Sisi Menarik dari Serial Upin dan Ipin

upin ipin dan kawan kawan

Sejak kapan upin dan ipin menjadi suguhan hiburan anak-anak di Indonesia? Bahkan, anak-anak hingga remaja tetap suka meskipun episodenya diulang-ulang. Serial dari negeri tetangga, yakni Malaysia ini tidak hanya menarik. Namun, jika dilihat dari segi budaya dan pendidikan, keduanya saling melengkapi. Apakah anak Anda menyukai serial ini? Jika iya, pasti ada hal yang membuat mereka tertarik. Biasanya anak kecil menyukai tokoh tertentu sebagai tokoh favorit. Bisa juga, anak menyukai episode tertentu yang lucu dan menarik. Sehingga, walaupun episodenya di ulang-ulang mereka tidak merasa bosan dengan serial tersebut. Atau, ada juga yang menyukai cara berbicara alias logat dalam bahasa melayu yang menjadi hafalan para anak-anak. Simak selengkapnya hal-hal yang menjadikan serial upin dan ipin menarik dan pantas menjadi hiburan anak-anak;

Lucu dengan Kejahilan masing-masing Tokoh

Jika Anda amati, semua tokoh dalam upin dan ipin memiliki karakter masing-masing. Karakter tokoh juga mudah diingat. Seperti upin dan ipin yang usil namun juga baik dan penuh perhatian. Kemudian, kak Ros digambarkan dengan perwatakan yang galak, akan tetapi hal tersebut tidak lebih untuk kebaikan adiknya upin dan ipin. Tokoh lain yang menonjol yakni Mail. Mail digambarkan sebagai anak yang cerdas mengenai uang, bahkan terkadang mata duitan. Itu adalah keahliannya dari kerajinannya membantu ibu berjualan ayam goreng. Selain itu, masih banyak tokoh lainnya yang menginspirasi dan menggelitik, seperti mei-mei yang berkacamata dan pandai, Ehsan yang suka makan, Atuk yang baik dan suka menggoda anak-anak dsb.

Logat Bahasa Melayu yang Mudah Dipahami

Meskipun memakai bahasa melayu, serial upin dan ipin masih bisa dipahami. Kalaupun ada translate, translate tersebut bisa dimengerti anak di atas lima tahun yang sudah bisa membaca. Kesimpulannya, bahasa melayu masih bisa dipahami anak kecil. Bahkan, beberapa kata menjadi trend dan sangat dihafal. Seperti; Cikgu alias ibu guru, comel: lucu, dsb.

Sajian Budaya yang ditampilkan Secara Menarik

Nah, ini juga menjadi hal yang sangat menarik dari serial upin dan ipin. Coba perhatikan tokoh Ah Tong, Mei-mei, Jarjit dan Uncle Muthu. Mereka digambarkan dari negara yang berbeda yaitu cina dan India. Sedikit campuran logat cina dan india menjadikan serial lebih multikulturan. Selain itu, beberapa episode menyajikan budaya luar selain melayu, yakni pada episode pesta Diwali yang diselenggarakan uncle Muthu.

Tokoh-tokoh Berkarakter yang Mudah Diingat

Kembali lagi pada tokoh-tokoh yang begitu menarik dan mengesankan dengan karakter masing-masing sehingga mudah diingat. Oppa, Atuk, Upin, Ipin, Kak Ros, Ah Tong, Uncle Muthu, Jarjit, Mail, Mei-Mei, Susanti, Ehsan, Fizi, dsb. Masing-masing memiliki ciri khas dan sifat yang berbeda-beda. Anak-anak bisa menjadikan salah satu tokoh dalam serial tersebut menjadi tokoh favorit dengan ciri khasnya.

Ide Cerita sesuai dengan Dunia Anak

Terakhir yang paling menarik serta memberikan banyak sekali amanat adalah ide cerita itu sendiri. Cerita yang memiliki alur serta setting dunia anak ini dapat menjadi hiburan anak-anak. Dunia sekolah, bermain dan kewajiban serta hak anak dikemas melalui ide cerita yang menarik. Ide cerita beserta amanat tidak hanya menghibur, namun juga memberikan suatu pembelajaran tentang kehidupan. Disertai dengan sikap tokoh dalam menyelesaikan masalah. Nah, beberapa hal di atas seputar daya tarik upin dan ipin, serial dari negeri sebelah. Semoga anak Indonesia memiliki gambaran untuk berkarya lebih dari ini.

This website uses cookies.