Life

Panduan Kurban Idul Adha 1442 H Di Tengah Pemberlakuan PPKM Darurat

Panduan Kurban Idul Adha 1442 H

Hari Raya Idul Adha 1142 H yang dibarengi dengan pemotongan hewan kurban tinggal menghitung hari. Di tengah pemberlakuan PPKM darurat untuk menekan paparan virus Corona, penyembelihan hewan kurban serta pembagiannya juga harus mengikuti prokes.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) jawa Barat Jafar Ismail menuturkan, masyarakat biasanya menyembelih sekaligus mengelola daging kurban di halaman masjid atau di tanah lapang.

“Tentu yang terbaik pemotongan di lakukan di RPH (Rumah Potong Hewan). Kecuali untuk keagamaan, maka pemotongan bisa di luar RPH. Tapi, tetap mematuhi kaidah kesehatan masyarakat serta hewan,” tutur Jafar.

Lihat Juga: Bacaan Niat Doa Mandi Hari Raya Idul Fitri Dan Idul Adha

Ia juga mengatakan, penting untuk menerapkan protokol kesehatan saat proses penyembelihan serta pembagian hewan kurban di tengah lonjakan kasus COVID-19.

“Berdasarkan evaluasi pelaksaan Idul Adha tahun 2020, tak terjadi klaster kurban sebab menerapkan prokes. Namun, sebab adanya kenaikan kasus COVID-19 yang tinggi sekarang ini mengakibatkan perayaan ibadah Idul Adha menjadi sangat berisiko. Sebab itulah, perlu dilaksanakan prokes yang amat ketat,” ucapnya.

Karena dikhawatirkan menyebabkan kerumunan yang menimbulkan risiko penularan virus, maka ada beberapa aturan yang dikeluarkan pemerintah saat perayaan hari raya umat Islam pada 20 Juli nanti. Berikut aturannya:

Aturan Sholat Idul Adha 1142 H Dan Takbiran

Kemenag mengeluarkan Surat Edaran, No. 17 Thn 2021 terkait Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Sholat Idul Adha dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban 1442 H/2021 M di Wilayah Pemberlakukan PPKM Darurat.

Melalui surat edaran tersebut, jelas tertulis jika tradisi takbiran yang biasa dilakukan di masjid atau mushola ditiadakan. Begitu pula dengan takbir keliling yang merupakan tradisi setiap tahun.

Penyembelihan Hewan Kurban

Beberapa aturan tentang pelaksanaan Idul Adha 1142 H pada masa PPKM darurat, yaitu:

  1. Menyembelih hewan kurban sesuai syariat Islam, termasuk syarat hewan yang disembelih.
  2. Penyembelihan dilakukan dalam 3 hari, yaitu tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijjah untuk mencegah kerumunan tempat pelaksaan kurban.
  3. Pemotongan hewan dapat dilakukan di RPH-R (Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia).
  4. Sebab adanya keterbatasan RPH-R, pemotongan hewan kurban dapat dilakukan di luar RPH-R dengan menerapkan jaga jarak, prokes dan kebersihan petugas serta kebersihan alat penyembelihan.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top