Life

Lontong Cap Go Meh, Sajian Penutup Rangkaian Perayaan Tahun Baru Imlek yang Penuh Makna

Lontong Cap Go Meh, Sajian Penutup Rangkaian Perayaan Tahun Baru Imlek yang Penuh Makna

Rangkaian perayaan tahun baru China alias Imlek ditutup dengan Cap Go Meh. Salah satu hidangan yang populer yakni lontong cap go meh.

Tahun ini, Cap Go Meh jatuh pada Selasa, 15 Februari 2022 atau tepat 15 hari usai perayaan Imlek. Secara harfiah, ‘cap go’ dalam dialek Hokkien memiliki arti lima belas.

Jika perayaan Imlek selalu identik dengan sajian jeruk mandarin dan kue keranjang, perayaan Cap Go Meh tidak lepas dengan lontong cap go meh. Kehadiran lontong cap go meh ternyata tak lepas dari perkawinan dua budaya yaitu budaya Tionghoa dan Jawa.

Awal Mula Lontong Cap Go Meh

Tradisi lontong terinspirasi dari kebiasaan orang Jawa yang selalu membuat ketupat ketika merayakan Idul Fitri. Biasanya masyarakat akan berkumpul di masjid untuk beribadah dan berdoa memohon keselamatan. Lalu dihidangkan ketupat dengan opor ayam serta masakan lainnya.

Melihat hal ini, orang Tionghoa mendapat ide untuk membuat hantaran Cap Go Meh tanpa mengandung babi yang haram bagi umat Muslim.

Lihat Juga: 11 Hidangan Khas Wajib Saat Tahun Baru Imlek Beserta Maknanya

Kala itu, mereka membuat ketupat berbentuk lonjong sehingga ketika dipotong akan berbentuk bulat. Bentuk bulat ini berbentuk lingkaran yang melambangkan bulan purnama.

Agar hidangan dianggap sah, diperlukan bahan pelengkap lainnya seperti docang alias parutan kelapa, bubuk kedelai, kedelai yang dikukus dan abing alias parutan kelapa yang dimaniskan. Kedelai menjadi simbol harapan dapat mendatangkan rezeki, kelapa yang putih menjadi lambang kesucian.

Selain lontong cap go meh, wedang ronde juga turut meramaikan suasana Cap Go Meh. Sebetulnya dalam perayaan apapun, wedang ronde selalu disajikan. Bagi masyarakat Tionghoa, wedang ronde merupakan makanan dewa.

Lihat Juga: Selain Jeruk, Ini 5 Buah Khas Imlek yang Punya Segudang Manfaat Kesehatan

Wedang ronde menjadi solusi agar tubuh tetap hangat selama musim dingin sekaligus menjadi doa kepada dewa. Wedang ronde memiliki tiga unsur yaitu warna hijau yang menjadi simbol harapan, warna merah yang melambangkan keberuntungan dan bentuk bulat menggambarkan persatuan. Semua harus terbuat dari tanaman.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Copyright © 2022 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top