Jika iya, jangan lupa untuk merawatnya dengan sebaik mungkin ya.

To Top