Life

Para Peretas Cantik

Seiring dengan kehadiran perangkat komputer dan internet, maka kita juga mengenal istilah hacker dan hacking. Hacker atau peretas merupakan sosok yang mempelajari serta menganalisa lalu kemudian jika ia inginkan maka ia akan mampu membuat memodifikasi atau juga mengeksploitasi sistem yang dimiliki oleh sebuah perangkat seperti perangkat keras maupun lunak komputer seperti misalnya program, administrasi serta hal lain termasuk di dalamnya yang terkait dengan keamanan.

Berbicara soal dunia yang kerap kali disebut dunia bawah tanah nan keras dan terselubung, maka yang terbayang di benak kita adalah bahwa hanya kaum pria saja yang mampu bertahan, dan itupun penampilan mereka dalam benak kita adalah yang memiliki tampilan nerd atau sebaliknya, rebel. Namun apakah kalian percaya bahwa wanita-wanita cantik dan seksi ternyata juga mampu berkecimpung dan bertahan di dunia ini? Bahkan reputasi mereka dalam dunia hacking tidak diragukan lagi. Berikut ini adalah perempuan-perempun seksi yang terlibat berbagai kasus peretasan kelas dunia.

Ying Kracker

Perempuan yang satu ini merupakan seorang pengajar yang berasal dari Shanghai, negeri tirai bambu Tiongkok. Yang diajarkannya adalah panduan dasar proses peretasan, bagaimana cara meengubah IP Address bahkan bagaimana caranya untuk memanipulasi password kantor. Wanita ini juga sangat ahli dalam pembuatan software peretas.

Di dalam sebuah forum yang bertajuk Chinese Hottie Hackers, nama Ying Kracker telah ramai dibahas sehingga hal ini membuat popularitasnya semakin memuncak. Di dalam forum tersebut ia memiliki penggemar yang cukup banyak tentu saja bukan hanya karena kemampuannya saja namun juga karena wajahnya yang imut dan cantik. Hasil kerjanya sebagai seorang hacker membuatnya dihargai 15.000 Rmb atau sekitar 30 juta rupiah.

Xiao Tian

Jika Ying Cracker merupakan hacker yang mungil dan cantik, maka hacker yang satu ini dikenal sangat modis. Penampilan serta gaya hidupnya sangat rapi juga feminim serta sangat tertarik pada dunia fashion. Ia juga kerap kali berbagi cerita mengenai tempat-tempat yang pernah ia datangi dalam blog miliknya. Perempuan kelahiran tahun 1989 ini merupakan pimpinan group peretas yang semula bernama ‘The Six Golden Flower’ lalu setelah berkembang dan memiliki anggota lebih dari 2.200 orang berubah nama menjadi ‘The Tiongkok Security Team’. Kemampuan Xiao Tian tidak diragukan lagi karena raksasa search engine dunia, Google pernah merasakan serangan hebat dari Xiao Tian beserta timnya. Saat itu ia dan tim melakukan serangan canggih terhadap sistem infrastruktur Google Tiongkok hingga kemudian Google sempat menarik semua layanan operasionalnya di negara Tiongkok akibat hantaman para peretas ini.

Joanna Rutkowska

Wanita ini merupakan seorang wanita asal Polandia yang sangat mencintai dunia Security Hacking. Nama Rutkowska pertama kali dikenal pada sebuah ajang konferensi Black Hat yang dilangsungkan di Las Vegas pada bulan Agustus 2006. Pada saat itu Rutkowska membuat presentasi terkait dengan proses serangan yang telah dilakukannya terhadap sistem keamanan dari Windows Vista. Selain itu, wanita ini juga pernah melakukan penyerangan pada Trusted Execution Technology juga System Management Mode milik Intel.

Di awal tahun 2007 wanita ini mendirikan Invisible Things Lab yang berlokasi di Warsawa, Polandia, yaitu sebuah perusahaan yang memiliki fokus terhadap research keamanan OS dan VMM, tidak ketinggalan layanan konsultasi keamanan internet. Pada 2010 Rutkowska bersama Rafal Wojtczuk membentuk Qubes, yaitu sebuah Operating System yang dikenal full protect security. Rutkowska juga sempat memberikan saran secara terbuka yang diperuntukkan bagai Vice President of Microsoft Security Technology Unit agar lebih memperketat sistem keamanan dalam Windows Vista. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Joanna Rutkowska merupakan seorang peretas yang dengan tangan terbuka bersedia untuk membantu dan bekerja sama.

Kristina Svechinskaya

Perempuan asal Rusia yang merupakan seorang mahasiswi New York University ini sempat ditahan pada tanggal 2 November 2010 lalu dikarenakan dituduhh telah melakukan pembobolan sejumlah tiga juta dollar dari beberapa bank di negara Inggris dan juga Amerika. Ia berhasil melakukan peretasan terhadap ribuan rekening bank dibantu sembilan orang anggota tim-nya.

Pada awalnya, Svechinskaya beserta tim menetapkan target sejumlah 220 juta dollar untuk dicuri. Untuk itu ia memanfaatkan Zeus Trojan Horse yang ditembakkan pada ribuan rekening bank tersebut. Ia setidaknya memiliki lima rekening Bank of America dan Wachovia demi mencairkan dana tersebut. Untuk keperluan aksi ini, wanita ini juga melakukan pemalsuan paspor, karena itu ia dituntut hukuman selama 40 tahun penjara apabila ia terbukti bersalah. Kristina Vladimirovna Svechinskaya memperoleh julukan sebagai peretas terseksi di dunia.

Raven Adler

Perempuan asal Mississipi, Amerika Serikat yang menggemari penampilan gothic ini merupakan wanita pertama yang sempat hadir di dalam konfrensi peretas DefCon. Sontak perhatian peserta konfrensi banyak yang tertuju padanya. Meski demikian, menurut pengakuannya ia tidak akan memanfaatkan isu gender demi mendongkrak kredibilitasnya sebagai seorang peretas. Bahkan dalam beberapa kesempatan ia tidak telalu nyaman dengan sebutan ‘hacker wanita’ karena itu tetap berarti membedakannya dengan pria. Adler lebih suka dipandang istimewa karena kemampuannya.

Raven Adler dalam beberapa tahun terakhir sempat  aktif dalam mendesign serta melakukan audit sistem detektor bagi berbagai agen federal besar dunia. Selain itu, diluar keahliannya sebagai peretas, ia juga rajin mempelajari ilmu bela diri Ryu Shorin Matsumara. Perempuan ini pada usia 14 tahun telah lulus sekolah menengah atas, dan menjadi sarjana pada usia 18 tahun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top