Life

Negara Polusi Terbesar Akibat Kebakaran Hutan, Indonesia Masuk dalam 3 Besar

Portal Berita

Pada Senin (19/10/2015) area kebakaran hutan lahan di seluruh Indonesia telah meluas hingga mencapai 942 titik api. Meski sudah dibantu oleh beberapa negara tetangga, api belum juga berhasil dipadamkan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, mengakui bahwa tim dari Australia bahkan sudah kewalahan. Personil dari Australia mengatakan, baru kali ini timnya menemukan kebakaran hutan lahan yang sangat besar. “Selama 30 tahun personil Australia bekerja memadamkan api, baru kali ini mereka menemukan kebakaran hutan lahan yang begitu besar seperti sekarang,” kata Sutopo.
Bila sudah dikatakan sebesar itu kebakaran hutan lahan di Indonesia, Maka tak heran bila Lembaga Pemantau Hutan, Global Forest Watch, juga mengatakan kebakaran hutan lahan yang kini terjadi di Indonesia telah mengganggu sistem iklim global.
Berdasarkan data dari peneliti Fakultas Ilmu Bumi Vrije Universiteit Amsterdam, Guldo Van der Werf, mengungkapkan bahwa pada tahun ini Indonesia telah melepaskan sekitar 1 miliar ton karbondioksida ke udara. Jauh lebih besar dari rata-rata pengeluaran emisi tahunan di Jerman.
Dikutip dari Strait Times, Van der Werf juga mengatakan emisi yang dikeluarkan bisa lebih besar lagi, mengingat kebakaran hutan lahan pun diperparah oleh El Nino, sehingga kebakaran hutan lahan masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.
“Emisi yang akan terus dikeluarkan, tergantung dari seberapa lama tertundanya musim penghujan yang disebabkan oleh El Nino. Perkiraan saya, kita telah menjalani separuh dari musim kebakaran,” kata Van der Werf.
Jika sebelumnya Indonesia telah masuk ke dalam daftar 10 besar negara pencipta polusi terbesar, maka emisi karbon yang dihasilkan oleh kebakaran hutan lahan beberapa pekan terakhir, diperkirakan akan membuat Indonesia menjadi negara penyumbang polusi terbesar ketiga di dunia, setelah Amerika Serikat dan China, melampaui India yang saat ini merupakan negara ketiga pencipta polusi terbesar di dunia.
Bahkan menurut World Resources Institute, WRI, emisi karbondioksida yang disebabkan kebakaran hutan lahan di Indonesia tahun ini telah menyamai Amerika Serikat. “Sejak September, emisi harian dari kebakaran hutan di Indonesia, sama dengan atau bahkan melampaui emisi harian dari Amerika Serikat,” tulis WRI.
Lahan gambut yang merupakan gudang cadangan karbondioksida memang dapat menyebabkan terlepasnya karbondioksida ke udara jika dibakar. Hal ini menyebabkan penumpukan atmosfer di udara hingga memicu terjadinya pemanasan global. Namun, tidak hanya pemanasan global, kebakaran hutan lahan ini juga menyebabkan rusaknya habitat alami satwa langka, contohnya, Orangutan.
Hingga menyebabkan polusi udara ke beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, menjadikan kebakaran hutan lahan di Indonesia pada tahun ini disebut sebagai salah gangguan kesehatan terparah pada tahun 2015 ini.
Konferensi iklim PBB pada 30 November hingga 11 Desember mendatang akan membicarakan perkara polusi ini. Diperkirakan, Indonesia akan gigit jari setelah sebelumnya berkomitmen memotong emisi hingga 29 persen pada tahun 2030.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top