Life

Memegang Kendali Mimpi

Bagi Anda yang sudah menonton film Inception, pasti Anda ingat betapa karakter yang diperankan oleh Leonardo DiCaprio dan timnya menggunakan berbagai tekhnik untuk mengontrol mimpi yang mereka alami. Tentu saja kebanyakan orang menganggapnya hanya sebagai fantasi Hollywood belaka. Namun tahukan Anda bahwa bukan suatu hal yang tidak mungkin bagi kita untuk memegang kendali terhadap mimpi? Mempengaruhi alam mimpi bukanlah sesuatu yang mustahil. Bahkan dengan cara mengontrol mimpi kita, maka mimpi buruk dapat dihindari atau menghentikan sebuah mimpi buruk agar tidak terulang kembali. Hal ini sangat berguna bagi kita yang seringkali dihantui mimpi buruk atau terganggu dengan mimpi yang tidak jelas sehingga membuat Anda tidak dapat beristirahat dengan total. Kuncinya adalah bahwa Anda harus menyadari bahwa Anda tengah bermimpi. Berikut adalah strategi agar kita dapat memegang kendali terhadap mimpi kita

Ciptakan Kesadaran Penuh

Saatnya Anda mulai mencatat dalam pikiran, apa saja yang ada di sekitar Anda, apa yang sering dilihat dan sentuh serta mana saja lokai yang tiap hari dilewati. Misalnya saja katakanlah Anda sedang mengendarai mobil menuju ke rumah sahabat, perhatikan warna mobil yang Anda kendarai, warna langit di sekitar Anda beserta bentuk awan di atas, dan lain sebagainya. Apakah semua sama dengan yang ada dalam ingatan Anda atau ada yang berubah ? Atau jika Anda tengah berbincang dengan sahabat, perhatikan wajahnya apakah jelas atau buram?

Hal-hal sepele seperti itu seolah tidak terlalu berarti pada kehidupan nyata, namun akan sangat berguna untuk meyadarkan kita apakah kita sedang terjaga atau bermimpi. Langkah ini merupakan salah satu langkah penting dalam proses pengendalian mimpi.

Ucapkan Sebuah Niat

Sebelum Anda pergi tidur, ingatkan pada diri Anda secara verbal maupun di dalam hati dan kalau perlu dicatat, ‘Malam ini saat aku bermimpi, aku ingin menyadari bahwa aku tengah bermimpi’. Jika ada masalah yang Anda ingin selesaikan di dalam kehidupan nyata, coba fokus sejenak ke masalah tersebut sebelum Anda tidur. Misalnya ingatlah wajah kawan yang sedang bermasalah dengan Anda atau suatu rumus matematika di laptop yang ingin Anda pecahkan, dsb.

Buatlah Catatan Mimpi

Persiapkan sebuah buku catatan dan bolpen di samping tempat tidur Anda. Saat Anda terbangun dari mimpi diamlah sejenak jangan langsung beranjak tidur kembali. Hal ini dimaksudkan bagi Anda untuk mengingat kembali mimpi yang baru saja Anda alami. Setelah itu catatlah sebanyak-banyaknya detil yang dapat Anda ingat dari mimpi yang baru saja terjadi. Jadikanlah ini sebagai kebiasaan, sehingga Anda akan mengenali pola mimpi Anda sendiri dan hal ini akan mempermudah Anda untuk memegang kendali.

Membiasakan Bertanya Pada Diri Sendiri

Biasakan diri untuk bertanya pada diri sendiri apakah Anda sedang terjaga atau bermimpi. Semakin sering Anda membiasakan hal ini semakin tinggi kesadaran Anda akan posisi saat ini apakah sedang bermimpi atau benar tengah terjaga. Hal ini juga membantu Anda untuk mengambil kontrol lebih terhadap alam mimpi.

Tidur Siang

Untuk beberapa alasan, Anda mungkin lebih memilih mengalami mimpi pada saat tidur siang dari pada mimpi di malam hari saat Anda perlu istirahat selama 8 jam penuh. Maka, saat Anda lelah pada siang hari, jika memungkinkah sebaiknya usahakanlah untuk tidur

Bangun Lalu Kemudian Tidur Kembali

Lakukanlah hal ini secara bertahap dan memerlukan kesabaran. Jika siklus jam tidur Anda misalnya adalah 10 jam, sebaiknya Anda bangun setelah tidur selama 6-7 jam. Saat terbangun, usahakan paling tidak Anda terjaga selama 30 menit. Jika sebelumnya Anda bermimpi, cobalah ingat-ingat kembali detil mimpi Anda. Jika tidak,berfokuslah pada hal yang sekiranya ingin Anda impikan, dan kembalilah tidur. Pastikan Anda tidur total selama 90 menit.

Kenali Pola Mimpi

Sebelumnya diungkapkan bahwa Anda memerlukan catatan mimpi Anda. Di sinilah catatan tersebut dapat berguna. Baca kembali dan coba kenali pola mimpi Anda. Tandai bagian dari mimpi Anda yang tampak spesifik dan yang tidak. Atau Anda berfokusi pada anomali aneh yang muncul pada mimpi Anda. Begitu Anda mengenali pola mimpi Anda, maka dengan mudah akan dapat dikendalikan. Saat berikut Anda bertemu kembali dengan anomali tersebut, maka Anda menyadari bahwa Anda tengah bermimpi.

Kenali Perasaan Anda Terhadap Sebuah Mimpi

Saat Anda terjaga dari mimpi, penting bagi Anda untuk tetap berada di atas tempat tidur Anda, dan akan lebih baik jika tidak langsung menyalakan lampu. Jika Anda merasa kesulitan untuk mengingat kembali mimpi yang baru saja Anda alami, cobalah untuk mengingat perasaan Anda terhadap mimpi tersebut. Kadangkala, emosi yang muncul akan menjadi pencetus datangnya ingatan kita terhadap mimpi itu sendiri. Misalnya saja jika Anda terbangun dengan rasa takut, tetapi sama sekali tidak bisa mengingat mimpi apa yang dialami, maka fokus pada rasa takut itu akan memicu kembali datangnya ingatan terhadap mimpi buruk yang Anda alami.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2021 LO inc. Media Supported By MASEL Corp

To Top