Life

Kue Bulan, Tradisi Tionghoa Yang Penuh Dengan Filosofi

Kue Bulan, Tradisi Tionghoa Yang Penuh Dengan Filosofi

Mooncake atau Festival Pertengahan Musim Gugur tahun ini jatuh tepat pada hari ini, Selasa 21 September 2021). Untuk merayakannya, masyarakat keturunan Tionghoa biasanya mengrimkan kue bulan kepada keluarga, kerabat atau teman. Seperti namanya, kue ini memiliki bentuk melekuk disepanjang sisinya. Sedangkan pada bagian atasnya terdapat pola kaligrafi dan ukiran khas China.

Menariknya, kue ini berperan penting dalam festival itu. Bukan saja sebagai kudapan, kue ini juga memiliki filosofi dan makna yang mendalam bagi orang China. Berikut fakta-fakta terkait mooncake atau kue bulan.

Dibuat Lebih Dari 1000 Tahun Lalu

Kudapan tradisional yang disebut juga dengan Yue Bing ini dipercaya telah ada sejak Dinasti Song (960-1279). Kemudian pada masa Kaisar Dinasti Tang Xizong (873-888), makanan ini menjadi suguhan bagi tamu kerajaan. Tradisi membuat kudapan ini pun terus berlanjut hingga saat ini.

Dikaitkan Dengan Legenda Dewi Bulan

Terdapat banyak legenda terkait kue bulan, salah satunya dikaitkan dengan Dewi Bulan Tiongkok atau Chang Er. Diceritakan, ada seorang pemanah yang berhasil memanah 9 dari 10 matahari bernama Hou Yi.

Kemudian sang pemanah itu diberi hadiah oleh Penguasa Langit berupa ramuan untuk kehidupan abadi. Ramuan tersebut harus dibagikan dengan istrinya, Chang Er, supaya mereka dapat hidup berdampingan selamanya.

Lihat Juga: Filosofi Lebaran Ketupat, Tradisi Jawa Setelah Idul Fitri

Namun, Chang Er malah meminumnya hingga habis dan overdosis. Pada waktu bersamaan, Chang Er merasa dirinya melayang ke langit. Ia berada di bulang dan menjadi Dewi Bulang. Sementara itu sang suami selalu menyantap kue bulan setiap tanggal 15 bulan 8 untuk mengobati kerinduannya kepada sang istri.

Kue Bulan Sebagai Pembawa Pesan Rahasia

Melansir Quarts, kuliner ini digunakan sebagai pengantar pesan kepada orang Han yang ingin menggulingkan rezim Mongol. Terdapat dua versi kisah bagaimana pesan rahasia tersebut dikemas.

Pertama, lewat 4 buah kue yang dikemas dalam sebuah kotak. Untuk membaca pesan tersebut, ia harus dipotong-potong kemudian disusun kembali. Kedua, lewat sebuah kertas yang diselipkan di tengah kue.

Sebagai Simbol Makanan Keluarga

Biasanya, makanan manis ini tidak dimakan secara utuh, namun dengan memotongnya jadi beberapa bagian. Tujuannya supaya seluruh anggota keluarga dapat menikmatinya bersama-sama. Oleh sebab itu, tidak heran kalau kue bulan menjadi simbol makanan keluarga.

Aneka Jenis Kulit Kue Bulan

Kudapan berdiameter 10 cm dan tebal 4-5 cm ini memiliki lapisan kulit tipis di luarnya. Umumnya terdapat 3 jenis kulit kue bulan, yaitu chewy yang terbuat dari sirup gula kental, iye water, tepung dan minyak. Lalu ada pula flaky yang terbuat dari minyak dan tepung. Sedangkan yang ketiga adalah tender yang paling banyak dijumpai di China dan Taiwan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top