Life

Proyek Megah Dunia Yang Terhenti

Berbagai bangunan megah dunia banyak diantaranya yang menjadi icon maupun landmark pada suatu daerah maupun negara tertentu. Sebut saja Menara Pizza, Menara Eiffel, Menara Kembar WTC, Monas, atau Burj Khalifa. Sebelum seluruh bangunan tersebut menjadi icon, keseluruhannya tentu saja berupa sebuah proyek ambisius. Namun sayangnya, tidak semua proyek ini benar-benar terlaksana pembangunannya. Beberapa diantaranya harus dibatalkan atau terputus di tengah jalan dikarenakan sebab- sebab tertentu. Bayangkan jika seluruh bangunan ini berhasil dibangun dan menambah daftar panjang bangunan iconic dunia. Berikut ini adalah 10 proyek megah yang dibatalkan

Hotel Attraction – desain 1908 untuk New York City, Amerika Serikat

Proyek yang satu ini merupakan yang paling ambisius kala itu, dimana bangunan yang designnya dibuat oleh Antoni Gaudi ini sedianya akan diberi nama Hotel Attraction. Ia dipersiapkan sebagai gedung tertinggi di New York. Bangunan ini dipersiapkan memiliki tinggi 360 meter ini tampaknya agak mustahil menjadi kenyataan saat itu. Sangat minim fakta yang diketahui terkait proyek ini hingga pada tahun 1956 terbit sebuah buku berjudul : The new world called Gaudi. Dari buku ini, orang banyak mengetahui terdapat proyek hasil karya Gaudi. Namun untuk kasus Hotel Attraction, tidak ada yang mengetahui dengan jelas mengapa proyek raksasa ini dibatalkan.

The Illinois – desain 1956 untuk Chicago, Illinois, Amerika Serikat

Proyek bangunan bernama The Mile High Illinois, Illinois Sky-City atau biasa disebut The Illinois merupakan hasil karya Frank Lloyd Wright yang jika berhasil dibangun maka akan setinggi 1.609 meter atau lebih dari 1 mil.  Bangunan ini rencananya akan memiliki 528 lantai dan memiliki luas area kotor 1.715.000 m2. Wright menyatakan bahwa lahan parkir gedung ini dapat menampung 15.000 mobil dan 100 helikopter. Wright saat itu sangat optimis bahwa gedung ini dapat direalisasikan. Namun kemudian timbul masalah dimana ruang yang diperlukan untuk mendirikan sebuah gedung pancakar langit masih kurang demikian juga dengan lift atau elevatornya. Dua hal ini yang dikabarkan cukup mempengaruhi kegagalan proyek ini.

Fourth Grace – desain 2002 untuk Liverpool, Inggris

Bangunan ini rencananya akan didirikan diatas Liverpool Pier Head. Proyek ini dinamakan Fourth Grace karena mengacu pada lokasinya yang berdekatan dengan tiga bangunan bersejarah yang disebut : The Three Graces. Terdapat empat proposal yang diajukan terkait proyek ini, dan akhirnya dimenangkan oleh firma arsitek Alsop dengn konsepnya yang diberi nama ‘The Cloud’. Proyek di terhenti dikarenakan permasalahan dana yang membludak demi pembangunan spiral design yang membutuhkan biaya luar biasa besar. Jika terlaksana, maka Fourth Grace dipersiapkan untuk lokasi perkantoran, 107 kamar hotel, serta berbagai fasilitas seperti bar, restoran dan galeri seni.

Beacon of Progress – desain 1891 untuk Chicago, Illinois, Amerika Serikat

The Paris Salon yang merupakan ajang pameran dari Academie des Beaux-Arts di Paris memberikan penghargaan tertinggi bagi seorang arsitek yang merupakan profesor MIT bernama Constant-Desire-Despradelle untuk proposal desain yang sedemikian megah untuk sebuah monumen yang : didedikasikan untuk kemuliaan bangsa Amerika. Jika dukungan kepadanya cukup, termasuk dukungan dana tentunya, maka bangunan ini merupakan obyek buatan manusia yang tertinggi.

