Life

Move On itu Tidak Instan. So, Jalani Prosesnya

Move On itu Tidak Instan. So, Jalani Prosesnya

Tidak ada orang yang ingin terus berlarut-larut meratapi nasibnya yang sedang patah hati. Jika kalian berada di posisi tersebut, pasti kalian juga memiliki keinginan untuk bangkit atau bahasa gaulnya yaitu move on. Kata move on tentunya tidak asing bagi kalian yang terus mengikuti kekinian. Move on berasal dari bahasa inggris yang berarti berpindah. So, di era kekinian ini, bahasa tersebut memiliki arti yang mengarah pindah ke lain hati, memiliki kekasih baru, ada pula yang mengartikan berjalan terus melupakan kenangan. Intinya move on adalah bangkit dan sudah tidak meratapi patah hati yang sedang dialaminya. Move on itu tidak semudah jatuh cinta. Bahkan untuk tidak mengingat kenangan yang telah terjadi, hal tersebut membutuhkan waktu yang tidak singkat pula. Karena kalian akan mengalami proses di bawah ini ketika ingin move on

Terbayang-Bayang Kenangan bersama Mantan

Siapa sih yang bisa melupakan kenangan indah dengan sekejap saja. Tentunya tidak ada orang yang bisa melakukan hal tersebut. Apalagi kalau habis putus cinta. Ketika kehilangan momen chatingan yang asik, hang out bareng sampai lupa waktu serta hadiah-hadiah kecil yang mengejutkan. Semua berubah menjadi kenangan yang membayangi diri untuk move on. Untuk melewati fase tersebut setidaknya membutuhkan waktu kurang lebih 3-5 bulan tergantung lama tidaknya pasangan tersebut menjalin hubunga. Semakin lama hubungan terjalin, semakin sulit untuk move on karena banyak kenangan yang terjadi. Kemudian, seseorang juga harus memiliki banyak kesibukan.

Mood Baik Menurun dan Kurang Fokus

Kemudian, kalian juga mengalami penurunan mood baik. Terkadang bahagia karena ada beberapa sahabat atau teman yang akan memotivasi kalian untuk move on. Namun, kalian juga tidak jarang mengalami mood buruk entah teringat kenangan atau merasa rindu akan sang mantan. Bahkan, penurunan mood tersebut membuat kalian kurang fokus mengerjakan beberapa aktivitas. Jika mengalami hal tersebut, cepat-cepatlah mencari aktivitas yang membuat moodmu baik seperti nonton ke bioskop, makan ice cream, olah raga, piknik, dsb.

Lebih Banyak Menghabiskan Waktu Sendiri

Dari penjabaran di atas, mood yang tidak baik juga menyebabkan seseorang lebih senang menghabiskan waktu untuk sendiri. Bukan sekedar mengingat kenangan, terkadang menghabiskan waktu sendiri juga menjadikan seseorang introspeksi terhadap dirinya sendiri. Selain itu ada kemungkinan meratapi nasib dan menyalahkan diri sendiri. So, jangan biarkan move on kalian terhambat dengan depresi tersebut. Bergegaslah menatap masa depan.

Kenal Orang Baru dan Membandingkannya dengan si Mantan

Nah, kalian pasti juga akan mengalami hal ini. Untuk menghilangkan kejenuhan karena sendiri biasanya seseorang berusaha mencari sesuatu yang baru. Terutama mencari pasangan baru sebagai pengganti si Dia. Hal tersebut juga tidak mudah, karena kalian pasti merasa ada yang berbeda dari orang baru yang kalian kenal. Kemudian, perbedaan dari segi apapun tersebut membuat kalian membandingkannya dengan si mantan. Sebaiknya, kalian hindari sikap tersebut, apalagi sampai membandingkannya kebangetan. Kalian akan kewalahan dengan sikap kalian sendiri jika ingin mencari yang sama ataupun yang lebih sempurna dari dia.

Susah Membuka Hati

Yang terakhir ini juga sering dialami oleh sebagian orang. Terkadang mereka cepat sekali bangkit dari keterpurukan, namun enggan membuka hatinya untuk orang baru. Mereka sudah bisa move on dari kesedihan dan semua kenangan. Bisa jadi, yang membuat mereka bertahan untuk tidak mencari pasangan baru adalah karier maupun konsentrasi untuk membahagiaan keluarga, dsb. Move on itu tidak instan karena banyak gangguan. Akan tetapi selagi kalian mau berusaha, prinsip baru akan tumbuh seiring kesadaran pribadi untuk menjadi lebih baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top