Ville Contemporaine – desain 1922 untuk Paris, Perancis

Ville Contemporaine atau Contemporary City merupakan sebuah proyek gagal realisasi yang dirancang oleh arsitek Perancis-Swiss bernama Le Corbusier dan dipersiapkan untuk menjadi naungan bagi tiga juta penduduk. Direncakanan pada bagian tengah lokasi  ini nantinya merupakan kelompok gedung pencakar langit yang dibangun menggunakan logam baja yang diselubungi oleh dinding kaca, dan dipergunakan untuk kantor dan apartemen. Alasan mengapa proyek ini dibatalkan tidak pernah ada penjelasan.

Tatlin’s Tower – desain sekitar tahun 1917 untuk St.Petersburg, Russia

Menara Tatlin atau Tatlin’s Tower merupakan proyek monumen bagi organisasi komunis internasional atau juga disebut dengan Third International yang desain nya dibuat sangat megah hasil karya seniman dan arsitek Russia bernama Vladimir Tatlin. Rencananya monumen ini akan didirikan di St.Petersburg (dulu bernama Petrograd) seusai Revolusi Bolshevik tahun 1917 dan akan difungsikan bukan hanya sebagai monumen melainkan juga sebagai markas Comintern (Communist International). Direncanakan monument ini akan mirip dengan Eifell Tower namun lebih kecil, dibuat dari besi, kaca dan baja. Menara ini berbentuk twin helix yang menanjak spiral hingga ketinggian 400 m.

Shimizu Mega-City Pyramid – desain 2004 untuk Tokyo, Jepang

Shimizu TRY 2004 Mega-City Pyramid merupakan proyek yang diusulkan oleh Shimizu Corporation berbentuk piramida raksasa di atas Teluk Tokyo, Jepang. Direncanakan bangunan ini 14 kali lebih besar dari piramida Giza di Mesir, dan mampu menampung kurang lebih 750.000 orang. Bangunan ini tidak diteruskan pada tahap pengerjaan karena terkendala bahan  material yang kurang memadai pada saat itu mengingat beratnya bangunan yang akan dibangun ini. Piramida ini memerlukan bahan serat karbon nanotube yang sangat kuat namun ringan yang belum tersedia pada saat itu.

Volkshalle (The Great Dome) – desain 1930 untuk Berlin, Jerman

Proyek bangunan ini juga seringkali disebut dengan Grobe Halle (Great Hall) atau Ruhmeshalle (Hall of Glory). Ia merupakan proyek monumental berbentuk kubah (dome) yang direncanakan pemimpin Nazi, Adolf Hitler bersama dengan arsiteknya, Albert Speer untuk Berlin, Jerman. Rencananya, bangunan ini merupakan bangunan paling impresif serta penting di kota Berlin. Bangunan ini urung di realisasikan dikarenakan pecah perang.

Palace of Soviets – desain 1933 untuk Moskow, Rusia

Palace of Soviets merupakan proyek bangunan yang sedianya akan dipergunakan sebagai pusat administrasi, serta aula congres di Moskow, SFSR Rusia, Uni Soviet (sekarang dikenal dengan Federasi Rusia) berdekatan dengan Kremlin. Jika sukses dibangun, maka ini akan menjadi konstruksi tertinggi di dunia. Konstruksi ini merupakan konsep dari Boris dan sebenarnya pembangunannya telah berhasil dimulai pada tahun 1937, namun dihentikan dikarenakan invasi Jerman. Pada tahun 1942 bahan besinya dimanfaatkan untuk pembangunan jembatan.

Ultima Tower – desain 1991 untuk San Fransisco, California, Amerika Serikat

Ultima Tower merupakan proyek gedung pencakar langit super tinggi yang dirancang oleh arsitek Amerika bernama Eugene Tsui pada tahun 1991. Direncanakan akan dibangun di San Fransisco dan dapat menampung sekitar 1 juta warg. Bangunan ini akan memiliki ketinggian 3.218 meter atau 10.558 kaki dengan menara setinggi 2 mil dan mempunyai 500 lantai. Struktur bangunan ini sedianya akan menggunakan energy hasil konversi energi atmosferik yang dilakukan dengan cara mengubah energi yang dihasilkan perbedaan tekanan udara dari atas dan bawah bangunan menjadi energy listrik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top